
"di dalam hanya hening cipta yang yang ada. karna orang yang berada di dalam
mobil mewah tersebut hanya sibuk
dengan fikiran mereka masing masing, sekola ghibran'melirik wanita.yang ada di sampingnya
"walaupun sibuk dengan ponselnya.
dia sesekali melirik istrinya..naya hanya menatap jalan gedung gedung yang cantik di malam hari dengan lampu yang
warna warni
"tuan..." rangga memanggil tuannya iya ingin memberi tahu jika'di pesta tersebut
akan ada juga.golongan mafia yang hadir
"em,,,!!! ghibran hanya berdehem tanpa
meliriknya
"tuan sebelum anda masuk..bisa kita bicara sebentar.." ucapnya.rangga tak mau jika nyonya mudanya mendengar
percakapannya dengan sang bos
"ghibran seketika menatap rangga dari
spion mobilnya, ghibran tau jika itu hal yang.penting'makanya dia minta berdua
"em..!!!!
"setelah menempuh waktu 45 menit.
mereka sudah sampai di sebuah hotel..
sebelum merek keluar dari mobil.
"ghibran mengatakan kepada naya.untuk menunggunya sebentar. karna ada sesuatu yang iya akan bahas dengan rangga. naya hanya menganggukkan kepalanya
"rangga yang sudah dari tadi menunggu
di luar...ghibran pun keluar.dan mereka agak menjauh dari mobil dimana naya ada di dalamnya
"ada apa?...
"gini. di dalam ada beberapa mafia. yang mungkin mengenalmu. tapi lo tak akan kenal mereka.karna mereka adalah
anggota baru'dan itu anak buah dari riko
"dan usahakan lo jaga istri lo' gue yakin kalau riko pasti punya rencana.
pasti dia mencari kelemahan lo. dan akan
menghancurkan lo.
"dan lo harus akui naya.dan perkenalkan naya sebagai istri sah lo. karna ada berapa pejabat besar yang datang'..
jangan buat diri lo malu...." jelasnya panjang lebar..
"ghibran hanya diam. tak bergeming sama sekali. sebelum rangga menjelaskan, ghibran pun sudah tau.
"em.." ghibran tak mengatakan apa pun dia hanya menatap rangga dan berdehem
"setelah percakapan antara mereka berapa menit.ghibran dan rangga menuju
mobil di mana sang istri berada
"cekle...
ghibran membuka pintu..dan mengulurkan tangannya.kepada naya.
karna naya yang penurut.dia hanya
menyambut tangan suaminya
"mereka bergandengan tangan' ghibran membuka tangan dan menaruhnya di
pinggan membuat tangannya seperti
membentuk huruf o
"dia menyuruh naya agar melingkarkan
tangan ya di tangan yang sudah buat..
sekali lagi naya hanya menurut..
"saat mereka berjalan ghibran berhenti sejenak'dan menatap wanita di gandengnya dan berkata
"di dalam jangan panggil aku sebutan tuan.."ucapnya datar..namun tegas
"naya yang bingung dengan sikap ghibran
yang sedari tadi berbeda. dia memberanikan bertanya tentang panggilannya
"terus aku harus panggil apa tuan.." tanyanya.
"di dalam aku akan memperkenalkan.
dan orang semua akan tau kalau kamu
adalah istriku. jadi kamu harus bersikap
__ADS_1
seperti istri pada umumnya. dan kamu
harus memanggilku dengan sebutan sayang..dan ingat jangan buat aku malu." ucapnya tegas...
"i iya tuan..." ucapnya gugup.karna ini
pertama kali naya akan memanggil
ghibran dengan sebutan sayang...
"ok sekarang kita masuk. kamu jangan tegang begitu! santai saja.bersikaplah
seperti wanita biasa tapi berpengaruh.." ucapnya..menenangkan karna ghibran melihat jika istrinya tegang dan gugup
"mereka berjalan menyusuri kerumunang
para tamu undangan..dan beberapa.orang memandang mereka
dengan tatapan yang begitu takjup
"banyak tamu bertanya siapa wanita
yang di bawa oleh orang kaya nomor
1 di kalangan bisnis, naya yang masih
bergelayut manja di lengan suaminya
meski naya merasa malu dan takut
"salah satu dari tamu menghampiri ghibran dan naya". halo tuan farzam." sapa tuan Gino lutfer...dengan menyodorkan tangannya berjabat tangan
"baik tuan lutfer. anda sendiri." ucapnya dengan menyambut tangan sang pria muda
"baik sekali tuan.." balasnya sambil melirik
naya. ". gadis ini siapa tuan farzam" tanyanya..
"ghibran sadar dengan tatapan bejat lutfer,dengan cepat ghibran menarik
pinggang ramping naya dan mendekapnya rapat tanpa sela
"oh...kenal dia Inayah fasyalah ISTRIKU..
tegas menekan kata istri
"naya yang di tarik dan mendengar kata ghibran memperkenalkan dengan kata istri.membuat naya malu dan bahagia..
"oh. jadi anda sudah menikah tuan farzam kenapa tak mengundang para pejabat yang lain?.." ucapnya dengan senyum paksa
"ternyata dia suka juga dengan daun muda tak kusangka selera nya bagus juga.." batin ya dengan tatapan licik
kami mendadak menikah karna istriku
harus akan melanjutkan kuliahnya di amerika. aku tak mau jika ada orang yang
menganggunnya jadi aku putuskan
untuk menikahinya sebelum dia pergi ke amerika..." jawabnya bohong
"ghibran tak mungkin mengatakan jika dia
menikahi naya karna utang
"oh..jadi itu alasannya..
"maaf tuan lutfer aku harus bertemu dengan.tuan male." ucapnya dan pergi meninggalkan tuan lutfee,dengan masih
bergandengan tangan dengan istrinya
"setelah meninggalkan tuan lutfer ghibran .membawa naya duduk di salah satu kursi yang ada di pojok ruangan.
iya tak mau jika istrinya jadi bahan tatapan para pria hidung belang
"ya karna dalam ruangan tersebut lebih banyak lelaki yang berfikiran mesum
tak lama mereka mendudukkan bokongnya,datang seorang menyapa
mereka.
"selamat datang tuan farzam' dan terima kasih karna mau menghadiri acara perusahaan kami" ujar sang pria paru baya,yang tak lain adalah tuan male max..
"ghibran beranjak dari duduknya dan
membalas sapaan tuan male." selamat untuk ulang tahun perusahaan mu tuan max..
"terima kasih tuan farzam..dan kalo
boleh tau nona cantik'ini siapa anda
tuan..."tanya tuan male.
"oh kenalkan dia naya istriku." jawabnya
memperkenalkan istrinya..
"oh. ternyata nyonya cantik ini adalah
istri anda? ,maaf tuan farzam." ujar tuan male,setelah iya tua kalau naya adalah istri ghibran dia agak menjauh sedikit dari naya,.tuan male tau bagaimana sifat ghibran jika seseorang mengganggu miliknya
"tidak apa apa tuan...z hanya memperkenalkan milikku agar yang lain
__ADS_1
tau jika lebel farzam sangat istimewa..." ghibran hanya memberikan sedikit peringatan,kepada tuan male,..dengan wajah super datar.
"karna tuan male tak ingin pestanya hancur,karna iya mengganggu ghibran...
tuan male mengajak ghibran serta istrinya
menikmati pesta dan sesekali para konglomerat menghampiri ghibran
"ya mereka tau. kalau kekayaan ghibran tak sebanding dengan kekayaan mereka
mereka tau juga tau kalau kekayaan ghibran tak akan habis jika memiliki seratus istri dan seribu anak
"dan takkan habis 9 turunan..maka dari
itu ada beberapa orang yang ingin memberikan putri mereka secara cuma cuma kepada ghibran
"mereka tak tau jika ghibran sudah menikah dan wanita yang iya gandeng adalah istri ghibran al farzam
"selamat malam tuan farzam"..ucap seseorang yang baru saja menghampiri mereka..sambil mengulurkan tangannya
seseorang itu....
"selamat malam juga tuan Attar..dengan menyambut tangan Attar..
"Attar ingin menyapa naya tapi iya tak berani karna iya tau sifat ghibran seperti apa!..jadi dia hanya tersenyum simpul pada naya..begitu juga dengan naya.
hanya senyum kecil,yang tergambar di
bibirnya
"oh iya tuan Attar aku dengan pemilik
perusahaan anda sedang keluar negeri..!!
"iya tuan..beliau sedang melanjutkan kuliahnya di spanyol untuk beberapa tahun kedepan.." jawabnya
"oh.."hanya jawaban singkat saja
"naya yang sudah dari tadi merasa tubuhnya makin tak enak..kepalanya sangat berat dan suhu tubuhnya tambah panas..
"tapi naya berusaha menahannya karna
iya tak mau jika ghibran marah lagi padanya.dengan berusaha menahan diri
naya minta ijin untuk ke toilet..
"sa sayang boleh aku ke toilet sebentar.." suara meminta ijin agak sedikit bergetar terdengar oleh ghibran. ghibram melihat wajah istrinya sangat pucat dan gemetar
"ghibran tau jika istrinya pasti merasakan
todak baik baik saja..
ghibran memberikan ijin pada naya untuk ke toilet..
"setelah berapa menit di toilet naya kembali mencari keberadaan suaminya
iya tak mendapati suaminya di tempat
yang tadi..
"setelah berapa lama mencari..iya belum mendapati suaminya..tambah lagi dia makin tak enak badan...merasa semakin pusing..
"tiba tiba pundaknya di tepuk dengan seseorang.." kau kenapa? tanyanya
"karna kaget dan pertanyaan yang di lontarkan orang tersebut.naya berbalik.dan melihat suaminya.berdiri
di belakangnya
"tu tuan..."belum sempat naya melanjutkan ucapannya naya sudah terjatuh.dengan sigap ghibran menangkap naya..
"ghibran panik.karna istrinya pingsan,
para tamu melihat dan bertanya. ada apa
dengan nyonya farzam..
"ghibran tak menjawab pertanyaan mereka.dia segera membopong tubuh
istrinya.keluar dari acara tersebut
"rangga yang setia menunggu sang tuannya di dalam mobil...melihat tuannya
berlari dan menggendong istrinya
" rangga dengan sigap menyalakan mobil dan menghampiri tuannya...
"rangga cepat buka pintunya!!!!. teriaknya
ghibran betul betul khawatir..melihat wajah istrinya yabg sangat pucat Pasih.
"dengan cekat rangga membuka pintu...
******
... **maaf thor baru up soalnya banyak kegiatan dan badan juga agak sedikit gk ...
... enak...
####
bagi komen like and vote nya ya gaez biar tambah semangat lanjut ceritanya**
__ADS_1