
Orang yang berbaju putih pun keluar dari pintu, dan dia kaget melihat kami menodongkan senjata ke arahnya, dia pun berbicara kepada kami menggunakan bahasa inggris.
"Hei, Who are you guys?"
(Hei, Siapa kalian semua?)
Kapten pun menyuruh kami menurun kan senjata kami dan dia yang menjawab pertanyaan dari peneliti tersebut.
"We are soldiers from earth, we expedition for found experiment to make food fresh"
(Kami semuanya adalah tentara dari bumi, kami ekpedisi untuk menemukan eksperimen untuk membuat makanan jadi segar)
Peneliti itu pun menjawab kami lagi.
"You english is suck, where are you comefrom?"
(Bahasa inggrismu jelek, dari mana kamu berasal)
"We are from indonesia"
(Kami dari indonesia)
"Oh, i see, you wait here, i call my leader, he is from Indonesia too"
(Oh, aku bisa lihat, kamu tunggu disini, aku akan panggil pemimpinku dulu, dia orang indonesia juga)
"Ok, you call him, we are waiting here"
(Ok, kamu panggil dia, kami akan menunggu disini)
Kami pun di suruh menunggu sama kapten, karena peneliti ini mau memanggil pimpinannya, sembari menunggu aku pun berfikir dan merasa curiga kenapa dari banyaknya ruangan, kenapa kami hanya bisa menemukan 2 orang disini, harusnya bangunan sebesar ini kami bisa menemukan lebih dari 10 orang, kemana semua orang di bangunan ini, apakah memang sedang tidak kerja, atau memang hanya 2 orang saja yang tinggal disini.
__ADS_1
Setelah beberapa lama menunggu akhirnya keluar juga pemimpin yang tadi di panggil sama orang tadi, dia memiliki tampang yang biasa dan sedikit lebih tua di bandingkan dengan orang pertama tadi dia lebih memiliki kharisma dan lebih muda.
"Selamat datang ke planet ini"
Kapten pun menjawab "Terima kasih telah menyambut"
"Anda yang memimpin disini?"
"Iya, saya adalah kapten mereka, dan nama saya adalah Abdullah"
"Perkenalkan nama saya Raja, kalian ke sini mau apa?"
"Kami kesini mau melihat penelitian kalian"
"Tenang itu bisa saya atur, saya akan memperlihatkan penelitian saya paling muktahir"
Kami pun mulai mengikuti Dokter Raja ke ruang penelitiannya, di ruang itu terdapat banyak sekali obat berbentuk pil bulat berwarna warni, ada yang berwarna merah muda(pink), ada yang kuning, dan ada berwarna biru.
"Seperti yang kalian lihat disini ada 3 macam obat, untuk membuat makanan kita tetap segar, malahan kita bisa menumbuhkan buah atau sayur secara cepat walau hanya punya bijinya saja"
"Maksudnya kita gak perlu menyiram dan menanam?" kata kapten
"Tepat sekali, jadi kita hanya perlu melempar obat ini ke bijinya, kita akan ke ruangan selanjutnya untuk melihat langsung gimana prosesnya"
Kami semua pun di bawa ke ruangan selanjutnya, disini banyak tanaman yang sudah layu dan ada juga pot kosong, mungkin saja itu untuk menumbuhkan biji buah.
"Perhatikan buah yang layu itu, aku akan lempar obat warna pink ini"
Dokter Raja pun melempar obat pink itu ke arah tanaman yang sudah layu, ketika obat itu sampai ke situ, tanaman itu langsung segar tanpa di siram ataupun di sinari matahari.
"Kalian lihat sendiri kan, semua jadi segar ketika aku melemparkan obat ini"
__ADS_1
"Benar sekali, lalu kegunaan obat biru dan kuning untuk apa"
"Kalau yang biru itu untuk menumbuhkan biji buah atau tanaman, sedangkan yang kuning untuk mengembalikan makanan yang telah dimakan"
Dokter Raja pun mencoba memperlihatkan cara kerja obat biru dan kuning, ternyata memang benar seperti yang di katakannya, obat biru bekerja untuk menumbuhkan sedangkan kuning untuk memulihkan.
"Dokter Raja, bahan apa yang kalian pakai untuk membuat ini?" kata kapten penasaran
"Kami membuat ini dengan bahan yang sangat langka dan sulit sekali mendapatnya, setahun sekali baru kami bisa membuatnya"
"Kalau begitu, kami hanya akan membawa 1 buah untuk semua obatnya, nanti kami akan menelitinya di bumi"
"Silahkan saja, kalian boleh membawanya, tapi kalian keluar dari sini gimana?"
"Maksudnya Dokter Raja gimana?"
"Jalan keluar dari planet ini tuh gak ada, gimana kalian akan membawa kembali ke bumi?"
"Tidak mungkin, pasti ada jalan keluarnya, apakah tidak bisa lewat celah itu lagi?"
"Tidak bisa itu hanya menyedot kita masuk ke dalamnya, tapi tidak bisa membuat kita keluar, yang ada malah kapal kalian akan hancur berkeping-keping"
"Mungkin itu akan kami cari sendiri lagi jalan keluarnya, sebelum itu apakah disini ada bahan bakar untuk kapal luar angkasa?"
"Ada, dan nampaknya itu bisa di pakai, kalian masuk saja di gudang penelitian di situ masih ada banyak"
"Terima kasih Dokter Raja, kami sangat terbantu"
Kapten pun menyuruh kami mengambil bahan bakar yang ada di gudang penelitian.
Bersambung
__ADS_1