
* ***di episode selanjutnya akan aku
posting visual para pemeran novelnya ya gaez
" dan di pertengahan episodenya akan sedikit menegangkan soalnya pemeran
utama cowok ada dua*** *******
"ilham yang merasakan sesak di d ada
karna mendengar bahwa naya gadis
yang iya taksir selama berapa tahun yang
lalu akhirnya sudah menikah
"dan berhasil memporak porandakan
hatinya,walaupun terasa sakit tapi
iya masih bisa menguasai hatinya
iya sadar jika selama inj naya hanya menganggapnya sebagai kaka dan tak
lebih
"naya apakah sebegitu besar hatimu
mengaggapku sebagai ka kamu
sehingga kau tak bisa menerima perasaanku, dan kau menikah dengan
orang yang tak mencintaimu bahkan
mengenalmu pun" ilham berguman sendirinya di atas pembaringannya
menatap langit langit kamarnya
"tapi jika suatu saat suami mu meninggalkan mu aku siap nay menerima mu dengan kedua tangan terbuka karna
aku sangat mencintaimu! aku akan menunggumu nay. jika aku tak bisa mendapatkan gadismu aku akan menunggu jandamu dan muda mudahan
tuhan mendengar ucapan ku nay aku berharap padamu kau akan kembali" sambungnya lagi
"ilham boleh mama masuk" ucap mama sandra
"masuk aja mah ini kan rumah mama,
mama bebas mau kemana? ucapnya menggoda sang mama
"ham kamu kenapa? sudah berapa hari
ini kamu tak pernah ke kampus? ada apa nak?
"aku tidak apa apa mah aku hanya butuh istirahat sesikit" ucapnya dengan senyum terpaksa
"mama tau kamu pasti sedang memikirkan naya iyakan!" mama sandra tau apa yang sedang di rasakan putra tunggalnya itu
"mah seandainya naya seorang janda
apa mama masih akan menerimah
naya sebagai mantu mama?
" sayang kok'kamu ngomong begitu sih
naya kan baru dua hari abis menikah,kok kamu nyuruh naya menjadi janda sih..
"bukan Ilhan meminta naya menjadi
janda ma," aku kan hanya bertanya sama mama
"apa pun statusnya jika anak mama
menyukainya mama akan menerimanya sayang" mama tak pernah menilai manusia dari derajatnya selagi manusia
masih punya tata kraman dan sopan santun" ucapnya sambil mengelus pipi
putranya
"ilham mendengar kata sang mama merasa senang dan menarik kedalam pelukannya,mengelus pundak mamanya
"makasih mah...aku tau mama orang yang sangat baik,pantas saja papa
setia setingkat dewa'toh istrinya baik sekali" ucapnya menggoda mama sandra
"Ck,kau menggoda mama karna ada maunya kan cec cec cec ternyata tampan tampan ternyata tukang gombal juga ya? ucap mama sandra lalu mencubit pinggang putranya
"belajar mah...!!!
__ADS_1
"ya ya ya terserah padamu saja mama
lelah untuk mendengar rayuanmu yang
jadikan itu" mama sandra tersenyum dan kembali ke kamar nya
"setelah mendengar perkataan mamanya
ilham merasa mendapatkan angin segar
tentang perasaan ya kepada naya. meski
iya tau jika iya sudah,tak'bisa lagi!mendapatkan hati naya!
"nay aku senang mama memberikan
restu padaku'aku bahagia banget nay...
meski aku tak tau' apa kah aku masih bisa bersama mu atau tidak...tapi setidaknya
aku senang mendapat restu dari mama nay" gumamnya seorang diri
******* vano
"van bole gue masuk...
"cepat kemari rasanya gue gak sabar lagi
untuk memenggal kepalamu" ucapnya kesal
"van gue dapat info tentang naya! frans
merasa takut menyampaikan informasi
tentang naya pasalnya kabar yang iya dapat akan membuat vano murka
"apa yabg kau dapa kata cepat!!!!
"naya sudah menikah van" ucapnya pelan
tapi pasti
"vano mendengar penjelasan frans merasa dunianya runtuh seketika,
tapi vano masih tenang dan menatap frans secara intens
"hahaha lo kalau ngomong yang benar
mau aku sobek hah"! dengan nada yang begitu keras seakan mansionnya akan meledak
"tapi ini nyatanya van, anak buah gue sudah menelitinya dengan baik dan jelas dan ini lo'bisa liat" frans menyerahkan selembar amplop coklat kepada vano
"vano langsung merampas amplop dari
tangan frans dan membukanya,betapa
marahnya setelah iya melihat foto dimana! ghibran mencium kening naya
"tampa sadar vano meremas foto tersebut" jadi rentenir yang meminjamkan uang kepada keluarga naya"
"pintar sekali dia mengikat seorang gadis polos dengan membayar hutang keluarganya" ucapnya dengan senyum kebencian
"frans melihat vano dalam keadaan marah
dia meminta ijin untuk keluar dari ruangan vano, sebelum frans keluar vano memanggil frans dan berkata
"ans awasi naya jika ada kesempatan culik dia dan basa kemari dan jangan
sampai dia terluka" ucapnya tampa menoleh ke frans
"frans kembali menatap vano.frans ingin mengatakan sesuatu'karna menurut tindakan yang di ambil vano sangat beresiko
"van kita jangan gegabah gue tau lo
cinta dengan naya' tapi lo harus,ingat yang kita hadapi adalah ghibran," jelasnya
"frans tau ghibran manusia seperti apa'
dan frans juga tau jika ghibran sudah murka maka tak ada satupun yang tersisa
"hahaha'....suara tawa vano menggelegar dalam mansionny. dan berdiri dari duduknya dan mencengkram kerah kemeja frans
"hei...!!! lo takut pada ghibran hah! apa yang lo takutin dari dia hah! apa karna ada tuan Maliki lo jadi takut" vano mencekik leher frans penuh dengan nafsu membunuh
"gue bukan takut van. tapi kita harus cari cara bagaimana kita bisa melumpuhkan ghibran dengan cara yang cantik dan lo
bisa miliki naya sepenuhnya" frans mencoba menjelaskan dengan penuh hati hati' karna iya tau jika vano murka dia tak akan berfikir apa resiko dari perbuatan ya
"tapi gue gak rela jika ghibran menyentuh naya ans gak bisa bayangin kalo naya sampai mengandung anak si bren**k itu"
__ADS_1
"tapi itu pasti akan terjadi van secara naya adalah istri sahnya ". ucapnya lagi
"gue..gue gak bisa diam ans gue harus dapatkan naya!!
"gur bakal bantu dan usahain bagaimana caranya naya bisa sama lo!
***********
"tak terasa pernikahan ghibran dan naya
sudah masuk dua bulan,dan tak ada yang berubah' ghibran masih bersikap datar pada naya...beda halnya dengan naya. meski dia tak pernah mendapat
perhatian dari suaminya tapi naya tetap
menjalankan tugasnya sebagai istri,menyediakan sarapan sampai dengan pakaian suaminya
"naya baru saja terbangun dari tidurnya
merasakan nyeri bagian badannya. naya berusaha berjalan menuju kamar mandi
untuk membersihkan tubuhnya
"aw sakit sekali ada apa dengan tubuhku
kenapa susah sekali digerakkan
"dengan memijat sedikit tubuhnya naya berharap akan lebih sedikit membaik. sekitar satu stengah jam naya memijit tubuhnya,kini merasa agak sedikit mendingan
"di meja makan rangga, ghibran dan syakila sudah duduk, naya pun berjalan
menuju kebawah' tapi setengah anak tangga naya kembali merasakan tubuhnya nyeri kepalanya juga pusing
"naya berhenti sejenak untuk menetralkan
tubuhnya dan memegangi kepalanya
"rangga yang menyantap roti bakar nya
tak sengaja melihat naya di anak tangga
berhenti dan memegangi kepalanya
"ghib bini lo, kenapa tu" mendengar rangga menyebut istrinya ghibran mengikuti arah mata rangga
"saat ghibran akan beranjak dari duduknya naya sudah kembali melanjutkan jalannya
"pagi.... sapa nya
" pagi kaka ipar" jawab kila
"pagi naya!..ucapa rangga dengan senyum manisnya
"ghibran tak menjawab sapaan istrinya
ghibran fokus pada sarapannya
"naya pun duduk di sebelah kila dan mulai mengambil roti dan segelas susu
"hm...sya pulang dari kampus kamu mau
kemana? tanyanya
"rencananya sih...! mau ke mall dulu kak
aku mau beli buku! ucapnya
"emmm boleh nggak kamu beliin aku yang bersayap" ucapnya malu malu
"oh boleh!!! tapi untuk sementara kaka
bisa ambil di lemari ku kayanya masih deh
kaka ambil saja" walaupun naya tak menjelaskan. secara rinci tapu syakila
paham apa yang di maksud kaka ipar
"kamu sakit ya nay! dan mau berobat kemana? harus pakai sayap...atau jangan jangan kamu malaikat bersayap ya?" ucapnya bertubi tubi
"naya dan kila hanya tersenyum kikuk
"eh kadal. kenapa lo jadi kepo gitu dengan urusan orang. apa lagi urusan wanita hah!" ucapnya ketus
********
***bagi vote and like nya ya gaez biar semangat lanjut ceritanya
# lebih baik di cintai dari pada mencintai
sakit mengabaikan tapi Leboh sakit
__ADS_1
di abaikan***