Pria Kejam Mencintai Gadis Penyakitan

Pria Kejam Mencintai Gadis Penyakitan
dokter rudi


__ADS_3

"naya yang tak pantang menyerah iya


tetap melangkahkan kakinya untuk mencari selembar demi selembar uang agar dia bisa membayar hutang almarhum ayahnya agar tak menikah dengan anak juragan wahyu


"tok...tok...tok.


" masuk" vano


"ada apa? aku harap kamu datang dengan membawakan gue kabar yang menggembirakan. kalo tidak aku akan memenggal kepalamu" ujar vano


"dia berharap kalo dia bisa mendapat kabar dari sang pujaan hatinya


"wihhhh sabar bro! lo akan berterimah kasih sama gue kalo lo tau tentang permaisuri lo. "ucap frans yang berusaha memberikan ketenangan ke ada bosnya


"ayo cepat katakan apa yang lo dapat! " tanya vano lagi


" nih lo baca sendiri gak perlu gue jelasin ini data lengkap dari permaisuri lo disitu lengkap semuanya dari kecil sampai besar dan dari dalam sampai luar! " ucap frans dengan santai dan senyum bangga


"mendengar frans bicara tentang dari dalam sampai luar vano memberi tatapan pembunuh kepada frans


"frans yang merasa kalo bosnya sedang marah dia langsung menutup mulutnya dan bergumam dalam hati


"adu kenapa tatapannya mengerikan sekali apa aku salah bicara ya? adu bisa abis riwayat gue di pancungan


" hem! frans berdeham berusaha mendamaikan keadaan yang dia alami sekarang"


"maksud lo apa? lo bilang tau dari luar sampai dalam hah? " bentak vano


"oh jadi itu yang dia masalah kan...aduh ini otak gak bisa kompak sih dengan mulut" gumam frans dalam hati sambil memegang pucuk bibirnya"dan dia tau kalo bosnya marah lantaran bahasa yang sedikit cexi


"oh itu maksud gue luar dalam itu kesukaan dan yang gak di sukai sama permaisuri lo bambang" jelas frans


"vano menaikan sebelah alisnya mencari kebenaran" dan kembali membaca file yang di berikan oleh asistennya


"awas kalo macem macem sama dia gue' gue ga'segan segan mencincang badan lo dan gue jual ke restoran cina! " ucap vano


tegas serta memberi peringatan kepada sang bawahan


" alaa maa dia pikir gue daging sapi mau di cincang.mana mau di jual lagi?


woy jangkrik belum nikah belum punya anak masa harus berakhir dengan di cancang dasar mafia stresss..." umpat frans dalan hati


"gak usah ngumpatin gue...kalo lo masih pengen nikah dan punya anak" ucap lagi vano seolah dia tau apa yang sedang di pikirkan oleh frans


"astaga ini orang apa malaikat batin sih kenapa dia tau apa yang gue omongin


hah bikin tambah ngeri aja hadehhhh"


membatin dalam hati.


"ok gue mau lo ikutin terus pergerakan dia


sampai gue dapat ide biar bisa deketin dia" perintah vano kepada frans


"okkkeyyyy. kalo gitu gue mau makan dulu udah laper dari tadi tambah lagi lo. ngoceh gak jelas! " ucap frans beranjak dari kursinya dan akan pergi makan siang karna semenjak pagi dia belum makan apa apa


"lo gak ngajak gue makan bareng sama lo hah? bentak vano karna tak dapat ajakan untuk makan siang


"oh lo mau makan juga? gue kira lo gak tau makan? gue kira lo cuma bisa marah dan ngebunuh orang " ucapnya


"lama lo ngoceh kaya mak mak arisan lo" ucap vano dan berjalan ke arah pintu

__ADS_1


"idih ini orang lama lama ngeselin juga!


************


"mi, kabar naya gimana ya? udah berapa hari gak ada kabar dari dia gue khawatir sama dia mi." ucap kila karna sudah berapa hari tak bertemu atau mendengar kabar dari sahabatnya


"gak tau sya aku juga sibuk ngurus oma


"apa kita kerumahnya saja kali ya mi.


"iya kita langsung kerumahnya saja...tapi sya apa boleh kalo kita ketemu sama naya secara ibu sama kakak tirinya itu kan galak nya minta ampun sya


" gapapa mi.kita coba aja dulu siapa tau mereka sudah insyaf


"sya orang kaya mereka gak ada kata tobat sya. yang ada mereka tambah menjadi" ucap mia


"gak boleh souzhon dulu kita coba aja dulu mi.


"terserah kamu deh...sya" mia mengalah saja karna menurutnya dia gak akan menang melawan sahabatnya itu


" disisi lain seorang gadis canti dengan jilbab yang tertiup angin dan panasnya matahari berjalan mencari yang bisa mengurangi hutang almarhum ayahnya


siapa lagi kalo bukan Inayah


" ya allah berikan lah hamba kekuatan dan


pertolongan biar hamba bisa lepas dari perjodohan ini ya allah" ya begitulah permintaan gadis lembut itu


**************


"itu kan kan gadis si masker yang irit bicara! ngapain dia disitu mana panas banget!" ucap ghibran seorang diri tapi masih bisa di dengar


"siapa gadis itu bos,apa bos kenal dengan gadis itu?" tanya rangga


kepalaku juga pusing banget lagi...


aku ke paman rudi aja dulu kali ya sekalian minta vitamin.."gumam naya


"dia pun menyusuri terik panas matahari untuk menemui seseorang


"eh ngapain gue mikirin dia! ah bodo amat


ga. jalan kita ke kantor


" baik tuan bos!" ucap rangga dan memulai menyalakan mesin mobilnya


**************


" assalamualaikum. maaf sus dokter rudinya ada? tanyanya kepada salah satu perawat yang ada di rumah sakit


" maaf mbak tapi dokter rudi masih ada tamu di ruangannya mbak bisa tunggu beliau disitu" ucap suster sambil menunjuk kursi yang ada di dekat ruangan tersebut


"makasih ya sus" ucapnya


" sama sama mbak


"sambil menunggu dokter rudi naya berpikir bagaimana caranya bisa mendapat uang agar bisa membayar hutang nya


" naya beranjak dari duduknya menghampiri seorang suster yang bertugas sebagai resepsionis


"em maaf sus" naya ragu mengatakannya tapi dia harus mencobanya

__ADS_1


"iya ada apa mbak bisa kami bantu?" ucap sang perawat


"gini sus saya mau menjual darah saya apa rumah sakit ini ada lowongan untuk menjual darah." tanya naya sedikit ragu


"kedua suster itu menyatukan keningnya


setelah mendengar ucapan naya


" ada mbak kebetulan rumah sakit kami ke kurangan banyak stok darah


"yang benar sus jadi saya boleh" ucap naya yang begitu girang setelah mendengar penjelasan dari suster tersebut


" iya mbak kalo mbak beneran mau mari ikut saya ke ruang lap" ajak sang suster


"alhamdulilah makasih ya allah."naya segera mengikuti langkah sang suster


"hem sus bisa transfusi darahnya setelah saya ketemu dengan dokter dulu nggak?" ucap naya karna sebenarnya naya ingin bertemu dengan dokter rudi


"oh iya silahkan mbak.kalo mbak jadi transfusi darah mbak bisa langsung ke ruang lap yang ada di sebelah sana" kata suster sambil menunjuk salah satu ruangan yang ada di ujung rumah sakit


"oh iya sus nanti saya kesana.


"kalo begitu saya permisi dulu ya mbak


"oh iya sus silahkan


"naya duduk di bangku yang ada di depan ruangan"


" tak lam pintu itupun terbuka dan nampak seorang berbaju jubah putih dan sedang berbincang dengan seseorang


" makasih ya dok saya akan rutin melakukan kemonya " ucap seseorang yang sedang berhadapan dengan dokter rudi tak lama mereka pun menyudahi pertemuan mereka


"naya kamu ngapain disini nak ayo masuk" ucap dokter rudi


"iya paman" naya pun masuk ke dalam ruangan sang dokter" dokter rudi adalah sahabat dari mendian ayah naya


"kamu ngapain kesini nak apa kamu sakit? tanya dokter rudi karna dia merasa heran karna naya tak pernah mau berkunjung ke rumah sakit jika dia merasa sakitnya masih bisa dia tahan


"nggak paman saya cuma berapa hari ini merasa badanku biasa tiba tiba saja merasa kaku dan kadang mati rasa paman? jelas naya


"ok kalau begitu paman periksa kamu dulu ya?


"iya paman! naya pun berbaring di tempat tidur yang sudah di sediakan


"tak lama dokter meriksa naya dia merasa kalo naya sedang menyimpan penyakit yang begitu agak berbahaya


" naya kamu bisa ikut paman ke ruang sebelah karna paman ini memeriksamu secara detiel


"memang ada apa paman? tanya naya dia heran karna dokter rudi meminta untuk pindah ruangan


"gak papa paman cuma mau tau aja jenis panyakit mu


"oh iya paman! naya turun dari tempat dimana dia berbaring


"astaga kenapa anak ini mengidap penyakit ini setauh ku orang tua tak pernah mempunyai penyakit keturunan


****kira kira naya sakit apa ya?


ada yang tau nggak soalnya inces gak tau


# jangan lupa tinggalin likenya ya?

__ADS_1


and vote yang banyak


biar semangat lanjut ceritanya ya guez😘😘😘😘😘😘😘😘***


__ADS_2