Pria Impian

Pria Impian
jodoh jodohan


__ADS_3

saat semua sudah selesai mengerjakan kuis kimia Harini, kelas Sekar dan sesil lach yg duluan beristirahat. Sekar dan sesil menunggu 2 temanya yg di kelas berbeda di kantin.


selang beberapa saat Sekar dan sesil duduk di kantin tak lama Ijah dan Riska menghampiri mereka.


"lanjut cerita yg tadi ka" todong Sekar penasaran


"sabar donk, gue pesen makanan dulu cacing cacing dalam perut gue udah kelaparan nich" jawab Riska sambil melangkah mencari jajanan.


" emang ada apa lagi sich sil, sama kalian kayanya banyak yg gue ga tau deh perasaan" tanya Sekar kepada sesil


sesil hanya tersenyum mendengar pertanyaan dari Sekar yg kepo banget.


"dich di tanya malah senyam senyum...gaje Lo"


Riska yg mencerita semuanya tentang kedekatan 3 temanya dengan gengannya kak Ray bahkan Riska sendiri sedang dekat dengan kak Aziz yg notabennya ketua Pramuka sekolahnya. begitu pun dengan sesil yg sedang di jodohkan dengan kak Rosid, tapi melihat raut wajah sesil telihat tidak setuju dengan keputusan ke dua temanya.


"tau ga kar, sepertinya ka Ray menaruh hati dengan mu kar, dari cara dia menatap pun berbeda denganmu"


"WHAT...ga mungkin dia mah emang kesemua cewe gitu selalu memberi perhatian lebih, lagian gue udah ada Brian, gak yaa... gue tipe setia bos"

__ADS_1


"alaahh...cowo loe di ujung Berung juga ga bakal tau Lo selingkuh" Sekar menatap tajam ke pada Riska. "ampun Bosque"


"lagian gua aneh yaa...kenapa kalian maen jodoh jodohan gini sich ga lucu tau, masa maksa makasa orang suruh jadian sama sini situ" sambung Sekar penuh protes.


"kan biar enak klo jalan kar berpasangan"


"cih.." Sekar memicingakan mata kepada Riska


"kemaren malem gue di telpon sama Benk Loch " ucap sesil yang sedari tadi diam saja kini membuka suara dengan membuat Riska dengan Ijah terkejut, Sekar tak terkejut karna dia pun menerima TLP yang sama.


"ngapai Benk TLP loe, dia itu ternyata sahabat dari kak Ray dan kak Rosid Loch dari dulu mereka SMP" Riska menanggapi ucapan sesil


"oh gitu, kita sich ga ada pembicaraan serius, cuman sekedar say Hai aja, trus membicarakan pertemanan kita dengan gengannya kak Ray sudah sejauh apa, ternya dia anak dari keluarga Sumanjaya Loch"


"iya betul, dia selama ini mengasingkan diri selama 2tahun,makanya kabar keluarga sumanjaya itu t rnyata benar tentang anaknya yg kabur, ternya dia Benk yg kabur karna ada sesuatu hal kata dia sich gitu"


"loe udah ngobrol sejau itu?"lanjut Ijah bertanya


sesil hanya mengangguk sebagai jawaban, sedangkan Riska dan Sekar hanya menyimak cerita sesil.

__ADS_1


"tapi hati-hati Loch dia itu terkenal playboy" sambung Ijah yg sedikit mengetahui putra kelima keluarga sumnjaya terkenal sering memainkan hati para wanita.


"dia jg menyakan nomer telpon Sekar, ya jadi gue kasih aja, sorry ya kar gua ga izin dulu sama loe"


Sekar sedikit terkejut tapi kembali meneteskan keterkujanya dengab biasa saja, Sekar mengangguk sambil menyesap juas mangga.


"pantesan gue merasa aneh kok dia punya nomer w dari siapa, ternyata dari loe"


"iya kar kemaren dia menanyakan nomer telepon kalin semau tapi kan yg gue tau cuman nomer Sekar"


Ijah dan Riska cuman bisa beroh saja.


" kok gue Mesa Janggal yaa" selidik Riska mencium rasa persaingan


"maksud loe" tanya Ijah


"iyakan dia....."


Tet....tet...tet...

__ADS_1


"Ach sial setiap gue mau ngomong ini bel selalu berbunya" gumam Riska yg masih terdengar oleh ketiga temannya.


"bahhahaha...udah yuk cus masuk kelas" ajak sesil


__ADS_2