Petualangan Hugo

Petualangan Hugo
EP12 Tiba di Desa Suporsas


__ADS_3

Hugo, Oliver, Billy, dan Isabella kini telah beristirahat untuk yang terakhir kalinya. Mereka akan menghabiskan waktu istirahat kali ini untuk berbicara mengenai Desa Suporsas.


"Apa kau tau? siapa nama kepala Desa Suporsas?" Tanya Hugo kepada Isabella.


Isabella sudah sangat hafal dengan namanya, karena ia saat ke Desa Suporsas sering bermain bersama anaknya. Nama dari kepala Desa Suporsas ialah Mr.Andar.


Mr.Andar ini sudah banyak di kenal oleh warga Desa sebrang. Karena ia sering menawarkan bantuan kepada Desa yang sedang membutuhkan pertolongan.


Mereka pun segera kembali melanjutkan perjalanan nya untuk cepat sampai ke Desa Suporsas. Dengan melewati jalan dengan medan yang susah akhirnya mereka sampai ke Desa Suporsas. Tetapi bukannya berada di depan gerbang utama, melainkan mereka tiba di tembok samping Desa Suporsas.


Menggunakan jalan pintas membuat mereka kini harus berputar untuk masuk lewat gerbang utama.


Setelah sampai di depan gerbang utama.. Mereka dihadapkan lagi dengan kejadian yang sama menimpa mereka. Penjaga gerbang tidak mengijinkan mereka masuk ke Desa. Seperti biasa mereka memperkenalkan diri dan mengatakan tentang tujuan palsu mereka.


"Saya masih tidak percaya kalau kalian datang ke sini bukan karena seseorang." Ucap penjaga gerbang.


Terlintas dipikiran Isabella bahwa ia bisa memberitau penjaga jika ia mengenal kepala Desa mereka.


"Pak, saya ke sini untuk bertemu dengan Mr.Andar yaitu kepala Desa anda. Katakan saja padanya bahwa yang menemuinya adalah Isabella anak dari Mr.Beja."


"Ohh jangan lupa, beritahu juga ke Mr.Andar bahwa kami dari Desa Koturo." Ucap Isabella kepada penjaga gerbang.


Ucapannya itu langsung ditanya balik oleh penjaga gerbang.


"Lalu mereka ini siapa?" Tanya penjaga gerbang.


Isabella pun mengatakan jika mereka Hugo, Oliver, dan Billy adalah teman dari Richard. Richard ini adalah seorang anak dari Mr.Andar, yang memliki hubungan dekat dengan Isabella.


Karena keterangan yang penjaga gerbang dapat, dirasa sudah cukup. Penjaga pun menyuruh mereka untuk menunggu di gerbang sampai temannya mendapat perintah perizinan dari Kepala Desa.


Sambil menunggu, Mereka menghabiskan waktu dengan bicara satu sama lain. Hugo menanyakan apa benar jika kepala Desa Suporsas memiliki anak.

__ADS_1


"Iya iyalah, kan aku sudah sering main ke sini, masa aku bohong si. Lagi pula Richard adalah anak yang seumuran dengan kita." Jawab Isabella kepada Hugo.


Isabella juga bercerita bahwa Richard merupakan seorang anak yang pandai dalam hal kesehatan. Richard juga dapat membuat berbagai obat dari alam sekitar.


Di tengah perbincangan mereka tentang Richard, ternyata teman dari penjaga gerbang telah kembali. Temannya itu berbisik kepada penjaga gerbang mengenai perizinan mereka.


Setelah itu, penjaga gerbang mengantarkan Hugo dan kawannya untuk pergi ke Balai Desa. Mereka di suruh menghadap Mr.Andar karena perintah darinya.


Di sepanjang jalan, mereka diperhatikan oleh banyak warga Desa. Terlebih karena pakaian dan kuda mereka yang kotor begitu menarik perhatian banyak orang. Setelah sampai di Balai Desa, mereka dipersilahkan untuk menunggu di aula sampai kepala Desa keluar.


"Menurutmu kita tidak dalam masalahkan?" Tanya Oliver kepada Isabella.


Dengan sedikit tertawa Isabella mengatakan "Ya gak lah. mana mungkin Mr.Andar menghukum ku." Sebab hubungan Isabella dan Richard sangatlah dekat.


Setelah menunggu sekitar tiga puluh menit lamanya, akhirnya Mr.Andar atau kepala Desa Suporsas keluar dari ruangnya. Dengan sangat gembira bercampur perasaan sedih Mr.Andar memeluk Isabella.


"Halo tuan, sudah lama tidak bertemu ya." Ucap Isabella kepada Mr.Andar.


Mr.Andar (Kepala Desa Suporsas) langsung mengajak Isabella dan kawannya itu ke dalam ruangnya. Di sana ia mengatakan sangat senang dapat melihat Isabella dengan badan yang sehat bertemu dengannya.


"Sesuatu telah terjadi kepada Desa kalian, di saat kalian sedang dalam perjalanan ke sini. Pasukan Reibaras menyerang Desa Koturo dan membunuh banyak orang."


"Namun, pasukan keamanan Desa Koturo bersama pasukan Sirai berhasil mengalahkan pasukan Reibaras." Ucap Mr.Andar kepada Isabella dan kawannya.


Mengetahui berita tentang desanya itu membuat Isabella langsung histeris. Ia langsung panik dengan melontarkan beberapa pertanyaan kepada Mr.Andar.


Mr.Andar beserta Hugo, Oliver, dan Billy mencoba menenangkan Isabella dan mengatakan bahwa keadaan sudah membaik.


"Lalu bagaimana dengan kabar dari ayahku Mr.Andar? apakah dia baik-baik saja dan tidak terluka?" Tanya Isabella dengan cemas kepada Mr.Andar.


Mr.Andar mengatakan bahwa ayah Isabella (Mr.Beja) baik-baik saja dan kini sudah menjalani kesehariannya seperti biasa.

__ADS_1


"Kau tidak perlu khawatirkan hal itu lagi Isabella. Untuk keluargamu itu baik-baik saja. Mungkin ini sedikit mengejutkan karena markas pasukan Reibaras sangat jauh dari Desa Koturo."


"Mereka pasti memiliki alasan yang cukup kuat untuk ke Desa Koturo. Apa mungkin kalian bisa menebak apa tujuan pasukan Reibaras itu?" Tanya Mr.Andar kepada Hugo dan temannya.


Pada awalnya Hugo dan temannya menjawab tidak tau. Namun setelah mereka pikir lagi, tujuan mereka adalah untuk balas dendam kepada pasukan Reibaras. Bisa jadi pasukan Reibaras sudah mengetahui tujuan mereka dan mengincar mereka.


Alasan tersebut sulit dimengerti oleh Mr.Andar. "Memangnya kalian mau kemana?" Tanya Mr.Andar dengan rasa penasarannya.


Hugo lalu menceritakan tentang tujuannya untuk pergi ke Desa Burad. Dan tentang sebuah pedang legenda yang dapat membunuh raja Ranstak.


"Jika begitu menurutmu, akan membutuhkan waktu berapa lama untuk sampai ke Desa Burad?" Tanya kembali Mr.Andar.


"Kami tidak menghitungnya pak, tetapi kami akan melakukannya secepat mungkin. Mungkin ini bisa jadi tujuan hidup saya." Ucap Hugo.


Setelah melakukan banyak perbincangan antara mereka berlima. Kini Mr.Andar mengajak Hugo, Oliver, Billy, dan Isabella untuk pergi kerumahnya. Dan menikmati hidangan teh yang dibuat oleh istrinya dirumah.


Hugo pun menerima tawaran itu. Mereka pun berangkat waktu itu juga untuk ke rumah Mr.Andar. Selama di perjalanan Mereka berbincang-bincang mengenai pasukan Reibaras.


Tapi ada juga saat yang pas untuk Mr.Andar menanyakan penginapan kepada mereka berempat.


"Apa kalian sudah merencanakan untuk menginap di mana malam ini?" Tanya Mr.Andar kepada Hugo dan kawannya.


"Sebenarnya kami belum merencanakan untuk mencari penginapan pak. Kami akan berencana untuk membangun tenda di luar. Karena itu akan menghemat uang yang kami miliki." Ucap Oliver menjawab pertanyaan Mr.Andar.


Dengan jawaban seperti itu lantas membuat Mr.Andar menawarkan mereka untuk menginap di rumahnya.


"Kenapa kalian tidak menginap di rumah saya saja. Di sana masih terdapat kamar kosong yang bisa kalian tempati untuk tidur." Ucap Mr.Andar menawarkan rumahnya itu.


Dengan berbagai alasan Hugo ataupun Oliver mencoba menolaknya secara halus. Namun tidak dengan Billy yang langsung menyerobot pembicaraan.


"Oh terima kasih pak jika memang kami tidak merepotkan, tawaran itu akan kami terima." Ucap Billy dengan senang.

__ADS_1


Dikarenakan Billy, mereka pun jadi menginap di rumah Mr.Andar dan keluarganya.


__ADS_2