
"Kalian berani menyerangku, coba kalian lihat ruangan yang ada di belakangku?"
"Ruangan apa itu?"
"Itu ruangan Kapten Abdul, kami menyekapnya dan akan membunuhnya jika kalian menyerang"
"Kamu mau apa supaya bisa membebaskan Kapten Abdul?"
"Kami mau keluar dari sini, lalu kabur dan pergi dari sini menuju bulan"
"Baiklah, aku setuju tapi kalian bebaskan dulu dia"
"Tidak bisa, harusnya aku dulu"
Mike pun menyuruh pasukannya untuk memberi jalan pimpinan dan semua jajaran Indo Sentinel. Pimpinan dan jajarannya keluar dari markasnya dan berlari keluar dari markas. Setelah itu Mike pun membuka ruangan yang terkunci itu dan ternyata itu memang Kapten Abdul.
"Kapten kamu tidak apa-apa?"
"Tidak, sebaiknya kita pergi dari sini, karena...uhuk...uhuk..."
"Karena apa Kapten?"
__ADS_1
"Karena bangunan ini akan di ledakan"
Mike pun memerintahkan pasukan untuk mundur dan keluar dari markasnya. Mike dan Tio pun membantu Abdul untuk keluar dengan memandunya sampai ke pintu gerbang.
Ketika mau sampai di depan pintu gerbang, Kapten melihat bahwa pintu itu akan roboh dan membuat Mike dan Tio akan terjebak.
"Mike, tinggalkan aku disini, kalian berdua cepat keluar dari sini!!!"
"Tidak bisa, kami tidak bisa meninggalkanmu mati disini"
"Aku hanya jadi beban kalian saja, lebih baik kalian pergi"
"Kapten, gimana dengan Cantika, apa Kapten tega ninggalin dia?"
Mike pun berusaha untuk menyingkirkan batu-batu yang menghalangi namun Tio langsung menahannya. Terlihat air mata Mike jatuh ke tanah.
"Mike, jangan sedih lagi, kita harus mengejar pimpinan Indo Sentinel sebelum mereka kabur"
Mike tetap menangis dan menatap ke bawah sementara, setelah itu dia langsung berdiri dan tetap melanjutkan misi menangkap pimpinan Indo Sentinel.
"Ayo kita kejar mereka!!!" teriak kepada Mike kepada pasukannya
__ADS_1
Mike dan pasukannya langsung pergi mengejar pasukan Indo Sentinel yang kabur dari markasnya. Setelah mereka pergi dari situ terdengar ledakan dari markas Indo Sentinel. Yang membuat Mike semakin bersedih karena Kapten tidak mungkin bisa selamat dari ledakan tadi.
Setelah lama mengejar, akhirnya pasukan Mike melihat pimpinan Indo Sentinel yang mau kabur menggunakan kapal angkasanya. Mike dan pasukannya menembaki kapal angkasanya namun tidak berhasil. Mereka berhasil lolos, dan Mike merasa gagal karena tidak menangkap mereka.
Tak berapa lama, datang kapal angkasa penumpang antar planet. Lalu turunlah pilot yang dia kenal itu. Dia pun menyuruh Mike naik untuk mengejar pimpinan Indo Sentinel. Ketika Mike sudah mau masuk ke pesawatnya.
"Mike!!!" teriak Tio, Mike pun membalikkan badannya
"Aku akan tetap disini untuk menjaga Mars, kamu pergilah menangkap pimpinannya!!!"
Mike pun melambaikan tangannya ke arah Tio. Setelah itu Mike masuk ke dalam pesawat angkasanya dan duduk di kursi co-pilot. Kapal angkasa itu pun pergi dari Mars untuk mengejar kapal angkasa pimpinan Indo Sentinel itu.
Berangkatlah Mike dari Mars menuju Bumi untuk menghentikan pimpinan Indo Sentinel yang kabur. Tak berapa lama Mike melihat kapal angkasa pimpinan itu. Mike mulai mendekati kapal angkasa itu. Setelah di kira sudah dekat, Mike menembak kapal angkasa itu dan tergores sedikit.
Kapal angkasa itu pun membalas menembaki Mike, Mike mencoba menghindari tembakan dari mereka. Namun ketika tembakan terakhir Mike tidak bisa menghindar dan terkena tempat bahan bakar kapal angkasanya. Namun Mike tidak menyerah, Mike mencoba menembak juga dan membidiknya supaya tepat terkena tempat bahan bakarnya juga.
Mike pun melepaskan tembakan dan mengenai kapal angkasa itu dan membuat dia juga terjatuh karena kehabisan bahan bakar. Lalu kedua kapal angkasa Mike dan Pimpinan Indo Sentinel mendarat di bulan.
Ketika kedua kapal angkasa sudah mendekati bulan. Kapal angkasa Pimpinan itu hendak menabrak kapal angkasa milik Mike. Dan benar saja tabrakan itu tidak bisa di hindari sama Mike yang membuat pendaratan yang dilakukan Mike tidak mulus. Kapal angkasa Mike jadi menabrak bebatuan di bulan dan terseret lumayan jauh.
Tak berapa lama kapal angkasa Mike pun akhirnya berhenti. Mike pun lalu keluar dari kapal angkasanya dan mendatangi kapal angkasa pimpinan dengan membawa senjata.
__ADS_1
Bersambung