
Neysa yg sadar dengan raut wajah wanita disamping keano itu pun hanya tersenyum biasa, saat melihat tingkah wanita itu, lalu ia sadar wanita itu mempunyai perasaan yg sama sepertinya
Saat neysa tersenyum mengiyakan jefelin ikut serta bergabung tanpa sungkan ia duduk disamping keano dan membahas beberapa dokumen yg membuat keano tertarik untuk membahasnya
setelah pelayan datang makanan yg ia pesan tersajikan, neysa tanpa disuru langsung melahap makanan itu sendirian
Disisi lain keano dan jefelin tampak serius membahas beberapa dokumen senyuman dan raut wajah jefelin yg seakan menggoda keano membuat hati neysa terbakar, jefelin memang sangat menggoda meskipun keano terlihat ta tertarik dengan wanita itu tapi wanita disampingnya itu terus memberikan luang untuk mencari perhatian keano
Hembusan nafas neysa yg panjang ia bergumam dihatinya " perasaan apa ini, kenapa aku kesal dengan wanita ini ",, rasa lapar yg ia rasakan ta membuatnya berselera hingga ia memainkan sendok dan garpu dan ia merasa kenyang yg tanpa sebab
Setelah membahas beberapa dokumen wanita itu bahagia ia merasa berhasil menggoda neysa karena raut wajah neysa terlihat kesal ia sepanjang waktu menunjukan wajah cemberutnya, lalu wanita itu pamit meninggalkan keano dan neysa dengan perasaan puas dihatinya
Neysa hanya tersenyum kecut lalu ia membuka pintu mobil " menyebalkan aku bagaikan nyamuk yg ta bisa menggigit mangsa ",, batinya meremas tas yg ia pangku
Keano yg melihat neysa memonyongkan bibirnya ia terlihat seperti anak anak saat seperti ini
__ADS_1
" kenapa kamu, apa masih lapar?,," ucap keano. Neysa tidak membalas ucapan keano ia terlalu malas dengan pertanyaan keano itu, keano melirik neysa ia melihat wanita yg disampingnya itu terlihat aneh
Mereka pun tiba di apartemen miliknya, keano saat melihat raut wajah neysa yg cemberut ia memegang lengan neysa yg melaju begitu saja " hei apa kamu lupa sama koper milikmu, jangan lupa bawa miliku sekalian,," perintah nya memasang senyum yg licik tapi sayang senyuman itu membuat neysa merasa bergetar didadanya
" gak mau itukan milikmu " jawab neysa dengan ketus. " lu pikir aku mau disuru suru dasar pria menyebalkan ",, lalu mendorong koper miliknya
keano kaget melihat tingkah wanita itu seperti bocah menurutnya " awas saja, gua kasih pelajaran,," gumamnya.
Neysa yg terus melaju melangkah kan kaki nya ia lupa jika ia ta tau apa apa tentang apartemen milik keano lalu ia terhenti menunggu keano, saat keano datang ia membuka kaca matanya dan memasangkan nya di belaian kemeja nya, lelaki itu memang terlihat keren wajah nya yg dingin berhasil membuat isi di hati neysa bertanya tanya kemejanya yg ia pakai terlihat sangat keren membuat hati neysa bergetar ta karuan neysa pun ta sadar saat keano melewati dirinya akhirnya neysa mengekori punggung lelaki tinggi yg didepanya itu.
Neysa yg lari menghalang keano "kemana kopermu",, ucapnya. dengan berjalan disamping keano
Pintu apartemen itu pun terbuka neysa yg masuk melihat takjub ruangan itu terlihat bersih meskipun keano ta tinggal disana beberapa hari tapi ruangan itu bebas debu karena ada pembantu paru waktu yg setiap hari membersikan apartemenya
" oh ya pembantu disini udah ku hentikan, karena semua tugas akan beralih sama kamu ",, ucapnya. dengan menggoda
__ADS_1
" apaaa lu pikir gua pembantu,," jawab neysa yg syok
" itung itung balas budi karena perusahan keluargamu tidak jadi bangkrut," ucap keano. Ia duduk menyilangkan satu kaki nya
" keterlaluan kamu ", jawab neysa. Ia terlalu kesal meninggalkan keano sendiri di apartemenya
Neysa yg pergi membawa koper nya ia berlari hendak kabur dari sisi keano ia ta mau melihat hatinya yg benci beruba menjadi cinta ia ta mau terlalu dekat dengan lelaki itu, ia juga sudah terlanjur kecewa dengan apa yg keano lakukan selama ini, tapi badan keano menghalang tubuh neysa, ia menangis air matanya ta terbendung dengan perasaanya saat ini ia mengusap ta mau keano melihatnya yg lemah " kemana kamu, jangan coba coba kabur atau perusahaan keluarga kamu bakalan terkena masalah," ancam keano.
dan tubuh lemah neysa pun tertarik di dekapan keano saat neysa menarik lenganya yg keano pegang ia ta mempunyai daya untuk membrontak karena tubuhnya lemah, perutnya hanya terisi beberpa suap makanan
Genggaman itu membawa neysa kembali diapartemen miliknya, keano yg melangkahkan kakinya menuju kamar, neysa dengan pasrah mengikuti keano saat genggaman tangan nya itu menarik di jemarinya
" sementara kita tidur di satu kamar, karena aku hanya punya satu ruangan,"
" apartemen kamu luas kenapa kamu punya satu ruangan " jawab neysa. Hatinya ada kesenangan juga kebimbangan
__ADS_1
" karena aku tidak berniat untuk pura pura menikah, tapi sekarang masalah nya kita tidak ada hubungan hati jadinya kita sandiwara, sebenarnya ada dua ruangan lagi tapi itu ruangan kerja dan satunya ruangan kosong yg ta boleh ada yg melihat termaksud kamu, paham ",, ucap keano.
Neysa pun menatap dengan kebingungan saat mendengar ucapan keano lalu ia melepaskan genggaman itu ditangan keano, karena ucapan keano membuat hatinya kecewa.