Pernikahan Yang Tidak Kuinginkan

Pernikahan Yang Tidak Kuinginkan
Pengakuan hati


__ADS_3

POV neysa\~


Malam ini malam yg sangat indah membuatku bahagia bahkan aku melihat wajahnya tidak sedingin saat waktu itu, apa dia akan luluh kepadaku,, jika benar itu terjadi aku akan menjadi wanita paling bahagia,,


Saat itu wajah neysa merona merah ia tersenyum menatap keano ia menyandarkan badanya. Matanya menatap keano disepanjang jalan membuat lelaki itu ta nyaman karena tingkah laku neysa.


" kenapa kamu memandangiku, apa kamu sudah jatuh cinta denganku, aku harap tidak, karena pernikahan ini hanya status. Hari ini aku mengajakmu tidak ada niatan lain.


Deg,,


Jantung neysa seakan berhenti berdetak senyum yg menghias diwajahnya berubah menjadi datar. hatinya terasa berat dadanya begitu sesak saat mendengar ucapan itu tanpa disadari air mata nya menetes lalu dirinya membuang wajahnya kearah jendela.


Sepanjang jalan membuat mereka terdiam gemuru di hati neysa siap mendidih air mata yg ia tahan menumpuk di pelupuk mata,,


" yatuhan apa aku tidak salah dengar apa yg dia katakan,, kenapa membuatku sangat sakit bahkan aku tidak bisa membencinya, ada apa denganku,," batinku berbicara hingga dadaku terasa begitu sesak ucapan yg kutahan selama ini terlontar begitu saja.


" maaf kean kali ini kamu benar aku sudah jatuh cinta denganmu,, kamu puas,," ucapku dengan lantang tapi lembut wajahku ta bisa menatapnya karena terlalu malu ku buang mukaku ke jendela dengan tatapan kosong ku lihat wajahnya dipantulan kaca.


Sesaat kean terdiam melihatku. dia tercengang dengan ucapan yg baru saja terdengar olehnya, dia berkali kali mengusap wajahnya dengan kasar.


" apa yg terjadi kenapa kamu begitu frustasi apa benar kamu membenciku,," batinku. terasa sedikit longgar dengan pengakuan gilaku tadi.


Mobil yg melaju kini memasuki kapal pesiar aku melihat nya dari jendela. Dia tetaplah keano lelaki yg ta punya perasaan lelaki yg angkuh serta dingin entahlah dia hanya diam membisu.


Udara kali ini begitu dingin hingga terasa sampai ketulangku, aku menghiraukan nya aku berjalan dengan cepat tanpa menunggunya kali ini aku benar benar malu dengan ucapanku tadi tapi batinku terasa sedikit lega.


Berkali kali aku maki diriku yg bodoh ini kenapa ucapan berharga itu terucap begitu saja. " yatuhan apa yg harus aku lakukan saat bersama nya nanti,," batinku. Melangkah kan kaki begitu cepat untuk menghindarinya.

__ADS_1


Aku menuju kamarku oh kamarku dengan nya haruskah aku pura pura tidur membaringkan tubuhku ini. atau aku menunggunya aah terlalu malu diriku saat ini.


Berjalan mondar mandir memikirkan sesuatu yg akan terjadi, besok aku akan menghindarinya neysa kamu pasti bisa membuang perasaan ini,, ucapku menyemangati diri sendiri.


Bagaimana pun aku siap segala resiko ucapanku tadi. Aku duduk diatas ranjang kututup mukaku aku benar benar ingin menangis sejadi jadinya karena malu. aku kesal dengan diriku sendiri yg naif ini.


akhirnya aku membaringkan tubuhku ini yg entah bagaimana terasa berat dan pening kepalaku. kututup mataku hingga aku tertidur dengan pulas,,


****


POV Keano\~


Aku benar benar tidak percaya atas pengakuan nya, otaku terlalu malas memikirkan nya tapi kenapa saat ini ada sesuatu yg mengganjil dihatiku entahla aku ta mengerti saat ini.


Kebingungan ini membuatku ingin meneguk wine aku benar benar kualahan dengan perasaan ini.


Tapi wanita itu saat ini merasakan jatuh cinta denganku. Pengakuan yg membuatku terkejut aku benar benar ta berniat untuk membalas perasaanya karena hatiku sudah terpenuhi oleh bayangan celine,, lalu kulemparkan rokok itu aku bergegas menuju kamar, entahlah perasaanku terasa aneh saat memikirkan pengakuan nya.


Aku ingin melihat wajahnya saat ini. dan saat itu pula aku bergegas meninggal kan bar.


Kulihat dia sedang tertidur. wajah cantiknya kian merona membuat hatiku berdebar, perasaan macam apa ini. Aku bertanya tanya pada diriku sendiri aku menatapnya terlalu lama hingga hasratku kepadanya kian memuncak, mungkinkah ini efek minuman itu.


Aaaargggh...


Aku benar benar frustasi. Kuhempaskan tubuhku keranjang sebelah sisinya hingga membuat kedua mata indah itu menatapku sesaat. lalu menutupnya kembali dia benar benar menggemaskan membuatku ingin sekali menyentuhnya.


Mungkinkah malam ini akan terjadi keinginan gilaku yg sesaat.

__ADS_1


Tanpa aba aba dariku tanganku membelai kedua pipinya yg merona merah, yg membuatku terpesona. mataku memandang bibirnya yg berwarna pink ingin ku kecup dan ku belai dia. ahh aku benar benar ta waras aku bergegas dikamar mandi aku ingin mandi air dingin untuk menghilangkan hasrat sesaat ini.


Setelah berendam badanku sedikit sempoyongan karena efek mabuk. aku duduk di tepi ranjang sesaat aku melihat wajah cantik itu sudah tertidur pulas. Kubaringkan badanku hingga pagi tlah tiba.


*****


Neysa menyempurna kan matanya ia melihat di sebelah nya terlihat wajah pria yg membuat hatinya sakit sedang tertidur pulas, ia memandangi wajah keano sangat dalam hingga air mata neysa menetes " aku tau kean, dalam surat perjanjian ini kita tidak boleh jatuh cinta, maafkan aku kean tapi aku tidak bisa menolak perasaanku,," lirih neysa. Hingga ia duduk mengusap air matanya lalu bergegas ke dalam kamar mandi.


Keano yg mendengar ucapan neysa ia membuka matanya pelan pelan lalu ia mengusap wajahnya berulang kali, " haruskah aku menjauh darinya, atau mulai menjaga jarak, mulai besok akan aku batasi hubunganku dengan nya, ini demi kebaikan dia,," batin keano.


Beberapa saat kemudian.


Mereka tlah tiba di sebuah tempat keano yg sadar dimana ia berada ia menelfon aldo.


" bukankah kapal hari ini akan berhenti di kota kita, kenapa kapal ini malah melaju di lain kota, kamu mau mainin saya ya al,," ucapnya menggerang.


" kean, kamu kan tau jadwal kapal pesiar akan membawa mu kemana, bukanya kapal nya akan melaju di lucerne swiss, jadwalnya besok akan melaju kembali,, sudahlah nikmati bulan madu romantismu, jangan sia siakan istrimu,," ucap aldo.


" apa kamu gila, aku banyak pekerjaan yg terbengkalai kenapa kamu tidak bilang jika kapal ini akan melaju di beberapa kota,,"


" maaf kean kamu yg menyuruhku cepat untuk mencari tempat yg indah ya aku pesanin buru buru, sudahla nikmati saja, bye,," pungkas aldo. Menutup ponselnya.


Kean melirik neysa yg sedang duduk. wajah nya terlihat malas ia menjauh darinya, keano menggengam ponselnya ia benar benar marah dengan aldo, niat hati mau menjauhi neysa tapi keadaan membawanya tetap bersama.


Tapi neysa mulai menyadari, ia mulai menjaga jarak dengan keano.


#mohon maaf telat update nya 🙏🏻

__ADS_1


Jangan lupa like komen saranya yah ditunggu...


__ADS_2