PETAKA PERSELINGKUHAN

PETAKA PERSELINGKUHAN
26. Cinta Yang Sempurna


__ADS_3

Kehamilan Marsha kali ini dikaruniai bayi kembar. Tuan Excel lebih ekstra menjaga wanita cantik ini agar tidak terlalu forsir dalam bekerja.


"Aku harap jangan terlalu merangkul semua pesanan klien mu saat kamu sedang hamil muda seperti ini sayang!"


Ucap Excel sambil membelai perut Marsha yang sudah berusia empat bulan.


"Sayang. Aku belum begitu percaya kepada staff ku karena mereka masih perancang amatiran." Kata Marsha.


"Bagaimana mungkin mereka akan mengikuti cara kerjamu, kalau kamu sendiri tidak memberikan mereka kesempatan untuk menunjukkan kebolehan mereka dalam merancang gaun terbaik untuk butik milikmu..


"Aku ingin sekali menyerahkan beban ku kepada mereka, tapi aku takut citra butik aku malah turun persentasenya jika aku tidak ambil alih sendiri sayang." Sahut Marsha.


"Begini saja. Kamu adakan lomba diantara para desainer muda yang berbakat dengan tema yang kamu usung. Nah, saat mereka merancang gaun sesuai dengan mau mu, kamu silahkan merekrut mereka untuk membantumu. aku yakin mereka akan meringankan beban kamu." Ucap Excel.


"Wah ..,! Kamu sangat hebat sayang. Aku malah tidak kepikiran sampai ke sana. Baiklah kita coba menjalankan ide mu itu, Cell." Timpal Marsha.


"Kalau bisa, jangan batasi usia saat merekrut mereka. Siapa tahu ada yang pernah bernasib malang sepertimu, tapi sangat berbakat. Dengan cara itu kita bisa menolong orang di luar sana." Imbuh Excel.


"Iya sayang...! Terimakasih sudah mengingatkan aku tentang kehidupan orang lain yang kurang mampu.


Aku pernah ada di situasi yang sulit di mana semua orang menutup pintunya untuk aku minta tolong.


Bahkan mereka seperti amnesia langsung lupa Kepadaku saat aku baru mau menyampaikan sesuatu.


Tapi saat aku bangkit kembali menapaki hidup di tambah menikahi kamu, mereka yang sempat melupakan aku dengan sengaja menyapaku dan pura-pura mau tanya ini itu, tapi endingnya pinjam duit."


Ucap Marsha sinis pada manusia berengsek.


"Sayang...kamu akan menemukan orang begitu di manapun. Dan mereka menjamur di dunia ini untuk menguji dirimu


Dan aku harap tetap bijak dalam bergaul, jangan mudah di manfaatkan oleh situasi mereka. Dan satu lagi,


mereka hadir dengan segala pujian yang akan menjebakmu pada kesesatan yang nyata." Ucap Excel menasehati istrinya.

__ADS_1


"Insya Allah, sayang. Aku pernah jatuh, sejatuh-jatuhnya dalam keadaan yang benar-benar hampir membuat aku ingin mengakhiri hidupku, tapi aku kuat karena ada Al, putraku dan Allah sebagai pembimbing terbaikku." Ucap Marsha mengenang lagi kehidupannya yang sangat menyedihkan.


"Sekarang ada aku disamping mu, siap menerima semua keluhan mu, dan aku harap, apapun yang akan terjadi dalam hidup kita, jangan sampai kamu menceritakan tentang aku di luar sana, baik itu kebaikanku kepadamu, apa lagi kekurangan ku yang tidak mampu aku penuhi hajatmu." Ucap Excel membuat Marsha tidak begitu mengerti.


"Emang aku tidak boleh memuji suamiku pada orang lain?" Tanya Marsha.


"Jika orang lain tahu tentang kebaikan aku terutama wanita muda, bersiaplah! Dia akan hadir menjadi pelakor di dalam kehidupanmu, bagaimanapun caranya agar tujuannya tercapai." Ucap Excel.


"Dan bagaimana dengan kekuranganmu?" Tanya Marsha lagi.


"Akan ada pebinor dalam hidupku dan itu akan menjauhkan aku denganmu." Lanjut Excel.


Lagi-lagi kata-kata Excel membuat Marsha baru menyadari bagaimana dia dulu mencurahkan semua kehidupan rumah tangganya pada Cal hingga akhirnya terjadilah perselingkuhan.


"Jangan biarkan pihak ketiga mengambil keuntungan dari kebahagiaan dan kesedihan kita karena itulah awal bencana untuk kita." Ucap Excel.


"Iya sayang...! Pengalaman telah mengajarkan aku banyak hal. Antara cinta tulus dan penipuan itu hanya beda tipis.


Aku kira orang tulus, tidak tahunya malah membawaku ke jurang kenistaan." Timpal Marsha.


"Insyaallah sayang. Kali ini Aku tidak mau terjebak lagi untuk kedua kalinya." Jawab Marsha.


"Aku bersyukur telah mendapatkan dirimu Marsha. Dan aku harap hadirnya baby kembar sebagai pelengkap cinta kita. Cinta yang sempurna. Aku sangat mencintaimu, baby." Ucap Excel lalu mengecup bibir istrinya.


Keduanya saling berpelukan penuh kasih sayang tanpa ada hasrat di dalamnya dan pelukan serta ciuman itu adalah nilai kejujuran, bagaimana Cinta itu terbentuk dari jaringan yang pernah kusut namun kehadiran Excel mampu membangun jaringan yang baru untuk Marsha yang telah menemukan dunianya pada suami keduanya ini.


...----------------...


Apa yang telah dirancang oleh Excel untuk bisa mengadakan lomba untuk para desainer yang memiliki bakat dan kemampuan dalam dunia khususnya desainer mode, membuka peluang pada mereka untuk direkrut oleh Marsha di butiknya.


Rupanya animo masyarakat yang mengetahui ajang pencarian bakat itu diikuti banyak dari mereka tanpa batasan usia.


Marsha sebagai juri utama, meneliti satu persatu hasil karya dari para kontestan yang berhasil masuk dalam kriteria yang diinginkannya.

__ADS_1


Diantara mereka, ada yang sesuai dengan konsep yang diinginkan Marsha akhirnya ia temukan.


Dari dua ratus peserta yang terpilih hanya lima puluh peserta. Ia pun menyaring lagi diantara lima puluh orang itu yang ia butuhkan hanya sepuluh orang.


Untuk mendapatkan sepuluh orang itu, Marsha harus meminta pertolongan Allah agar ia diberikan kemudahan agar tidak salah memilih kesepuluh peserta itu yang sesuai dengan keinginannya.


Saat sudah mendapatkan sepuluh orang itu, ia yang melakukan wawancara sendiri dengan peserta.


Sekertarisnya masuk ke ruang kerja Marsha untuk menyerahkan berkas data para peserta dengan hasil gambarnya.


Marsha memanggil satu persatu peserta itu, meminta mereka untuk mempresentasikan hasil karyanya agar karya itu bukan hasil jiplakan atau plagiat.


"Apakah ini hasil karyamu?"Tanya Marsha pada seorang gadis yang sangat sederhana penampilannya.


"Iya nyonya."


"Dari mana asalmu dan apa pekerjaanmu sebelumnya?"


"Kedua orangtuaku berasal dari daerah yang berbeda.. Tapi saya lahir dan besar di sini." Ucap Nayla.


"Tapi pendidikan mu hanya sampai pada jenjang SMK. Mengapa kamu tidak melanjutkan pendidikan, padahal kamu punya bakat yang sangat menonjol."


"Impian saya tidak sejalan dengan kemampuan kedua orangtua saya . Makanya saya hanya bisa bekerja sebagai kasir di sebuah supermarket."


"Kamu bisa mengikuti jalur bea siswa dengan mengandalkan nilai raport mu." Ucap Marsha.


"Jika saya bisa mengandalkan rapot mungkin urusan pendidikan ku sudah selesai. Sayangnya, urusan dibuat ribet dan saya tidak begitu suka melakukan semua itu. " Ucap Nayla apa adanya.


"Baiklah. Apakah kamu benar-benar mau bekerja di butik ini?"


"Kalau saya diberikan kesempatan nyonya, saya akan membuktikan kepada anda, kalau saya mampu merancang sebuah gaun sesuai dengan keinginan anda." Ucap Nayla semangat.


"Percobaan mu hanya berlangsung enam bulan. Jika mengecewakan, kamu harus bersedia angkat kaki dari butik ini." Ucap Marsha tegas.

__ADS_1


"Siap nyonya..!" Sahut Nayla.


__ADS_2