Pria Kejam Mencintai Gadis Penyakitan

Pria Kejam Mencintai Gadis Penyakitan
penebus hutang


__ADS_3

" ghibran mendengar perkataan naya dia langsung memundurkan badannya karna merasa sudah membuat naya tak nyaman


"maaf saya cuma mau makin kamu sitbel aja.kok! ucap ghibran


"naya cuma maengnggukkan kepalanya tak berkata sepetah katapun


*********************


"kenapa hatiku seperti ini setiap aku mengingat wajah gadis itu? apa aku menyukainya! dai memang cantik, lembut " ucapnya sambil menyandarkan kepalanya di kursi dan memandang langit plafon


"frans keruanganku sekarang!


"tok tok tok


masuk


" maaf bos ada apa? tanya frans


" gue mau lo cari tau tempat tinggal gadis itu!.....ucap vano dia inigin tau asal usul keluarga naya


" gadis yang mana bos? tanya frans karna dia tidak tau gadis yang di maksud bosnya itu


"astaga gadis teman bidadari mu itu siapa lagi? dengus vano yang kesal


" maaf ya bos tapi kan teman bidadariku. itu ada dua yang lo maksud yang mana si van!


kalo ngomong itu yang jelas jangan ngomong sepotong potong" ucap frans yang tersulut emosi karna bosnya


"itssssss......itu yang pake masker yang pake hijab itu? ucap vano dengan nada membentak dan keras


" hahaha frans terbahak bahak mendengar ucapan vano tentang.naya". jadi lo suka sama teman bidadari gue itu...vano vano


gengsi lo terlalu tinggi hahaha ujung ujungnya lo mau juga! dasar mafia bucin"


"udah gak usah ngatain cepat cari tau tentan gadis itu dan bawa cepat kemari laporannya". ucap vano tegas


" iya gak sabaran banget sih....!


***********


"sudah sampai" ucap ghibran

__ADS_1


" makasih banyak tuan atas tumpangannya "


ucap naya dan langsung keluar dari mobil tersebut


"sebelum naya melangkah masuk kedalam pekarangan rumah dia sudah mendengar suara yang begitu berisik seperti orang sedang bertengkar


"tuan kasih saya waktu untuk bicara dengan anak saya tuan saya mohon tuan bersabar sebentar saya janji saya akan membawa anak saya ke hadapan tuan! ucap mama bella


" saya sudah menunggu selama sebulan tapi kamu belum membawa anak kamu itu. dan anak saya minggu depan sudah kembali dari amerika. kalo kamu belum membawa dia ke hadapan ku maka siap siaplah kamu harus angkat kaki dari rumah ini dan bayar sisa bunga utang mu itu jika tidak saya akan mengakhiri hidupmu dengan anak kesayanganmu itu." ujar laki laki itu denga nada begitu keras dan sangat lantang.


" iya tuan saya akan bawa anak saya ke hadapan tuan secepatnya." ucap mama bella


"naya yang tak tau apa apa dia segera menghampiri ibunya yang sudah bersimpuh di lantai teras rumahnya dengan air mata yang begitu lebat sampai matanya seakan akan tertutup


"ibu...ibu kenapa? tanya naya yang melihat ibunya yang menangis


"maaf tuan ada apa ini kenapa ibu saya menangis seperti ini apa yang tuan lakukan" tanya naya kepada laki laki paru basah yang berdiri di depan ibunya


"anak manis kamu tanya sendiri saja sama ibumu yang baik hati ini sayang paman pergi dulu ya? laki laki itu bergegas meninggalkan rumah pak said...sebelum melangkah kan kakinya laki laki itu berbalik dan menatap


ibu bella dan berkata


"ingat janji mu saya tidak suka menunggu


" iya tuan saya ingat" loirih mama bella


"naya yang masih berdiri hanya mendengar perdebatan kedua orang tua itu


"pak said adalah ayah kandung naya yang sudah meninggal berapa bulan yang lalu karna terserang serangan jantung yang di idapnya semasi almarhum mendiang istrinya


"bu..ibu ayo berdiri" naya membantu ibunya berdiri dan menarik tangannya


" naya ibu mau bicara sama kamu ini penting demi kelangsungan hidup kita" ucap mama bella


"iya bu" naya hanya mengangguk tak banyak


kata dia hanya mengikuti langkah kaki ibunya masuk ke dalam rumah


"setelah sampai di ruang tamu naya mendudukkan bokongnya di sofa sambil menunggu ibunya bercerita


"kamu sama siapa tadi? tanya mama bella

__ADS_1


"itu teman bu"


"terserah kamu...sebelum mama bella melanjut kan ceritanya dia membuang nafasnya dengan kasar


"nay saya mau kasih tau kamu soal utang yang di tinggalkan ayahmu sebelum dia meninggal" ucap mama bella dengan suara pelan


"iya bu saya tau, jadi terus saya harus berbuat apa bu?" naya bertanya kembali kepada ibu sambungnya itu


"kamu harus menikah sama anak juragan wahyu anaknya sebentar lagi akan pulang dari amerika setelah dia pulang kamu dan dia akan menikah" ucap mama bella dengan hati yang merasa gelisah jika naya akan menolaknya


"sentak saja naya langsung membelalakan matanya tak percaya kalo dirinya akan jadi bahan bayaran dari hutang mendoan ayahnya


"enggak bu saya gak mau bu" tolak naya lirih dengan mata mulai berkaca kaca dan menggelengkan kepalanya


"naya kalo kamu tidak mau kamu harus membayar semua hutang ayahmu yang begitu banyak saya tidak bisa membayar semuanya saya tidak sanggup naya!!!!" bentak mama bella dengan suara begitu kerasa dan menggema di dalam ruang tamu


" emang berapa hutang ayah bu biar naya bisa cari uangnya! dan tak menikah dengan anak juragan wahyu bu


"cih...kamu gak mampu membayarnya naya! hutang yang di tinggalkan ayahmu begitu banyak belum lagi dengan bunganya semakin hari semakin bertambah"!!! ucap mama bella sambil menatap naya dengan tatapan begitu mengerikan seolah ke dua bola matanya akan terlepas dari kandangnya


"ibu temag saja saya akan bekerja keras untuk menyicilnya dari juragan wahyu bu asal dia bisa memberi saya waktu untuk mendapat kan uangnya bu ibu cukup minta sedikit waktu saja dari juragan wahyu bu? pinta naya kepada ibu sbungnya agar bisa mendapat uangnya dan tak akan menikah dengan anak juragan wahyu


"naya kamu tidak sanggup membayarnya nayaaaa walaupun kamu kerja siang malam dan bertahun tahun!" ujar mama bella


"ibu sebutkan berapa hutang almarhum ayah biar saya cepat cari kerja bu?


"570 juta kamu tidak akan sanggup naya


sudah lah lebih baik kamu menikah saja dengan anak juragan wahyu.nanti hidup kamu enak juga karna juragan wahyu orang kaya? ujar mama bella


" enggak bu saya gak mau saya akan terap membayarnya bu asal ibu bisa bicara dengan juragan wahyu.saya mohon bu bantu saya bicara bu"


"naya yang sudah dari tadi menangis memikirkan kalo dia akan menikah dengan anak juragan wahyu. dia ingat bagaimana sifat dan kelakuan anak juragan wahyu


# ***bagi bagi vote nya ya gaez biar bisa lanjut semangat lanjut ceritanya


* apakah ghibran atau vano yang akan membatu naya?


*aku rasa vano deh mamy?


*etssss jangan zouzhon dulu kita liat nanti aja ya?

__ADS_1


*ahhhhhamy gak asyik***


__ADS_2