Planet Terjauh

Planet Terjauh
Dokter Raja


__ADS_3

      Aku dan kadet lain bertugas dalam mengambil bahan bakar untuk pesawat kami, kami berdua pun pergi ke gudang penelitian, ketika kami masuk ternyata ada banyak sekali bahan bakarnya, bahan bakar di gudang malah cukup untuk kami sampai di bumi, namun dari sini aku mulai curiga, karena ada yang janggal dengan tempat ini, sepanjang kami berjalan menuju gudang, tidak ada satupun peneliti lain yang ada di gedung ini.


      Yang membuat aku semakin curiga ialah kenapa Dokter Raja tidak pulang padahal bahan bakar disini banyak sekali, dan juga kapal luar angkasa yang dia punyakan ada di belakang gedung ini, aku mesti mencari tau ada apa disini, dan rahasia apa yang tersimpan di tempat penelitian ini.


      Kami berdua pun kembali membawa bahan bakar kapal luar angkasa menuju ke kapal kami, semua kadet lain pun di suruh mengambilnya karena banyak sekali dan kami tidak sanggup mengangkutnya jika hanya berdua saja.


      Setelah semua bahan bakar kami bawa dari gudang menuju kapal kami, kami semua pun kelelahan dan kapten menyuruh kami untuk istirahat, kami pun memutuskan untuk tidur di bangunan penelitian dan ada juga sebagian yang di kapal untuk berjaga supaya kapal tidak ada yang merusaknya.


      Aku sendiri memutuskan untuk tidur di bangunan itu supaya bisa menginvestigasi bangunan ini, karena dari awal aku sudah curiga sama pemilik bangunan ini, karena aneh saja masa' yang tinggal disini hanya mereka berdua dan tidak ada orang lain lagi, dan juga mereka kok bisa membangun bangunan sebesar ini, padahal bangunan seperti ini butuh pekerja yang tidak sedikit. Dari situlah aku mulai curiga sama peneliti itu.


      Aku memulai investigasi dengan mencoba mengelilingi bangunan siapa tau bisa menemukan sesuatu yang berharga, ketika aku mengelilingi bangunan yang aku lihat hanyalah kaca saja, kacanya hanya satu arah saja, aku bisa melihat diriku di kaca tersebut.


       Aku pun mencoba meneliti ke luar gedung, dan coba melihat pesawat milik Dokter Raja, anehnya kapal luar angkasanya memiliki nama yang sama dengan kami yaitu optinel 01, aku pun mencoba masuk ke dalam kapal angkasanya, dan ternyata di dalamnya sangat sama persis dengan pesawat kami walau sedikit lebih tua, mungkin karena generasi pertama.


      Aku pun melihat sesuatu yang mungkin bisa di jelaskan sama Dokter Raja, kenapa dia bisa ada difoto ini, apakah dia penjelajah juga, dan kemana semua penjelajah disini. Aku mesti menanyakan kepada Dokter Raja.


      Aku pun mengambil foto dan keluar dari kapal tersebut, aku pun buru-buru pergi menemui kapten untuk memberitahu dia mengenai ini. Setelah ketemu sama kapten aku pun memperlihatkan foto tersebut dengan dia.

__ADS_1


"Dari mana kamu mendapatkan foto ini?" kata kapten bertanya


"Dari kapal angkasa milik Dokter Raja kapten"


"Kita mesti menanyakan ini kepadanya soalnya dia gak pernah cerita soal ini"


     Kapten pun langsung menemui Dokter Raja untuk mendapat kejelasan tentang foto tersebut.


"Ini foto kamu kan, kamu penjelajah seperti kami?"


"Kenapa kamu tidak cerita masalah ini ke kami?"


"Karena itu hanya masa laluku, yang tak mau aku ceritakan"


"Lebih baik kamu ceritakan kepada kami, agar kami bisa mempercayai kamu!"


"Baiklah akan aku ceritakan"

__ADS_1


       Cerita ini bermula 20 tahun yang lalu, semenjak pemerintah mengadakan sayembara untuk mengirim penjelajah ke luar bumi, ekspedisi ini untuk mendapatkan makanan segar supaya bisa memberi makan masyarakat di Indonesia.


      Karena kami adalah yang pertama dari Indonesia, kami tidak tau tentang luar angkasa, makanya pemerintah menyewa orang luar untuk menjadi kapten kami, yaitu kapten george.


       Kami menjelajah ke planet yang belum pernah dikunjungi oleh manusia, namun ada kejadian yang tak mungkin bisa diulangi lagi, ada lubang hitam atau biasa disebut black hole yang menyeret kami masuk ke dalamnya dan kami semua pun terdampar disini.


       Kami disini sudah memakai berbagai cara untuk keluar dari sini, namun semuanya gagal makanya kami menetap disini, karena iklimnya hampir sama dengan bumi, kami tinggal cukup lama disini sekitar 10 tahun, namun ada kejadian yang tak di inginkan, ada pengkhianat di kapal yang membunuh kami satu per satu termasuk orang yang sangat aku cintai yaitu istriku. Aku pun membalas pengkhianat itu dan membunuhnya makanya sisa kami berdua saja disini.


"Berarti asisten kamu itu merupakan kapten kamu yang dulu, kenapa kamu jadikan asisten, dia itu pimpinanmu?"


"Bukan aku yang menjadikan diriku sendiri pimpinan, tapi dia yang membuat aku jadi pimpinan disini"


"Kalau begitu ceritanya kami percaya"


Kapten dan aku pun keluar dari ruangan Dokter Raja walaupun aku masih tak percaya sama dia karena aku masih janggal mendengar cerita dia, aku pun tetap akan menyelidikinya.


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2