Planet Terjauh

Planet Terjauh
Keluar


__ADS_3

Ketika terdampar kami membangun tempat penelitian, kami meneliti tanah di planet ini. Lalu kakakku Raja menemukan obatnya terlebih dahulu, namun dia tidak berani membuatnya karena bahannya menggunakan manusia. Akhirnya aku rampas dan membunuh asistenku dan ku jadikan bahan obat tersebut.


Dan ternyata berhasil, tapi jika aku tunjukan hasil penelitian ini, makanya aku di tuduh menggunakan penelitian kakakku. Jadi aku membuat seolah bukan saya yang mencurinya yaitu dengan membunuh lalu aku membuat pembunuhan itu seakan-akan dia bunuh diri.


Tapi saat itu ketahuan juga, pada akhirnya aku membunuh semua rekanku, termasuk ayah dari pacarmu...


"Jangan bahas itu lagi nanti kamu akan kubunuh disini!!!" Mike Marah sama Jack


"Baiklah, mungkin hanya itu saja sih ceritanya"


"Menurutmu apa yang akan dilakukan pemerintah jika menggunakan obat yang berbahaya itu?"


"Mungkin mereka mau membuat ulang bumi, supaya mereka bisa tinggal di bumi lagi"


"Kalau seperti itu, dimana hati nurani mereka, masa' mereka tega membunuh warganya sendiri?"


"Aku tega, karena menurutku manusia memang gak berharga, karena manusia adalah primata paling kejam, dia memangsa semua binatang yang ada di bumi" jawab Jack


"Jack apa tidak ada cara menghentikan ciptaanmu ini?"


"Gak ada, sekali aktif dia akan terus bergerak sampai tak tersisa sama sekali"


"Terus bagaimana cara menghentikannya?"


"Tenang saja, obat itu ada di dalam koper besi, disitu aku beri waktu untuk pengaktifan"


"Dimana kopernya?"


"Kalau gak salah pemerintah sudah membawanya ke bumi semalem"


"Gimana ini?, perlu waktu lama untuk mengejarnya"

__ADS_1


"Kenapa gak minta bantuan dari bumi, biar di bawa kesini?"


"Benar juga, di bumi kan ada kapal optinel yang cepat"


"Jack, kamu ikut aku, kita keluar dari sini?"


"Kenapa?, aku lebih betah berada disini, lagipula kalau aku keluar dari sini pemerintah pasti membunuhku"


"Di koper itu ada sandinya kan?, kami mau meminta sandi untuk non aktifkan alatnya"


"Kalau itu gak perlu repot, aku akan beritahu kamu, sandinya adalah 74KC2474"


"Bisa di ulang, kalau bisa lebih dekat biar temenku bisa mencatatnya"


Dokter Jack pun mengulang lagi menyebutkan sandi koper untuk non aktifkan obat pemusnah yang di bawa pemerintah.


"Tio, sudah kamu rekam semua yang di katakan?"


"Iya, sudah semuanya, dan sebaiknya kamu keluar dari situ, karena penjaga sipir lain sudah menyadarinya"


"Baiklah, ikuti intruksiku"


Mike pun mengikuti intruksi yang di berikan oleh Tio. Mike pun mulai bergerak ke depan menuju pintu keluar area 7. Setelah melewati itu Mike menuju ke sebelah kanan, lalu ada simpang lagi dan Mike menuju ke arah kiri lagi.


Setelah melewatinya, Mike di tuntun masuk ke ventilasi udara yang ada di sebelah kanannya. Mike pun masuk ke dalam dan merangkak lurus ke depan. Di dalam ventilasi terdapat simpang lagi, Mike pun di suruh ke arah kanan. Setelah itu Mike ketemu jalan buntu yang di pasangi kipas angin.


"Ini bener jalannya, kok buntu gini?"


"Ini bener, kipas itu kamu tendang saja"


"Baiklah, aku akan coba"

__ADS_1


Mike pun menedang kipas itu dengan sekuat tenaga, dalam percobaan pertama, Mike gagal lalu dia mencoba kembali namun tetap tak berhasil. Dan dia pun mencoba ketiga kalinya dan tetap tak berhasil.


"Ini gimana sih, katanya mudah menendangnya, kok gak bisa-bisa?"


"Kamu ada bawa obeng?"


"Ada, memangnya buat apa?"


"Di tengah kipas itu kan ada sekrup, di putar saja!"


"Kenapa gak bilang dari tadi?, susah payah aku nendangnya dan gak bisa-bisa"


Mike pun membuka sekrup yang terpasang di kipas itu. Setelah itu kipas itu pun terlepas, Mike pun melanjutkan perjalanannya ke arah depan. Ketika sampai di arah cahaya, Mike tak menyangka ternyata Tio mengarahkannya ke tempat pembuangan kotoran.


"Tio, ini tempat apa?"


"Tempat pembuangan limbah"


"Kenapa ada kotoran manusia disini?"


"Kotoran itu kan juga limbah"


"Tio, kenapa kamu berfikir aku akan masuk ke dalam situ?"


"Karena kamu kan seperti rambo yang berani menghadapi apapun"


"Aku bukan rambo Tio, kenapa kamu mengambil jalan ini?"


"Karena seru melihat kamu masuk ke dalamnya...hahaha...." Tio tertawa lepas


"Kalau nanti aku keluar dan sampai ke sana, aku akan menghajarmu"

__ADS_1


Tio pun berhenti tertawa dan malah menelan ludahnya. Karena dia takut akan ancaman yang di berikan Mike.


Bersambung


__ADS_2