
"Nath..."
"Ya, Hana?"
"Aku boleh ikut klub basket gak?"
"Gak... Banyak cowok."
"Kalau teater?"
"Gak juga."
"Kenapa?"
"Nanti disuruh adegan yang deket-deker sama cowok. Kadang pegangan lagi."
"Hem..." Hana menarik nafas panjang. "Kalau korean dance gimana? Boleh ya!ya!ya! Cowoknya pasti dikit, terus biasanya ngedancenya gak campur cewek sama cowok. Gimana?"
"Gak... Nanti kamu kurus."
Ada saja alasan Nathan agar Hana tidak terlalu banyak kegiatan. Agar Hana bisa terus-terusan berada dibawah ketiak Nathan alias setiao hari harus selalu bersama sampai-sampai terkadang Hana bosan.
"Dasar posesif! Huh!" pekik Hana.
"Posesif kamu bilang?" Nathan membesarkan pupilnya.
"Iya! PO—SE—SIF!"
cup!
Nathan mencium bibir Hana.
"Tuh kan! Posesif!"
Cup!
Nathan mencium bibir Hana lagi.
"Ih Nath—"
Cup!
Cup!
Cup!
Cup!
Nathan mencium cepat bibir Hana berkali-kali agar gadis itu berhenti menyebutkan posesif. Walaupun bagi Nathan bersikap posesif itu baik, namun dia sungguh tidak ingin menjadikan posesif itu sesuatu yang buruk.
"Posesifku masih dibatas wajar. Masih punya alasan. Memangnya aku pernah larang kamu pergi liburan kerumah orang tua kamu? Pernah gak aku larang kamu buat ketemu sama Yura? Pernah gak aku larang kamu buat pergi berdua sama kakak kamu? Kamu mau liburan sendiri ke negeri antah berantah juga aku biarin. Asaaaaal...."
"Asal apa?"
"Aku ikut. Hehehe"
"Huh dasar!"
"Aku cuma gak mau kamu pergi sendirian. Aku gak mau kehilangan orang yang aku sayang lagi." jelasnya.
Bukan tanpa sebab Nathan menjadi sangat posesif. Kepergian ibunya saat itu membuat Nathan terpukul. Dia membiarkan ibunya pergi sendirian padahal dia bisa menemani.
"Nathan, mama mau ketoko baju bayi. Kamu dirumah aja, ya?" tanya mama Nathan.
"Iya ma." teriak Nathan yang sibuk main PES.
Padahal biasanya setengah mati Nathan meminta untuk ikut menemani ibunya. Entah kenapa kali itu dia tidak mau. Rasa sesal dalam dirinya tak pernah hilang sampai saat ini. Dia tidak ingin ditinggalkan sendirian lagi.
__ADS_1
"Kamu gak suka aku begini?" tanya Nathan.
"Suka sih...tapi..."
"Pakai tapi..."
Hana memeluk Nathan dan menyembunyikan kepalanya didada Nathan.
"Jangan sering-sering ya..." bisiknya.
•••
Nathan bertekad untuk mengurangi keposesifannya. Dia sudah hampir tidak pernah melarang Hana dalam hal apapun. Bahkan membiarkannya jalan dengan Nary. Namun saat itu juga Hana merasa sedih. Dia merasa ada yang hilang dari hidupnya. Merasa Nathan sudah mulai bosan dengannya.
"Sayang... Aku pergi pulang kampunya bareng Nary boleh gak?"
"Boleh aja kok."
"Kalau duduk sebelahan sama Nary, juga boleh?"
"Iya boleh. Yang penting kamu ingat kalau kamu punya aku."
"em... Besok aku mau ikut main-main basket ya."
"Mau aku anterin?"
"Nathan...kamu jujur sama aku."
"Iya Hana... Kenapa?"
"Kamu mulai bosan ya sama aku?"
"Ha? Engga lah..."
"Terus kenapa aku gak pernah lagi dengar kata 'Gak boleh' kamu?"
Nathan bangkit dari kursinya.
"Yha...beginilah hidup... Kadang kita diatas kadang kita dibawah, alias, kemarin aku posesif kamu marah, sekarang aku biarin juga salah. Emang ya perempuan selalu benar."
Hana langsung memeluk Nathan dari belakang. Pelukannya sangat erat.
"Hadu...gemesnya aku sama pacar aku sendiri. Untung cuma satu. Kalau banyak bisa gaswat."
"Emang kamu niatnya mau berapa banyak?"
"Banyak lah. 7 kalo bisa. Tiap hari bisa ganti-ganti."
"Yaudah aku pasang jurus sarenggannya naruta dulu ya." Nathan menutup matanya dan mulai memperagakan gaya jurus sarenggannya naruta. "Bener nih cuma 7?" dia mengintip.
**Terima Kasih sudah baca POSESIF NATHAN.
Gak nyangka udah berada diujung cerita. Terima kasih buat yang udah ngasih like dan komentar positif. Aku sayang kalian.
Jangan lupa share cerita ini ke grup wa, ke facebook dan seluruh sosial media kamu. Pakai hashtag #PosesifNathan ya.
Nanti bakal gak aku kasih apa-apa. Wkwkwkwkwkkwkw
Daftar novel skyhangs bisa dicheck di akun ini.
•Forever Love
•My Boy vs My Boss
•Room Mate
• FILOSOFI'S SOLAR SYSTEM (Coming soon)
__ADS_1
•Asmaraloka dan Revan (Upload minggu)
•Nathan Dermawan•
•Hana Olivia
•Hansol Nary Chwe
•Susan Mary Chwe
•Deryl
• Susan
• Haris
•Andre
• Gilang
•Yura
•Gema
•Revan
•Hyuna
PROMOSI NEXT NOVEL
JUDUL: FILOSOFI'S SOLAR SYSTEM
GENRE: FICTION (X1 + IZ*ONE)
**
__ADS_1