Planet Terjauh

Planet Terjauh
Awal


__ADS_3

       Bumi sekarang di ambang kehancuran di karenakan global warming yang membuat alam semakin tidak kondusif, untung saja pemerintah membuat perlindungan dari sinar matahari yang membuat kami bisa tetap tinggal di bumi, walaupun sebagian orang di bumi lebih memilih tinggal di planet mars, yang alamnya sudah di buat ulang sama perusahaan Indo Sentinel.


       Kami hanyalah warga miskin yang memilih menetap di bumi karena kami tidak memiliki biaya untuk pergi dan tinggal di Mars. Makanan disini sudah tidak layak dan busuk, di karenakan berkurangnya tempat untuk menanam bahan makanan, biji yang di tanam menjadi layu gara-gara tanah yang gersang dan tandus, kadang kami hanya mendapatkan bahan makanan yang di kirim dari pedagang di mars. Harga yang di jual cukup mahal karena biaya pengiriman bahan makanannya memakan waktu sangat lama.


       Terpaksa kami yang miskin membeli produk lokal yang tidak segar dan murah, yang membuat kami kekurangan gizi karena bahan makanan yang tidak segar. Kami juga sangat kesulitan mendapatkan daging karena populasi hewan semuanya terancam punah, karena hewan itu tidak bisa berevolusi saat terjadinya global warming, yang membuat mereka semua mati dan membusuk.


      Setelah satu tahun berlalu, pemerintah membuat pengumuman tentang penjelajahan planet baru demi mencari sumber bahan makanan untuk masyarakat sekarang ini, planet ini merupakan yang terjauh dari penjelajahan sebelumnya, perjalanan ini hanya bisa dilakukan satu kali, kami bisa pergi dan kembali walaupun tidak di jelaskan tentang planet yang menjadi tujuan kami.


      Aku pun mendaftarkan diri untuk misi penjelajahan ini, itu yang membuat aku akan berada di kapal luar angkasa Optinel 04, karena aku berhasil lolos dan dan terpilih untuk terbang menuju planet terjauh tersebut.


[Pengumuman]


        Selamat datang di bandara luar angkasa Indostar 1, kalian adalah yang keempat yang akan menjelajah planet baru yang lebih jauh dari sebelumnya demi mendapatkan persediaan makanan baru untuk masyarakat bumi dan mars.


"Cepetan ke sana untuk berbaris para kadet baru!!!" teriak seorang kapten sedang berdiri di bandara luar angkasa Indostar 1.


      Aku pun menuju ke tempat yang di tunjuk oleh kapten, lalu aku pun berlari menuju orang-orang yang sedang berlari beriringan di depanku. Setelah sampai di lokasinya, aku pun mendapat barisan di tengah, dari yang aku lihat disini terdapat 15 penjelajah saja yang akan di kirim ke planet baru tersebut.

__ADS_1


"Selamat datang para kadet baru" kata orang yang sedang berada di depan kami semua.


"Saya adalah kapten utama kalian dalam menjelajah planet tujuan kita kali ini, kalau ada yang tidak jelas bisa di tanyakan sekarang?" ucap Kapten di depan semua kadet


Setelah kapten berbicara seperti itu, ternyata ada seorang kadet yang berada barisan kiri saya yang mengangkat tangannya untuk mengajukan pertanyaan.


"Pak saya mau bertanya, ada apa di planet itu pak?" ucap kadet itu lalu menurunkan tangannya ketika selesai menyampaikan pertanyaan


Kapten pun menjawab pertanyaan kadet yang bertanya. "pertanyaan yang bagus, di sana ada bahan makanan yang banyak, kita di sana hanya mencari tau" ucap Kapten


"Mencari tau cara supaya bisa mendapatkan bahan makanan segar itu,  sudah jelas kadet!" teriak Kapten kepada kadet yang bertanya lagi kembali


"Sudah pak!!!" teriak kadet itu sambil memberi hormat


       Kapten pun memberikan kesempatan kepada kadet yang lain untuk bertanya. Kadet di depan barisan saya pun mengangkat tangannya dan mengajukan pertanyaan.


"Pak selama kita dalam perjalanan ada makanan gak di pesawat?" ucap kadet itu

__ADS_1


"Ada banyak kalian bisa makan tapi di sesuaikan dengan kebutuhan karena kalian harus berbagi dengan kadet lain, mengerti!!!" jawab kapten dengan nada tinggi


"Mengerti!!!" jawab semua kadet


"Kalian ada pertanyaan satu lagi, sebelum saya tutup?" ucap kapten


"Ada pak, saya mau bertanya?" ucap diriku bertanya kepada kapten


"Silahkan kamu mau tanya apa?" ucap kapten mempersilakan


"Kami di sana akan selamat atau tidak pak?" ucapku kepada kapten


"Mohon maaf saya tidak bisa menjawab pertanyaan itu, karena kita tidak tau apa-apa, jadi mungkin bisa jadi di antara kita ada yang mati atau bisa jadi semuanya pulang dengan selamat, jadi kuatkan nyali kalian, ini semua demi rakyat, merdeka!!!" teriak Kapten memberi semangat


"Merdeka!!!" jawab semua kadet sambil memberi hormat


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2