
Saat keano membuka mata nya mereka berada disuatu tempat. Mungkin keano saat itu lelah hingga ketiduran. Dan sampai sampai mereka sudah berada di pantai. Sejenak kean menghembuskan nafasnya dia mengingat momen saat dipantai bersama neysa. Sepertinya lelaki itu merindukan neysa raut wajahnya terlihat gelisah membuat celine menggengam jemarinya mengajak keano bersantai di pantai.
Mereka berdua memandangi laut biru yg tersapu ombak. Dibawa kaki keano ada pasir putih. Dia mengingat kembali saat neysa bermain main dengan pasir putih. Entalah raut wajahnya tersenyum menunduk wajahnya melihat pasir putih dibawa kakinya.
" kean apa kamu baik baik saja,," ucap celine. Menyadarkan keano dari setiap momen yg neysa buat.
" hem, baik.." jawab dingin keano.
" baiklah ayo kesana,," celine menarik tangan keano mengajaknya kesuatu tempat.
Dari ujung sana jefeline memandang mereka. Saat mereka berdua sedang duduk santai diatas pasir putih celine menyendenkan kepalanya di pundak keano. Saat itu juga jefeline memotret moment itu. Dia tersenyum melihat satu gambar yg berhasil dia ambil.
" kean, sepertinya mendung mungkin akan hujan ayo kita menepi,," ujar celine. Dia begitu cemas langit yg begitu cerah tiba tiba mendung seketika.
Keano yg melihat dia hanya mengangguk kepalanya mengikuti celine melangkah. wanita itu menghampiri seketaris barunya. Lama melihat keano memandang ketus wanita itu, ta lain ialah jefeline.
" kean kenapa kalian nampak asing, apakah kalian lupa kalau kita ini teman,," ucap celine dia menggandeng tangan keano dan disisi satunya menggandeng tangan jefeline.
Jefeline begitu kaku tersenyum. Saat beberapa orang menghampiri mereka bertiga " awas habis ini ada badai pantai, sebaiknya kalian pergi,," ucap beberapa lelaki itu dengan panik. Celine yg mendengar nya begitu cemas.
" akan ada badai, bagaimana ini, ayo kita pergi.." ajaknya dengan jefeline. Mereka bertiga buru buru masuk mobil.
Senja datang dengan warna yg indah. Celine memandang langit di jendela begitu menikmati nya. Perjalanan itu memerlukan waktu lama hingga mobil jefeline mogok di dekat beberapa rumah.
Celine yg merasa hentian mobil yg mendadak dia begitu kaget. " apa baik baik saja jeff,,"
" sebentar aku cek dulu,," jawab jefeline.
" sial mobil ku lagi mogok,," dia mengucapkan nya kepada keano dan celine.
" apa sebaiknya kita menginap di vila ini saja perasaanku tidak enak soalnya, biarkan mobilmu nanti di perbaiki." Ucap celine.
" tidak aku tidak bisa menginap disana, aku harus pulang saat ini juga ",, sahut keano.
" kean terlalu resiko, benar disini banyak rumah tapi satu kilo meter lagi hutan kean,," jawab celine.
Jefeline hanya diam. Saat itu pula keano mau ta mau harus mengikuti ucapan celine. Mereka menginap di vila ta jauh dari tempat mogok nya mobil jefeline.
" disini terlalu dingin,," ujar celine. Dia merasa kedinginan.
Vila itu tidak terlalu besar tapi ada beberapa pelayan yg melayani tamu.
Mereka bertiga duduk di sofa, celine dan keano duduk berdampingan tubuh celine merasa kedinginan hingga pelayan disana menghampiri mereka memberikan sebotol anggur merah.
__ADS_1
" maaf tuan nyonya disini memang dingin, biasanya para tamu menikmati suasana disini dengan minuman ini, selamat menikmati ",, ucap pelayan. Meninggalkan mereka.
Jefeline langsung menuangkan anggur itu ke dalam gelas memberikan nya kepada celine.
" ini minumlah,," menyodorkan gelas.
Celine yg melihat langsung meneguk nya dengan habis. Keano melihat celine.
Beberapa kali celine meminum anggur.
" apa kamu baik baik saja cell ",, tanya keano.
" aku kedinginan kean,," jawab celine meminum bebebrapa gelas lagi.
" berhenti " ucap keano. mengambil gelas yg akan di minum celine.
" kamu sudah meminum lebih dari tiga gelas, nanti kamu mabuk cell " meminum gelas itu keano.
" ah kamu meminumnya, apa peduli kamu kean, selama ini aku sedang menunggu untuk datang kepada kamu tapi saat aku datang kamu malah mengabaikanku saat ini,,"
Keano hanya diam melihat raut wajah celine yg sudah mabuk.
" sepertinya celine tidak berubah, dia tidak bisa minum banyak, dia pasti akan mabuk,," ucap jefeline. Memeluk badan celine untuk membawa nya ke dalam kamar.
" ini hatimu milik ku kan kean,," tanya celine dengan menangis. Air matanya bercurah di pipinya.
Jefeline melepaskan pelukanya di celine. lalu pergi meninggalkan mantan kekasih itu.
Keano mengusap gusar wajahnya seketika itu.
" hentikan cell, cukup ",, ucap keano.
" apa kamu masih mencintaiku kean, jawab aku kean,," jerit celine. Dengan penuh isakan celine mendekati keano. Memeluk tubuh keano.
" aku benar benar merindukan mu kean, maafkan aku. ",, ucap celine memandang wajah keano. Lalu celine mendekati menatap manik kedua bola mata keano lalu mendarat dibibir nya dia mencium keano.
Cup... celine menempelkan bibir nya mendarat ke bibir keano.
" bagus inilah yg kumau,," ujar jefeline. Memotret mereka berdua dari dinding sebelah.
Keano melepaskan kecupan itu. Dia menyuruh celine untuk istrahat.
Lalu keano memanggil jefeline untuk menyuruhnya membawa celine ke kamarnya. keano terdiam merasakan sisa sisa hatinya dia bingung dengan perasaan nya saat ini.
__ADS_1
Batinya berkata " bukankah aku senang, selama ini aku menunggu celine kenapa tiba waktunya perasaanku ini... ah aku bingung,," mengusap rambutnya. Dia menutup matanya tertidur di sofa.
***
Pov neysa.
Pagi itu neysa menunggu keano datang dia memasak beberapa menu. Dia dibantu oleh bu rumi menyiapkan semuanya. Badan neysa sedikit demi sedikit membaik.
Menunggu keano di dalam kamar dilihatnya pusat kota itu begitu ramai. Hatinya sakit mengapa dia harus menunggu jika keano tidak datang, bukankah keano bilang sendiri jika dia akan cepat pulang.
Aku menatap jendela tembus pandang itu. Apakah keano kali ini membohongi ucapanya. Dasar keano dia benar benar mempermainkanku, Tanganku dengan meremas jemariku.
Aku mondar mandir entalah baru bangun tidur perasaanku tidak nyaman sampai saat ini. Pikiranku kacau makanya aku memasak biar aku tenang tidak terlalu memikirkan keano.
Sampai selesai masak pun tetap sama aku masih terbawa oleh perasaan ini.
Hingga lamunanku terbuyarkan oleh kedatangan bu rumi yg masuk dalam kamar.
" mbak neysa, coba mbak neysa lihat tv, saya tadi sekilas lihat pas belanja, ada pak keano " ujar bu rumi. Dengan cepat aku menyalahkan tv nya.
Teryata benar ada beberapa saluran yg membahas keano. Hingga gosip itu sekarang sudah masuk kedalam berita. Tentang produk ditahan hingga isu kedekatanya dengan wanita berkarir yaitu celine.
Perasaan gelisahku benar. Aku melihatnya didepan layar hanya menambah beban lalu ku matikanlah layar itu.
Aku benar benar muak dengan berita keano. Gosip sejak dulu memang benar.
Bu rumi datang kembali.
" mbak neysa, ada tuan mark. Datang,," ucap bu rumi.
Aku melangkah turun dari tangga melihat kedua mertua ku datang, aku langsung menyapa mereka.
" kemana keano sayang,," tanya mama nela. Matanya sedang mencari keano.
Aku menjawab dengan seadanya "dia sedang ada urusan ma,,".
" urusan apa ,," sahut papa mark wajahnya menaktukan seakan menahan marah.
" urusan pekerjaan pa,," aku jawab.
Sepertinya mama nela tau jika papa mark sedang marah dia mengalihkanku untuk membawa bingkisan nya itu kedalam dapur.
Aku mengangguk mengerti lalu menyiapkan mereka minuman.
__ADS_1
Kedua mertuaku sedang duduk di ruang tamu. Aku buru buru menyambut mereka, lalu mematikan kabel saluran tv agar mereka tidak tau berita tentang keano. Tapi seperti nya mereka kemari pasti ada sebabnya. Mungkin mereka tau berita di luaran sana. Entalah aku tidak mengerti.