Petualangan Hugo

Petualangan Hugo
EP6 Mendapat Teman Baru


__ADS_3

Sebelum pasukan Reibaras dilepas untuk melakukan pengejaran akan ada pidato dari sang raja Ranstak dan jendral Sasado untuk membakar semangat para pasukannya tersebut.


"Heiiii kalian semua. Hari ini ialah hari Dimana misi penting akan dimulai. Hasil dari misi ini juga mempertaruhkan hidup kalian."


"Kalian tahu, hanya satu hal yang dapat memusnahkan kita yaitu Pedang Legenda. Pedang Legenda itu kini diburu oleh seorang remaja bernama Hugo." Ucap raja Ranstak.


"Rrraaaaaa....Rrrrraaaaaa


Habisiiiiiiii Diaaaaaa......" Semangat yang sangat membara dari pasukan Reibaras.


"Catat nama itu, jangan biarkan ia lolos begitu saja kerahkan seluruh tenaga kalian Reibaras!" Ucap raja Ranstak membakar semangat para pasukannya.


Kini mereka memulai pengejaran tersebut yang dipimpin jendral. Dengan memakai kuda mereka diperkirakan akan tiba empat hari ke Desa Koturo. Tentu mereka lebih cepat dari pada Hugo dan kawannya saat pergi.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Kembali lagi ke Hugo, Oliver, dan Billy. Di waktu malam Hugo tidak bisa tidur dengan cepat berbanding terbalik dengan Oliver dan Billy yang sudah tertidur lelap di sana.


Untuk mendatangkan rasa ngantuk nya tersebut Hugo keluar peternakan. Melihat pemandangan malam hari itu. pemandangan itu ialah hal yang ia impikan. Tanpa ia sadari Isabella datang kepadanya secara tiba-tiba.


"Tidak bisa tidur ya kamu?" Tanya Isabella.


"Haaa. Lah kamu, aku kira siapa. Iya nih seperti biasa jika besok adalah hari penting maka malamnya aku susah untuk tidur." Balas Hugo.


Pada saat mengobrol Isabella mengingat jika tadi siang Hugo seperti ingin memberitahu kepada dia sesuatu. Namun terpotong karena temen Hugo telah datang. Lantas ia menanyakannya kembali kepada Hugo.


"Hugo sepertinya kamu ingin memberitahu ku tentang tujuan mu waktu siang tadi." Tanya Isabella.


Lalu Hugo pun terdiam sejenak sambil mengingat apa yang ingin dia beritahu. Karena ia selalu melupakan sesuatu dengan mudah.


"Eeee ngasih tau apaan ya? lupa aku." Jawab Hugo sambil tertawa.


"Lah kamu kan mau ngasih tau aku. Apa tujuan kamu datang kemari Hugooo?" Ucap Isabella.


Hugo pun menceritakan kepada Isabella tentang tujuan dia dan temannya datang ke sini. Tak lupa ia juga menceritakan tentang Mr.Hooper yang akan ia cari.


"Apa kamu tidak takut untuk segala resiko yang akan kamu terima?" Tanya Isabella kepada Hugo.


Hugo menjawab jika ia tidak berani berbuat, rasa takut itu akan selalu ada di dalam dirinya. Ini juga merupakan salah satu momentum untuk membalas dendam kepada mereka.


Atas apa yang Hugo katakan tadi membuat Isabella berpikir untuk ikut dengan mereka. Namun ia juga harus memikirkan nasib Orang tuanya tersebut.


"Ohh ya, udah mulai ngantuk nih. Aku masuk dulu ya." Ucap Hugo kepada Isabella.


Isabella pun hanya bisa menjawab iya tanpa bisa menanyakan hal yang ia pikirkan itu kepada Hugo. Hugo pun pergi tidur di tengah malam yang sepi dan tenang.


...****************...

__ADS_1


Sementara itu disisi yang lain. Pasukan Reibaras tanpa henti mengejar mereka pagi, siang, malam tidak ada bedanya menurut mereka. Dengan kuda mereka, meskipun jarak masih jauh namun semangat mereka sangat bergelora.


Sampai-sampai warga yang tak bersalah mereka bunuh jika mereka melihatnya. Saking kejamnya kejahatan pasukan Reibaras.


...****************...


Pagi hari tiba. Hugo, Oliver, dan Billy pergi melaksanakan tugas mereka masing-masing.


Hugo akan mengerjakan tugas yang diberikan Mr.Beja.


Oliver akan mencari/membeli makanan dan minuman untuk persediaan mereka.


Billy seperti biasa melatih kemampuan bertarungnya itu di sebuah arena Desa.


Hugo mendapat tugas dari Mr.Beja untuk membersihkan gudang dan membantunya menggiring domba dan kambing. Hugo yang merupakan mantan dari seorang anak Kepala Desa tidak tau bagaimana cara melakukan itu semua.


"Saya tidak tau cara menggiring tuan. Sebelumnya saya belum pernah sama sekali menggiring domba ataupun kambing." Ucap Hugo dengan malu-malu.


Mendengar perkataan Hugo membuat Mr.Beja tertawa. Ia juga bilang bahwa ketika ia masih kecil dia sudah bisa melakukan pekerjaan semuanya sendiri. Lalu Mr.Beja memanggil Isabella untuk datang ke mereka.


"Kenapa memanggilku yah?" Tanya Isabella kepada Mr.Beja.


Mr.Beja menjelaskan alasan mengapa ia dipanggil. Mr.Beja menjelaskan jika Hugo tidak bisa untuk melakukan tugas mengurus peternakan sendirian. Ia juga meminta Isabella untuk mengajari Hugo cara melakukannya.


Isabella yang mendengarnya pun terkejut karena anak seusia dia di Desanya sudah pada pandai dalam hal beternak.


Mereka pun memulai pekerjaannya tersebut dengan membersihkan gudang.


Sementara masalah menimpa Oliver di pasar. Saat hendak membeli makanan Oliver ditabrak oleh seorang anak kecil yang tidak ia kenal. Bahkan Oliver sampai terjatuh karenanya. Namun Oliver sangat peka kenapa itu terjadi.


Oliver lalu mengecek uang yang ada di kantongnya tersebut. Sesuai dugaannya uang Oliver menghilang di kantong. Sebelum anak kecil tersebut pergi lebih jauh Oliver segera mengejarnya.


"Heii copet...copet..." Teriak Oliver sambil mengejar anak kecil tersebut.


Oliver mengejar anak kecil tersebut dengan dibantu oleh beberapa orang yang mengejarnya juga. Oliver mengejar sampai di ujung Desa dan membuat anak kecil itu menemui jalan buntu.


"Serahkan uangku itu, kau sudah tidak bisa kemana-mana lagi sekarang!" Ucap Oliver.


Setelah beberapa saat berada di sana anak kecil itu mendadak nangis. Dia mengatakan bahwa ia terpaksa melakukan semua itu.


Oliver yang bingung dengan apa yang terjadi mencoba menanyakan sesuatu kepada anak kecil yang mencuri uangnya.


"Apa yang membuatmu terpaksa melakukan ini?" Tanya Oliver kepada anak kecil itu.


Anak kecil itu mengatakan jika ia mau tidak mau melakukan ini karena ibunya sedang sakit parah dirumahnya. Ia juga bilang bahwa ia adalah anak satu-satunya dan ayahnya telah pergi meninggalkan mereka dua tahun lalu.


Oliver yang mendengar cerita anak tersebut turut sedih. Sebelum Oliver pergi ia memberikan sedikit uang kepada anak tersebut. Oliver berpesan agar uang itu digunakan untuk membeli makanan.

__ADS_1


Karena masalahnya sudah selesai Oliver dapat melanjutkan kegiatannya untuk membeli beberapa makanan dan minuman.


Berbeda dari Hugo dan Oliver. Billy mendapati masalah karena ulahnya sendiri. Karena terlalu bersemangat dalam melatih kemampuan bertarungnya, Billy sampai tidak sengaja membuat lawan tanding nya pingsan di arena.


"Woii bro, bangun-bangun.... " Ucap Billy dengan khawatirnya.


Kejadian itu menarik perhatian banyak orang dan mereka bilang jika yang pingsan adalah juara bertahan di Desa Koturo.


"Haa serius kau ini juara bertahan."


"Aku bahkan belum serius dalam melawannya tadi." Ucap Billy.


Karena kemampuan bertarungnya tersebut. Billy dipanggil oleh seorang pengurus arena itu untuk menemui legenda petarung Desa Koturo.


Mereka mengatakan jika ada seseorang pendatang ke Desa mereka dan ia pandai bertarung. Maka ialah orang yang akan memimpin arena dikemudian hari.


Sang juara bertahan Desa Koturo sudah bangun dari pingsannya. Ia langsung menanyakan kepada penjaga kemana Billy pergi. Setelah diberitahu ia langsung pergi menemuinya kembali dan mengajak Billy untuk bertarung ulang.


"Sepertinya tidak, Karena aku memiliki sesuatu yang harus ku lakukan." Jawab Billy.


Karena menolak ajakannya, Billy diejek oleh sang juara. Namun Billy tidak mempedulikannya dan tetap berjalan ke luar arena.


Kembali ke Hugo yang sedang mengerjakan tugas pemberian dari Mr.Beja bersama Isabella. Saat itu adalah momen yang pas untuk Isabella menanyakan tentang keinginan ia.


"Hugo, apakah aku boleh ikut denganmu berpetualang." Tanya Isabella.


"Appaa. Kamu bukannya tidak boleh pergi dari Desa ini ya?" Tanya balik Hugo kepada Isabella.


Isabella mengungkapkan jika ia sudah meminta izin kepada ayah dan ibunya terkait permintaannya itu. Dia juga bilang bahwa ayahnya telah memberi izin kepadanya untuk pergi bersamamu.


"Jika kamu memang sudah izin dengan orang tuamu, aku juga harus meminta izin kepada teman-temanku. Karena bagaimanapun kehadiranmu harus mendapat izin dari mereka." Ucap Hugo atas permintaan Isabella itu.


Saat malam tiba Hugo, Oliver, dan Billy berkumpul untuk segera melaksanakan tidur. Disaat itu Hugo bilang ke temannya jika Isabella ingin ikut dengan mereka.


Oliver dan Billy pun terkejut mendengar itu. Bagaimana mereka akan melindungi atau menjaga dia sewaktu di perjalanan. Menurut Oliver itu akan membebani mereka saja.


"Jika aku berjanji akan menjaganya sepanjang perjalanan apakah kalian akan mengijinkan Isabella untuk ikut?" Tanya Hugo kepada temannya.


Oliver dan Billy bingung harus berbuat apa. Namun Hugo tetap bersikeras untuk meyakinkan temannya itu.


Dengan berbagai pikiran yang dipikirkan. Oliver dan Billy menyetujui ide Hugo tersebut. Dan Hugo harus berjanji akan menjaga Isabella dalam perjalanan mereka.


"Okee makasih ya kawan. Aku segera memberitahukan info ini kepada Isabella. Kalian lanjut untuk tidur ya. Oke byeee" Ucap Hugo dengan semangatnya.


Hugo pun langsung memberitahukan berita tersebut kepada Isabella kerumahnya. Isabella yang mendengar kabar itu langsung senang bukan main.


"Karena kamu ikut, besok kita berangkat. Siapkan bajumu atau perlengkapan mu malam ini ya supaya besok tidak terburu-buru!" Ucap Hugo kepada Isabella.

__ADS_1


Mereka berencana pergi melanjutkan perjalanannya esok hari saat siang.


__ADS_2