Pernikahan Yang Tidak Kuinginkan

Pernikahan Yang Tidak Kuinginkan
Keguguran


__ADS_3

Belum ada titik terang bagi keano dia menunggu dan menunggu.


di penjuru kota sudah keano tugaskan seseorang untuk mencari neysa ta ada satu pun yg mengetahui kemana dia pergi. seakan rasa rindu menyelimuti di dalam jiwa nya. kini keano duduk lemas menanti kabar dari roberto melalui ponsel genggam milik kedua pemuda itu.


masih di dalam mansion yg sama kedua pemuda itu masih menunggu roberto menghubungi nya. mereka di sandera oleh aldo.


aldo dan keano duduk di depan teras ruangan tamu. aldo meneguk kopi yg ada di genggaman nya sedangkan keano dia menikmati sebatang rokok yg mampu melepaskan rasa penat di pikiran nya.


" kean, sudah dua hari kita menunggu, apa yg harus kita lakukan jika roberto tidak menghubungi pemuda itu,," ucap aldo. dia meneguk kopi panas yg tlah di tiup nya.


" tetap menunggu itu jalan satu satu nya, jangan menghubungi dulu, aku takut roberto curiga,," jawab keano santai.


" apa kamu yakin,," aldo memastikan ucapan keano.


" aku yakin karena aku mengetahui watak nya,," jawab keano masih dengan santai. dia menghisap sebatang rokok yg dia pegang.


***


sehari sudah neysa melamun ta bisa mengunyah makanan dengan baik berkali kali perutnya merasa mual. cairan demi cairan neysa keluarkan karena perutnya merasakan tekanan yg amat menyakitkan.


kandungan neysa melemah dia merasakan tubuh nya sakit. pikiran pikiran tentang keano membuat neysa sakit.


nenek tua itu menghubungi dokter seketika itu juga dokter datang memeriksa neysa.

__ADS_1


" bagaimana dokter,," nina menghampiri dokter di dalam kamar neysa.


sedangkan roberto hanya melihat dari balik pintu kamar neysa.


" sebaiknya bu, neysa harus di rawat di rumah sakit, tubuh neysa semakin hari semakin melemah dia kekurangan zat serta cairan sebaiknya di rawat di rumah sakit bu,," ucap dokter di samping nina.


seketika itu juga roberto menghampiri nina dia menunduk lemah llu berfikir memegang tangan nya di atas dagu nya.


" baiklah dok, jika itu yg terbaik untuk putriku,," jawaban ta terduga dari roberto membuat nina bernafas dengan lega. lalu menghampiri neysa.


" sayang sebaiknya kita pergi di rumah sakit yah,," nina membisikan di telingah neysa yg sedang tidur di atas ranjang nya.


" ma neysa tidak kuat lagi untuk berdiri, perut neysa sakit,," neysa merasa kesakitan di dalam perutnya. lalu dokter datang memeriksa kedua kali nya.


" itu sebabnya perut kamu sakit, jangan banyak berfikir kasian janin di dalam perutmu,," dokter itu menasehati neysa. roberto diam dia tau sebab neysa berfikir karena ulah nya putri kesayangan nya itu berfikir berat hingga sakit.


" apa kamu sedih sepanjang waktu, kenapa perut kamu kaku, apa ini sakit atau kamu merasakan kram,," dokter bertanya dia merasa khawatir dengan keadaan neysa.


sekali lagi neysa mengangguk setiap ucapan dokter itu.


" baiklah ayo segera di bawa ke rumah sakit terdekat karena perutnya terasa kaku serta keras,," dokter itu memapah neysa.


ta butuh lama neysa tubuhnya bergetar dia pingsan saat berdiri.

__ADS_1


nina merasa khawatir dia menangis roberto mengendong tubuh neysa membawa nya ke rumah sakit.


saat tiba di rumah sakit neysa di bawa di lorong lalu masuk ke ruangan UGD.


neysa masih ta sadarkan diri. membuat nina serta roberto menunggu di depan ruangan itu.


dokter keluar dan memberi tau penyebab neysa. jika kandungan neysa bermasalah kandungan itu Lemah neysa harus segera di tangani dengan tepat jika tidak berakhir fatal.


dokter membawa kedua orang tua neysa masuk kedalam ruangan dokter. dia menyuruh kedua orang tua itu duduk.


" bagaimana bu, apakah siap janin itu diangkat kita akan melakukan oprasi, karena kandungan bu neysa sudah lemah, jika tidak akan berbahaya bagi bu neysa,,"


sontak nina kaget dia menangis terseduh di sebelah roberto. lelaki paru baya itu mengusap wajah nya dengan keras.


" kenapa diangkat dokter,," tanya roberto. dia merasa heran.


dokter itu pun menjawab,, " iya karena janin bu neysa sudah meninggal pak, dia keguguran sebaiknya kita lakukan oprasi secepatnya,,"


" apaa,," ucap nina dia merasa syok dengan jawaban dokter.


" baiklah dokter,," roberto menjawab dengan lemah dia ta percaya jika cucu nya yg masih janin itu tlah meninggal. ada rasa penyesalan serta kecewa di dalam dirinya.


roberto bergegas berdiri dia bingung harus bagaimana. lalu roberto menghubungi kedua pemuda itu menyuruh mencari tau tentang keano.

__ADS_1


__ADS_2