
hari Senin yg heboh di sekolah sejak memasuki pekarangan sekolah Sekar dan Kaka menjadi pusat perhatian pasalnya wajah kak Ray yg misterius tertutup helem, mereka beranggapan bahwa Sekar dial Atar oleh sang kekasih.
setelah motor berheti kak Ray melepas helem yg menutupi wajah tampannya, suasan mendadak menjadi bisu, Sekar yg menyadari kecanggungan ini memutar mata malas dan berjalan mendahului.
"kar mau kemana tunggu Kaka"
kakak....wahhh ternyata kakaknya Sekar cakep banget mau dong jadi ceweknya. ucap salah satu teman seangkatan Sekar
sembarangan yg w tau kakak Sekar udah ada yg menikah, gua pernah liat Kaka laki-laki yg satunya dia masih mahasiswa, berarti yg ini udah nikah.
klo gitu gua mau deh jadi yg kedua. sambunya lagi dan mendapatkan toyoran dari teman temannya
"kakak langsung aja ke kantor Sekar mau ke kelas" timpa Sekar seraya menjauh menuju kelas
tok..tok..tok
kak Ray mengetuk pituk ruang kepsek yg sudah terbuka
__ADS_1
"permisi, saya walinya Sekar anak Xl IPA 2" sapa kak Ray
"oh iya silahkan masuk,,, ada yg bisa saya bantu" seraya mengulurkan tangan untuk berjabat tangan
"begini pak rencanya Sekar mau di pindahkan ke Padang ikut dengan Kaka perempuannya disana"
pak kepsek hanya mengangguk anggukan kepala sambil mendengarkan penuturan kak Ray, kak Ray pun menjelaskan secara detai tentang kepindahan Sekar.
"begini pak, saya tidak bisa asal memberi keputusan untuk memenuhi ke inginan bapak, karna sangat suasah mengeluarka siswa yg baik baik apa lagi semester 1 saja belum di laksakan, apa tidak sebaiknya menungu semester 1 selesai pas pembagian rapot bapak bisa langsung mengurus surat pindahnya" ucap pak kepsek menjelaskan.
"oh begitu ya pak baik kalau seperti itu, saya akan menunggu sampai semester 1, trimakasih atas waktunya"
"kar itu kak Ray bukanya" unjar sesil yg mana mereka sedang duduk di depan kelas. Sekar yg mendengarpun langsung mengalihkan pandangannya langsung menciri sosok kak Ray, dan berali menghampirinya tanpa membalas ucapan sesil.
"gimana kak apa bisa secepatnya pindah atau harus menunggu"
kak Ray menatap Sekar dengan tatapan menelisik.
__ADS_1
"apa kamu ingin secepat itu untuk pergi"Sekar menunduk tak ingin menjawab"pak kepsek bilang kamu harus menyelesaikan satu semester dulu baru kamu di izinkan untuk mengurus perpindahan"
Sekar mengakat kepalanya dan menatap kakak ya senyumnya pun ikut terbit, kak Ray yg ikut mentap sekar pun menyadari satu, bahwa Sekar melakukan ini penuh dengan keterpaksaan, ka Ray menatap iba dan mengelus kepala Sekar dengan sayang.
"Kaka langsung pulang ya, belajar yg benar, ini ada sedikit pegangan untuk mu" kak Ray mengeluarkan 2 lembar uang merah
"iya kak trimakasih dan hati hati di jalan kak"
suasa hati Sekar mendadak membaik
setidaknya masih ada beberapa bulan untuk aku bisa menikmati kebersamaan dengan teman-temanku. seyum di wajah Sekar tampak mengembang
"kenapa Lo senyum-senyum sendiri kar?"
Sekar menggeleng dan menyentuh pindah sesil dan mengajak kedalam kelas.
"ich gaje bgt di tanya malah senyam seyum Mulu, btw kakak Lo ngapain ke sekolah tumben banget , mana ganteng banget lagi..hahhaha"
__ADS_1
"jangan jangan Lo naksir lagi sama hot Dady" bahahahhaa mereka berdua tertawa pasalnya sesil memang mengetahui bahwa kak Ray sudah menikah dan mempunya satu orang putra.