
hai....hai....hai.... readers...
di tolong donk di Like dan komen yaa ....
biar mama tambah semangat buat nulisnya...
like dan komen dari kalian buat mood booster buat mama
Lope....lope... buat kalian...🌹🌹🌹🌹
~happy reading~
mobil travel sampai di depan gerbang dengan plang besar bertulisan bording school pondok pesantren modern Nurul Musthofa. Sekar yg turun mengerjap-ngerjap matanya dan merentangkan tangannya untuk meregangkan otot.
"oh ternyata disini dingin sekali...bers...tiris pisan ini sich lebih lebih dari puncak"gumam Sekar sambil melangkah mengikuti ka Nia yg ada di depan
kawasan Padang pajang memang terasa sejuk karna sebagian di keliling bukit dan masyarakat disana jg mata pencahariannya adalah berkebun, pokonya aku suka deh Susana disana.
__ADS_1
tiba di asrama aku menelisik setiap tempat tenyata cukup nyaman, Susana sepi karena para santri masih liburan semester, karena ka Nia guru disana jadi sudah kewajiban datang lebih awal sedangkan para santi 3hari lagi tiba. aku di kenalkan dengan para kakak lentingan, ya kakak kelas atas atau kelas 3 SMA biasnya tidak ikut pulang waktu liburan di pakai dengan belajar-belajar dan belajar karena mempersiapkan un dan SMPTN. aku yg mendengar istilah itu terasa angin hihihi bermimpi untuk kuliah pun tidak .
"kamu bersih bersih, habis itu istirahat" ucap ka Nia
aku mengangguk dan beranjak ke luar asrama disana berjejer 4 kamar mandi 2 toilet, dan berjejer 16 keran air yg di buat saling berhadapan.
aku melangka ke salah' satu kamar mandi di dalam cukup bersih dan nyaman ukuran kamar mandi 2x1 cukup untuk 1 bak mandi besar dengan air yg jernih dan dinginn sekali. aku mengurungkan niat untuk mandi mengingat waktu sudah menjulang jam 22.00 jadi aku cukup bercuci muka dan mengelap bagian tubuh yg lengket.
selesai bersih bersih ka Nia munyuruh ku menunaikan shalat isya, seketika aku sadar akan selama ini melupakanNYa, aku memulai ibadah dengan khusus dan aku berdoa di akhir shalat ku, aku meminta kepadanya untuk kehidupan baru ku ini lebih Istikomah meskipun awalnya penuh keterpaksaan, paksaan untuk bertahan hidup dan mencari penopang untuk hidupku.
selesai menunaikan ibadah aku beranjak tidur di kamar 3x3 milik ustazah Nia ya di asrama tersebut ada 1 kamar ya itu kamar ustazah pembimbing.
"sudah bangun shalat dulu sana, habis tuh ikut lach berkeliling sekalian mencari sarapan"
"emm" aku mengangguk dan berjalan kearah keran di luar.
****
__ADS_1
"Benk, Sekar udah 2 hari ninggalin kota ini"
"Lebay banget sich Loch, kaya yg di anggep aja loh"
"ga gitu Benk...Lo ga ngerti sich"
"coba gak ngerti dimana ya gw, cewe gw banyak mau model apa gua bisa taklukin"
"Sekar tuh beda man"
"cewek mah sama, malah menurut gua Sekar itu cewe paling bodoh yg gua temuin, mau...maunya di gituin sama siapa tuh nama cowoknya yg ga ada akhlak banget itu"
"iya sich tapi menurut gua Sekar itu tipe setia dan sabar"
"wesss.... cinta boleh bos ....b*g* jangan"
"sialan Lo" Ray menepak punggung Benk
__ADS_1
iya Ray selalu memikirkan Sekar, maklum sebelem Sekar pergi ia tak sempat bertemu sedikitpun, semakin jauh rasanya kasih tak sampainya. (haha kasian author tuh 😋)
**jangan** lupa di vote yaa geasss....🌹🌹🌹