Pernikahan Yang Tidak Kuinginkan

Pernikahan Yang Tidak Kuinginkan
Penyebab kesalahanku


__ADS_3

" terus apa ini,," menyodorkan tab di depanku. Aku yg diam menelan salivaku.


" bagaimana aku menjelaskan nya,," batinku.


" kenapa diam,," ucapnya.


" maaf kean, aku bertemu devan saat aku pulang konseling, dan dia menawarkanku untuk pulang bersamanya, tapi dia lihat aku yg lagi suasanya gak bagus, dia menghiburku,," jawabku. Menunduk menelan nasi goreng yg kubuat.


" kamu tau sekarang masalahnya bukan aku saja, tapi isu itu sudah sampai kemana mana, penyebabnya ya kamu sendiri yg gak sabar, ingin berkencan dengan orang lain,"


" maksudmu tidak sabar gimana,," ucapku menatapnya.


" kamu tidak sabar dengan perjanjian kita yg akan berp.. ahh sudahlah jangan dibahas,," ucapnya


Aku benar benar tidak mengerti dengan ucapan nya aku hanya diam.


" besok lusa kamu harus ikut aku diacara ulang tahun perushaaan kolega kerjaku, kita harus memastikan beberpa wartawan agar gosip itu segera lenyap, kalo bisa kita buat momen kita yg di ekspos,," ujarnya.


Aku hanya diam mengunyah nasi goreng.


" neysa apa kamu menyukai devan,," tanya nya dengan nada penekanan.


" apa kamu gila wanita yg beristri menyukai lelaki lain,," ucapku tegas.

__ADS_1


" baguslah,," ucapnya.


Kulihat dia sedang makan. Lalu aku membereskan beberpa piring lalu mencucinya. Aku benar benar muak hidup dengan dia yg penuh dengan sandiwara. Semua yg dia lakukan hanya pura pura, bukan kenyaataan.


Aku mengambil tasku lalu pergi meninggalkan keano yg sedang makan.


***


POV keano.


"Wanita itu lihatlah fotonya dengan devan ia tersenyum dengan bahagia. Bahkan senyuman itu tidak perna ia berikan kepadaku" lirih ucapanku.


Suara hpku bergetar dilihat teryata aldo menghubungiku " ada apa,, tanyaku malas.


" kean, saham mu turun lagi satu persen," ucap aldo dibalik telepon.


" aku sudah mengirimkan nya di emailmu.. apa kamu sudah tau gosip di perusahaan,,"


" hmmm" jawabku malas.


" ah sudahlah tidak penting, byee,," pungkas aldo lalu menutupnya.


Jemariku yg kaku meremas hingga menjadi gumpalan. "Ingin aku menonjok tubuh devan yg sedang merayu istriku,, ah istri aku tersenyum malu saat mendengar itu dari mulutku, apa aku sudah merasakan cemburu,," batinku, tanganku meremas rambut dikepalaku.

__ADS_1


Ada apa denganku. Diruangan kerja perasaanku menjadi resah tanpa sebab.


Aku mengotak atik laptop di depanku hingga aku menutupnya lalu bergegas menuju kamar neysa. Di depan pintu aku tersenyum kecut. "kenapa aku menuju sini hei keano kamu sudah gila, kamarmu disebelah sana,," lirihku menggaruk rambut belakangku yg tidak terasa gatal.


Saat hendak melangkah kulihat lampu kamarnya yg menyalah. Hasratku kian membrontak ingin melihat wajahnya. Ingin mengecup bibirnya. " aaarggh aku sudah gila,," lirihku kembali.


Aku akan membuang perasaan jauh jauh ini. Hembusan nafas panjangku keluar begitu saja. Bayang bayang celine kini di relungku hingga aku sadar apa yg kujanjikan dengan neysa jika pernikahan ini hanya status. Dan janji kita kepada celine jika kita akan bersama kembali,, lalu aku melangkahkan kakiku menuju kamar.


Aku lupa beberapa dari pakaianku masih didalam kamar neysa. Lalu kembali menuju kamar neysa mau tidak mau aku membuka kamar itu.


Kulihat dia sedang selesai mandi memakai jubah handuk rambutnya yg basah membuat aku ingin memeluk nya. Aku terlalu lama menatap nya hingga matanya begitu tajam melihatku ia menunjukan sikap sinisnya.


" aku lupa mengambil beberapa pakaian tidurku,," ucapku.


Lalu neysa membuang mukanya tanpa melihatku, ia mengusap rambutnya yg basah dengan handuk.


"Aku benar benar tergoda dengan nya. Nyaliku begitu lemah,," Batinku.


---


Jangan lupa like serta komen yah.


Kalau like nya masih sedikit aku nunggu like nya banyak dibab sebelumnya sampai aku melanjutkan bab berikutnya.

__ADS_1


Semakin like nya banyak bab yg aku lanjutkan semakin cepat..


terimakasih 🙏🏻


__ADS_2