
Aku terbangun dari tidurku gara-gara suara ribut dari alarm kapal yang di bunyikan sama kapten, ini menandakan bahwa keadaan bahaya sedang terjadi, Aku pun segera bangun lalu pergi ke luar kapal angkasa kami karena kapten berada disana untuk memberikan informasinya.
Semua kadet pun sudah berada di luar termasuk aku yang juga sedang berbaris dan menunggu informasi yang akan kapten bicarakan, disini kapten mengatakan bahwa 1 orang kadet telah menghilang, kami semua di tugaskan untuk mencari kadet yang hilang entah kemana. Dari situ aku sudah yakin bahwa ada sesuatu yang gak beres dari Dokter Raja, soalnya masih banyak misteri yang belum terpecahkan di planet ini.
Kami semua pun di beri instruksi untuk mencari kadet yang hilang, kami di bagi menjadi 2 barisan, 7 orang mencari di dalam bangunan penelitian dan 6 orangnya lagi mencari di sekitar bangunan, aku masuk kelompok yang pencariannya di dalam bangunan, ini merupakan kesempatan aku untuk mengetahui rahasia yang mungkin ada di dalam bangunan itu. Aku dan kadet lain membuka setiap ruangan yang ada namun tidak menemukan kadet yang hilang.
Aku pun berfikir jangan-jangan kadet ini di sembunyikan di dalam sebuah kaca, karena kaca ini merupakan kaca 2 arah, di setiap ruangan yang kami periksa memiliki kaca ini, aku pun meminta rekan kadet lain untuk memecahkan kaca 2 arah itu, dan benar saja ternyata ada ruangan lain di balik kaca yang di simpan di setiap ruangan, kami semua pun memutuskan untuk menghancurkan semua kaca yang ada di semua ruangan, kami membagi menjadi 3 biar pencarian akan lebih cepat.
Setelah kami berdua mencapai ruangan terakhir, akhirnya kami berdua bisa menemukan kadet yang hilang, namun sayangnya dia sudah tidak bernyawa, dia mengeluarkan banyak darah karena di tusuk dari depan, yang membuat aku heran adalah lehernya menghitam. Aku pun memeriksa lehernya dan ternyata ada luka yang di sebabkan suntikan suatu cairan nampaknya cairan ini yang membuat dia gak bisa bergerak lalu di tusuk sama pembunuhnya. Nampaknya ini kasus serius dan kami harus memberitahukan kapten.
__ADS_1
Setelah selesai menginvetigasi korban, kami berdua pun keluar dari ruangan itu, dan aku mengintip terlebih dahulu dari balik pintu dulu takutnya Dokter Raja dan kaki tangannya berada dekat situ. Setelah aku melihat di kiri dan kanan jalan, ternyata tidak ada seorangpun lalu kami keluar dari ruangan itu namun setelah berjalan beberapa langkah kami melihat dokter raja, karena kami takut untuk menghadapinya, kami memutuskan untuk lari dari dia.
Aku dan rekanku kabur dari Dokter Raja yang mengejar kami, nampaknya kami akan di bunuh karena mengetahui keberadaan teman kami yang mati. Aku dan rekanku berusaha untuk lari dan sembunyi dari Dokter Raja namun dia selalu mengetahui keberadaan kami, padahal aku tidak melihat CCTV yang ada di ruangan tempat kami sembunyi, aku pun iseng melempar batu di kaca yang ada di ruangan, kaca itu pun pecah berkeping-keping dan memunculkan kamera di dalamnya. Ternyata dia menyembunyikan kamera di balik kaca yang ada di lorong ini juga.
"Pantesan dia tau keberadaan kita, dia menyimpan kamera di balik kaca" kata patnerku
"Bukan itu masalahnya, kita ini mestinya mencari cara supaya tidak kelihatan di kamera"
"Hei, gimana kalau kita lewat situ saja?"
__ADS_1
"Ok, tapi gimana cara naiknya?"
"Kamu gendong aku, nanti aku tarik kamu kalau aku sudah berhasil masuk ke ventilasi"
Akhirnya kami pun menjalankan ide kami, aku pun di bantu sama rekan kadetku untuk masuk ke dalam ventilasi udara, dia menjadi batu pijakanku untuk mencapai ventilasi, setelah lama mencoba akhirnya aku pun berhasil mencapai ventilasi dan mulai memasukinya. Setelah itu aku mengulurkan tanganku ke bawah agar aku bisa menarik temanku yang masih ada di bawah.
Setelah kami berhasil memasuki ventilasi, kami pun mulai merangkak melalui ventilasi udara, kami sangat kesulitan untuk mengetahui arah dari ventilasi ini, karena di sini sangat gelap sekali, aku sampai gak bisa melihat apapun di depanku. Kami pun mencoba untuk belok karena di depan sudah gak bisa di lewati karena ada kipas, kami pun mencoba lewat arah kanan, ternyata di depan ada sedikit cahaya yang memancar.
Ketika kami mau mendekati yang kami lihat hanyalah tulisan tangan Dokter Raja, ternyata itu ruangan yang kami temukan adalah ruangan rahasia Dokter Raja, mungkin di sini aku bisa menemukan petunjuk mengenai cara membuat obat sama cara keluar dari sini.
__ADS_1
Bersambung