Petualangan Hugo

Petualangan Hugo
EP17 Kembalinya Richard


__ADS_3

Suara dari dobrakan pintu yang dibuat oleh Hugo dan kawannya, sampai terdengar oleh ibu dari Richard.


"Aduuhh... suara apaan itu. Semoga Richard dan kawannya baik-baik saja." Ucap Ibu dari Richard.


Saat pintu terbuka Hugo terkejut dengan keadaan kamar Richard yang berantakan. Namun di dalam kamar itu tidak ada Richard di dalamnya, melainkan terdapat satu jendela yang terbuka.


"Waduhh... Richard sepertinya telah kabur dari kamarnya melalui jendela. Apa yang harus kita lakukan Hugo?" Tanya Isabella.


Hugo pun kemudian keluar dari rumah Richard dan berlari tanpa memberitahu kepada temannya, kemana ia pergi. Ternyata Hugo berlari menuju ke arah Balai Desa Suporsas.


Hugo berpikir jika Richard mungkin pergi ke Balai Desa untuk menemui ayahnya.


...****************...


Dan benar saja, dugaan Hugo itu terjadi. Richard berlari menemui ayahnya di kantor Balai Desa. Sambil menangis Richard memeluk ayahnya saat itu juga.


"Nak kau kenapa menangis, apa yang terjadi?" Ucap Mr.Andar sambil mengelus kepala Richard.


Lalu Richard menceritakan apa yang telah membuat ia menangis. Ia juga berkata bahwa apa yang terjadi di sana merupakan kesalahan yang ia perbuat.


Mr.Andar yang mendengarnya pun mencoba memahami apa yang telah terjadi. Dan menenangkan Richard dari kesedihannya itu.


"Hei nak, kau tau kita semua yang hidup di dunia ini pasti akan merasakan kematian. Ayah dan kamu pun pasti akan merasakan kematian."


"Untuk itu semua kejadian yang telah kau lewatkan bukan sepenuhnya salah dirimu. mungkin itu semua memang sudah takdirnya. Jadi jangan bersedih lagi ya nak."

__ADS_1


"Jika kamu butuh sesuatu lagi datanglah kepada ayah ya nak." Ucap Mr.Andar untuk menenangkan Richard.


Richard yang sudah cukup tenang, berterima kasih kepada ayahnya. Ia juga sudah tidak terlalu gelisah atas kejadian itu dan mulai melupakannya.


Dirasa sudah cukup dengan ayahnya, Richard berpamitan untuk kembali ke rumahnya. Saat keluar dari kantor Balai Desa Richard bertemu dengan Hugo.


"Heii.. kau baik-baik saja Richard? Aku sangat kuatir denganmu setelah Oliver menceritakan yang kau alami kepadaku." Tanya Hugo.


Richard yang sudah membaik berkata ke Hugo bahwa ia telah melupakan kejadian itu. Tak lupa Richard mengajak Hugo untuk kembali ke rumah.


Sesampainya di sana, Richard ternyata sudah ditunggu oleh temannya dan Ibunya. Ibunya sangat khawatir saat mengetahui Richard kabur dari rumah.


Namun kekhawatiran ibunya itu telah berhenti setelah melihat Richard pulang dengan selamat. Richard dan temannya itu langsung naik ke kamar Richard untuk merapikan kembali.


Disaat merapikan kamarnya, Richard memikirkan untuk melakukan sesuatu yang gila. Tapi ia akan memikirkan dan membicarakan sesuatu yang gila itu kepada teman-temannya itu.


Dalam makan malam tersebut mereka banyak berbagi cerita satu sama lain. Sampai pada akhirnya Richard berkata sesuatu yang membuat mereka terdiam.


"Hugo jika boleh saya akan ikut denganmu ke Desa Burad. Saya berjanji tidak akan membebani mu!" Seru Richard.


Sekita semua orang terdiam setelah mendengar apa yan Richard katakan. Hugo pun menjawab bahwa ia tidak mempermasalahkan hal tersebut.


Namun Hugo menyarankan untuk Richard meminta izin kepada orang tuanya. Agar di mudahkan urusan Richard.


"Kalo ayah sih tidak mempermasalahkan hal itu. Jika kamu ingin berubah menjadi yang lebih baik maka ayah akan mendukungmu." Ucap Mr.Andar.

__ADS_1


"Tapi apa yang membuatmu ingin ikut dengan kami menuju Desa Burad?" Tanya Isabella.


Richard mengungkapkan ingin melawan rasa takutnya dan memperbaiki kesalahan yang telah ia lakukan tadi. Richard ingin memperbaiki itu dengan menjaga teman-temannya.


"Ibu tidak akan menyetujui kau pergi nak. Terlebih ibu akan selalu mengkhawatirkan dirimu. Ibu takut akan kehilanganmu nak..." Tangis Ibu Richard.


Meskipun begitu Mr.Andar tetap setuju untuk keputusan Richard dan menenangkan kepada istrinya bahwa Richard akan baik-baik saja.


Mereka pun akan berangkat besok pada sore hari. Richard pun berkemas-kemas dengan barang bawaannya saat ingin tidur. Tiba-tiba ada Isabella yang mengetuk pintu kamar Richard.


Tok....Tok.....


"Bolehkah aku masuk?" Tanya Isabella.


Richard membolehkan Isabella masuk ke kamarnya.


"Kenapa Isabella, kamu ingin bicara denganku?" Tanya Richard.


Kedatangan Isabella ke kamar Richard sebenarnya tak lebih ingin berterima kasih kepada Richard. Isabella mengungkapkan jika ia sangat senang Richard ikut dengannya.


Richard yang mengetahui itu berterima kasih kembali kepada Isabella.


"Aku juga, terima kasih karena kamu sudah mengubah kehidupanku menjadi lebih menantang terlebih kamu mengajak teman barumu itu!" Ucap Richard.


Malam itupun mereka berdua habiskan untuk mempersiapkan barang bawaan milik Richard.

__ADS_1


...****************...


__ADS_2