Planet Terjauh

Planet Terjauh
Serangan Balasan


__ADS_3

      Kami pun menjalankan misi kami untuk menangkap Dokter Raja dan asistennya, kami pun masuk ke dalam gedung penelitian, kami masuk melalui pintu depan gedung itu, setelah kami berhasil memasuki gedung, kami pun membagi menjadi dua bagian, kelompok 1 akan pergi arah kanan dan kelompok 2 akan ke arah kiri, aku masuk ke dalam kelompok 1 yang di pimpin sendiri sama kapten sedangkan kelompok 2 di pimpin oleh asisten kapten.


      Aku bersama kelompok masuk lorong sebelah kanan, dan disini banyak sekali ruangannya, kami semua pun memutuskan untuk memeriksa setiap ruangan namun kami tidak bisa menemukan Dokter Raja, kami semua pun kembali ke ruangan awal, ketika kami kembali di tempat semula, namun kami belum melihat kelompok 2, karena kami semua merasa ada yang aneh, kami pun memutuskan untuk memeriksa ruangan yang di tuju kelompok 2, di dalamnya ternyata juga sama disini memiliki ruangan yang sangat banyak sekali namun disini semuanya berisi alat penelitian saja, tak berapa lama kelompok 2 yang di pimpin asisten kapten pun datang dengan membawa Dokter Raja.


"Kapten saya melaporkan bahwa Dokter Raja dan asistennya telah di tangkap dan dia sudah mengakui bahwa dia yang membunuh anggota kita"


"Baiklah, bawa mereka ke kapal, aku mau meminta kejelasan mengenai kejadian ini"


"Baik kapten"


Kami pun membawa Dokter Raja dan asistennya ke dalam kapal luar angkasa kami, kami mengikat kedua tangan mereka berdua dengan tali dengan sangat kencang. Kami pun memasukkan Dokter Raja ke dalam ruangan kosong karena kapten mau menginterogasi dan menggali informasi yang sejujurnya dari Dokter Raja.

__ADS_1


"Perhatian semua kadet" teriak kapten kepada kami


"Siap Kapten"


"Dengarkan semua kadet, karena Dokter Raja telah tertangkap, kalian bisa istirahat terlebih dahulu dan nantinya kalian akan di tugaskan menjaga ruangan ini secara bergantian, takutnya dia melarikan diri dan akan membunuh kita semua, mengerti!!!"


"Mengerti Kapten"


       Setelah beberapa jam akhirnya aku dan rekan kadetku yang lain menggantikanku untuk menjaga Dokter Raja yang di tahan, aku pun kembali ke ruangan tengah untuk tidur karena sangat membosankan sekali menjaga orang yang lagi di tahan, apalagi berjam-jam.


"Dor... Dor... Dor... " terdengar suara peluru yang di tembakan, tembakan itu dari arah kami kembali, kemungkinan ada yang membebaskan Dokter Raja, kami berdua pun kembali untuk memeriksa ruangan yang kami jaga sebelumnya, namun naas dua kadet yang menggantikan kami tewas terkena luka tembak, keduanya tertembak di bagian kepala.

__ADS_1


      Aku pun meminta rekanku untuk memanggil kapten untuk datang ke TKP, dan membicarakan masalah ini, karena dengan lolosnya  Dokter Raja berarti ada penghianat di antara para kadet dan aku tidak tau yang berhianat itu siapa. Tak berapa lama rekanku pun kembali dan membawa kapten ke lokasi.


"Kapten kadet kita mati ketika menjaga Dokter Raja dan pintu tahanan pun terbuka, artinya ada penghianat disini"


"Kamu bener gak mungkin Dokter Raja ada anggota lain karena dia sudah membunuh semuanya kecuali asistennya, kemungkinan besarnya ada seorang penghianat yang mungkin kenal sama Dokter Raja dan punya urusan sama Dokter Raja, sebaiknya kita mencari mereka, sepertinya mereka tidak terlalu jauh dari sini"


"Dari mana kapten tau hal itu"


"Karena darah kadet yang mati masih segar, ayo lekas kalian bersiap dan mencari mereka"


      Kapten pun menyuruh kami untuk mencari penghianat dan Dokter Raja, kami harus menemukan mereka secepatnya karena kami masih membutuhkan Dokter Raja untuk kembali ke bumi dan di tahan disana.

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2