Planet Terjauh

Planet Terjauh
Mars


__ADS_3

"Semuanya harap tenang dan jangan terlalu takjub, karena kita akan menaikkan kecepatan menuju Mars" kata kapten kapal


"Baiklah" jawab semua penumpang


Kapten pun mempercepat laju kapal angkasanya. Kecepatannya cukup cepat sampai-sampai bulan terlewat sekerlip mata. Walau begitu cepat, akan tetapi kecepatannya tidak sampai membuat kami merasa terdorong dan tertekan.Mungkin kapal ini sudah di lengkapi alat yang bisa menghilangkan efeknya.


Setelah sekitar 1 minggu, akhirnya kami sampai di Mars. Kemampuan kapal ini hampir sama dengan optinel generasi pertama pantesan harganya menuju Mars murah, mereka memakai barang bekas generasi pertama. Padahal kapal ini hanya ada 1 saja waktu itu dimana mereka mendapatkannya. Apakah pemerintah memang membuat kapal cadangan 1 lagi dan mereka jadikan alat transportasi.


Nampaknya aku memang harus menyelidiki pemerintah secara diam-diam, ada yang gak beres dari pemerintah. Sepertinya aku akan lama berada di Mars.


******


Kami pun sampai di Mars dengan selamat. Mike pun lalu mencari tempat tinggal sementara di Mars. Suasana di Mars cukup berbeda di bandingkan Bumi, disini tanahnya hijau di tumbuhi rerumputan dan pepohonan yang rindang. Sama persis dengan keadaan Bumi saat dulu, padahal Mars dulunya planet yang gersang gak ada apa-apa, tapi sekarang bisa berubah seperti ini. Apa yang sebenarnya terjadi.


Padahal sewaktu aku menuju planet terjauh itu, aku tidak melihat planet ini hijau, padahal aku melintasi planet Mars ini. Atau ini karena efek anti global warming yang di pasang di tempat ini. Nampaknya alat ini sudah di buat ulang untuk mengelabui orang dari Bumi. Tapi kenapa harus di tutupi, apakah mereka takut Mars tidak cukup menampung, atau ada rahasia di balik ini semua.


Karena Mike baru pertama kali ke Mars, Mike agak kesulitan menemukan penginapan disini. Kebetulan ada orang di depannya, dia pun memberanikan diri bertanya.


"Mister, do you know where hotel in here?"


"Apa kamu bilang?" Mike tak menyangka yang di tanya ternyata orang indonesia


"Saya cari hotel, hotelnya ada dekat sini atau tidak?"


"Iya ada, kamu tinggal lurus, terus belok kanan"


"Makasih ya pak"


"Iya sama-sama, kamu pendatang dari Bumi ya?"

__ADS_1


"Iya baru sampai tadi pak"


"Hati-hati ya"


"Iya pak tenang saja"


"Apa sih maksud bapak itu tentang hati-hati" tanya Mike dalam hatinya.


Setelah lama mencari Mike pun menemukannya, Mike kemudian masuk ke penginapan itu dan Mike pun memesan kamar di selama 1 bulan. Setelah dapat kamar untuk menginap, Mike langsung pergi ke luar untuk mencari informasi tentang pemerintah walaupun Mike belum tau harus mencari kemana.


Mike pernah mendengar rumor tentang distrik 29, yang katanya ada yang menjual informasi penting dan rahasia dari pemerintah. Lalu Mike pun pergi ke kenalannya yang mengetahui tempat itu. Mike menuju rumahnya, yang kebetulan tidak terlalu jauh dari tempatnya menginap. Tak berapa lama sampailah Mike ke rumahnya, walaupun lebih seperti kontrakan.


Mike pun mengetok pintunya, tak berapa lama ada kenalannya yang membuka pintu. Dan tak di sangka, dia banyak berubah selama di Mars. Tubuhnya membesar, padahal dulu dia kurus sekali seperti pencil.


"Halo, ini apa benar rumahnya Tio?"


"Lo beneran Tio, kok berubah besar gitu?"


"Aku banyak bermalas-malasan selama di Mars, ngomong-ngomong lo Mike kan?"


"Iya Mike teman masa kecil lo"


"Sorry sorry, gue hampir gak ngenalin lo"


"Harusnya gue yang gak ngenalin lo, lo banyak berubah"


"Buruan masuk, nanti kita ketahuan pemerintah karena memakai bahasa lama"


"Oh, iya aku lupa" Mike masuk ke rumah Tio

__ADS_1


Setelah masuk ke rumah Tio, Mike menduga isi rumahnya akan berantakan, tapi ketika masuk dan melihat semuanya ternyata gak sesuai dugaan Mike, ruangan rumahnya rapi banget.


"Kenapa ruangan lo rapi banget?"


"Hebat kan, gue gitu loh"


"Padahal lo kan dulu orangnya sembarangan"


"Itu dulu sekarang gue berubah"


Tiba-tiba ada seorang wanita yang keluar dari pintu kamar dan melihat kami, wanita ini cantik sekali dan seperti semuran dengan Mike dan Tio.


"Tio, lo sudah bersihkan piring di dapur?"


"Ehh...belum sayang, nanti saja ada tamu"


"Itu siapa lo Tio?" tanya Mike


"Itu istri gue, dia galak banget" jawab Tio


"Jadi lo rapi gini karena di paksa sama istri lo"


"Iya, dia gue yang nyuruh kalau kagak sudah seperti kapal pecah di buatnya" jawab istrinya


"Maaf sayang, gue janji akan bersihkan"


"Ok, cepat bersihkan piringnya sana buruan!!!" Bentak istri Tio


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2