
celine datang menemui keano serta aldo dia ingin memastikan semua pertanyaan yg terngiang di dalam kepala nya.
melihat keseriusan yg aldo ucapkan wanita itu hanya diam dia ta perna menyangka jika dalang semua kasus keano ialah sahabatnya sendiri. celine merasa bersalah jika teryata jefeline menyukai keano.
wanita itu menatap keano dengan jelas dihadapan nya, keano hanya duduk ta terlalu fokus mendengarkan semua cerita yg aldo ucapkan. di dalam hati nya dia merasa kehawatiran yg menyerang saat mengingat neysa. ya keano sedang merasakan patah hati yg dalam. dia menyilangkan kedua tangan nya di atas dada.
aldo menyenggol pundak milik keano tanda jika celine sedang menatap nya. keano tersadarkan dari lamunan gila nya tentang neysa.
" hah,, oh maaf aku gak fokus,," ucap keano dia lalu memandang celine dengan perasaan hampa.
keano terlihat linglung di raut wajah nampak kesedihan yg sedang di alami oleh nya.
" apa kamu baik baik saja kean,," celine memegang tangan keano. wanita itu merasa ibah dengan kejadian saat ini yg menimpa lelaki yg dia sayangi.
anak buah roberto melihat dari kejauhan dia duduk di kursi tepat beberapa jarak dari kursi keano, kedua lelaki muda itu sedang merekam semua kejadian saat celine dan keano saling menatap. apa lagi wanita itu memegang kedua tangan keano seraya menyuruh keano melepaskan beban nya dengan dirinya.
vidio itu berhasil di unggah dia mengirimkan nya kepada roberto. kini tugas anak buah roberto selesai mereka buru buru meninggalkan cafe lobby itu. saat meninggalkan lobby di cafe itu aldo menghadang mereka.
__ADS_1
" aku sudah tau siapa kamu, bawa sini hpmu atau aku akan memasukan kamu ke kantor polisi,,"
anak buah roberto saling menatap satu sama lain.
" cepat bawa sini,," aldo meluapkan emosi nya.
" salah kami apa,," sahut salah satu anak buah itu.
" masih banyak tanya kau, kamu mau mati, cepat bawa sini,," aldo membuka genggaman tangan nya di hadapan dua lelaki itu. menyuruh mereka untuk menyerahkan ponsel nya.
keano yg melihat seketika dia berdiri langsung menyahut ponsel itu. di lihat ponsel dua lelaki asing itu sudah kosong, keano melirik aldo.
" sial kamu sudah merekamku secara diam diam kan hah, sekarang katakan apa kamu sudah mengirimnya,, apa itu roberto,," jelas keano dia meraih kerah kemeja salah satu lelaki itu.
" cepat katakan,,, sialaan,," keano membogem mentah pipi lelaki itu.
salah satu anak buah roberto meminta ampun dia memohon kepada keano untuk melepaskan adik nya.
__ADS_1
" tolong lepaskan adiku, dia ta bersalah aku yg merekam nya, aku benar benar minta maaf,,"
" siapa yg menyuruhmu,," tanya keano. bola mata keano memerah menahan emosi nya. " apa itu roberto,," jelas keano.
kedua lelaki asing itu mengangguk, lalu keano melepaskan kera kemeja lelaki muda itu.
" maaf tuan aku terlanjur mengirimkan vidio itu,," lelaki itu memohon ampun.
keano membuang nafas nya dengan kasar.
" katakan dimana tuanmu berada, aku tidak akan melepaskan kalian begitu saja kalau kalian tidak mengatakan nya " sahut aldo.
" bawa dia al, kamu cepat cari informasi tentang neysa,," ucap keano. dia mengusap rambutnya dengan kasar. celine menghampiri keano dengan wajah gelisah nya.
" ada apa kean, kenapa dengan dua lelaki itu,," tanya celine dia menatap kedua punggung lelaki yg sudah menjauh.
" dia sedang memata matai aku, sekarang kamu lebih baik pergi cell, aku tidak mau masalahku lebih banyak lagi,,"
__ADS_1
" maaf keano, aku hanya tidak mau persahabatan kita seperti ini, aku mohon nanti ringankan hukuman jefeline kean,," ucap celine dengan tulus lalu pamit pergi meninggalkan keano.
keano berjalan dengan cepat menuju ruangan apartemen nya.