Pria Kejam Mencintai Gadis Penyakitan

Pria Kejam Mencintai Gadis Penyakitan
bukan istri


__ADS_3

"kaka,apa perusahan kaka sudah bangkrut ya" kila bertanya tampa


menoleh kearah ghibran


"ghibran yang mendengar' memberhenti kan sejenak aktivitas sarapannya


"maksud kamu apa sya!


"nggak cuma nanya aja" ucapnya singkat tampa sekali lagi tampa menoleh


kepada ghibran


"mana ada bangkrut,yang ada malah setelah selesai ijab khobul.. bos gue malah mendapatkan banyak kerja sama kontrak dengan pebisnis tinggi" kali ini rangga yang menjawab pertanyaan kila


"oh, kila hanya ber oh


"hening berapa saat sebelum kila kembali bertanya


"terus naya di rumah ini sebagai apa


kak" tanyanya lagi tampa melirik


kakanya


"maksud kamu apa sih.sya!!!.. kamu kan tau sendiri bahkan kamu juga ikut menyaksikan ijab khobul kaka!


"berarti status kaka ipar di rumah ini sebagai nyonya ghibran kan!


"em....seperti yang kamu tau...!


"tapi ijab khobul kaka benar sudah sah dimata hukum dan agama kan?


"ghibran menyergitkan keningnya


ghibran menjadi bingung dengan


kata kila


"tapi aku kok merasa kalau kaka ipar itu


bukan istri kaka ya..? aku gak percaya kalo pernikahan itu sah! ..ucapnya sambil menyuapi makanan ke mulutnya


*naya yang mendengar menjadi merasa sedih dan menundukkan wajahnya


naya tak berani bersuara


"maksud kamu apa hah!!!" ghibran sudah mulai emosi suaranya mulai meninggi


dan menahan emosinya


"kalau emang perusahan kaka gak' bangkrut terus,kaka ipar nyonya di rumah ini sebagai istri sah kaka. tapi kenapa aku


rasa kaka ipar itu seperti orang yang sedang menumpang hidup ke kaka dan tambah lagi kaka ipar selalu saja memanggil kaka dengan sebutan tuan itu yang dinamakan istri." kila juga sudah mulai emosi suaranya mulai meninggi dan bergetar seolah dia ingin menangis bibirnya bergetar tapi kila masih menahan amarahnya


"sudah lah sya kaka lagi ga'mood mau


berdebat denganmu.


"siapa yang ngajak kaka berdebat aku kan cuma nanya sama kaka tapi kaka


malah emosi


"maaf kalau bagitu,! terus sekarang kamu


mau apa? " ghibran akhirnya mengalah


"kak naya istri kaka sekarang. dan kaka


wajib menafkahi istri kaka secara fisik dan batin" setelah melontar kan isi hatinya.kila begegas pergi diri meja makan


"ghibran hanya diam dan mencerna semua perkataan kila. dia merasa memang kalau selama pernikahannya


ghibran tak pernah menafkahi istrinya


"nay aku sudah selesai aku mau berangkat sekarang"

__ADS_1


"iya tuan!


"rangga dan ghibran sudah berada di dalam mobil. rangga melajukan mobilnya


dengan kecepatan pelan hening yang ada di dalam mobil mewah itu


"ghib selama ini! lo pernah ga' nafkahi naya" rangga membuyar kan lamunan


ghibra yang sedari tadi hanya diam membisu mengingat semua ucapan kila


"gue ga' pernah ngasih apapun ke dia


ngga,selama pernikahan gue dan dia" ucapnya merasa bersalah


"tega ya lo ghib kali ini gue setuju dengan kila kalo lo itu suami gak berperasaan.


lo itu harus tanggun jawab sepenuhnya atas naya karna dia sekarang istri lo." rangga mulai emosi membentak ghibran


"apa lo gak perna berfikir. kalau misalnya naya mau beli sesuatu apa lo gak kasihan sama dia hah! atau jangan jangan uang yang lo pake menebus hutang naya ke rentenir itu lo jadiin uang bulanan naya lo mau naya membayar utangnya. begitu


"rangga sudah tak tahan lagi meliha sifat angkuh ghibran yang selalu mengabaikan naya


"lo ngomong apa sih ngga,gue gak pernah berfikir seperti itu.hanya naya saja yang gak pernah minta sesuatu sama gue" gibran pun mulai tersulut emosi


"hahaha jadi ceritanya lo gengsi ngasih uang ke naya lo gengsi menafkahi naya begitu,!" rangga tersenyum kesal


" kasihan naya dapat suami gak punya hati" ucapnya mengeleng geleng kepala


"maksud lo apa ngomong kaya gitu


lo pikir gue gak pantas dengan naya begitu.? ghibran sudah tak tahan dengan cemooh rangga


"ghib kalo lo gak cinta dengan naya jangan siksa dia seperti itu...dua bulan bukan waktu yang singkat.untuk naya


gue bakal tebus uang yang lo kasih ke rentenir itu dan lo bisa lepaskan naya"


"ghibran yang yang dari tadi menahan amarahanya kini sudah tak bisa lagi


"apa maksud lo!!!!!


"jangan ikut campur ini rumah tangga gue...STOP!!! rangga gue bilang berhenti


ghibran sudah benar benar geram dengan kata kata rangga


"rangga memberhentikan mobil yang iya kendari dan menepikan di pinggir jalan


"turun lo!....


"TURUN GUE BILANG!!!!!!.....


"rangga yang sudah malas berdebat denga ghibran rangga lebih memilih turun dari mobil,setelah rangga turun'ghibran mengambil alih kemudi dan melakukan mobilnya dengan kecepatan penuh


"rangga memsan takxi dan akan pulang kerumah orang tuanya.dalam perjalanan


rangga hanya diam.memikirkan apa yang


di rasakan naya saat ini


"ghibran yang sudah sampai di halaman kantor ALFA grup melangkah kan kakinya


dengan penuh emosi yang mengeluh


"pagi tuan.... sapa para kariawan dengan menunduk.tapi seperti biasa ghibran


tak membalas sapaan para kariawannya


dia memasang wajah sangat nya


"desi buatkan aku kopi...." ucapnya


tanpa melirik ke sekretarisnya


"baik tuan....


"setelah berapa menit desi datang dengan nampang berisi kopi

__ADS_1


"tok tok....tuan boleh saya masuk" ucapnya


"masuk...


"tuan ini kopinya...


"em..


"saya permisi tuan


"tunggu!...


"ada apa tuang ada yang anda butuhkan


"tidak ada aku cuma mau bertanya sesuatu sama kamu


"desi menyergitkan alisnya tumben tuannya ingin bertanya. selama ini desi


tak pernah berinteraksi secara langsung dengan sang bos


"bo boleh tuan


"kamu bisa hidup tanpa uang" ghibran the poin" dan itu membuat desi bertanya tanya


"maaf tuan bukan cuma diri saya saja yang tak bisa hidup tanpa uang semua perempuan pasti butuh uang walau mereka bukan perempuan matrealistis


tapi mereka pasti ingin membeli kebutuhan yang kecil" ucapnya panjang lebar


"dan kamu bisa hidup tanpa perhatian dari orang terdekatmu" tanyanya lagi


dan itu membuat desi menarik nafas secara pelan


"tuan jika seseorang tak buruh perhatian atau kasih sayang,berarti orang itu mati rasa. karna setiap manusia butuh perhatian itu mulai dari anak anak sampai orang dewasa. apa lagi kalau buat perempuan yang sudah bersuami,jelas dia butuh kasih sayang dan terlebih lagi perhatian tuan. jika seseorang tak mendapatkan perlakuan seperti itu maka orang yang merasa terabaikan akan lebih memilih pergi untuk mencari kebahagiaanya....!" desi menjelaskan dengan pelan tapi pasti


"duarrrr


perasaan ghibran menjadi seperti meledak dan hancur setelah mendengar


penjelasan sekretarisnya


"ya sudah kalau begitu kamu bisa lanjut kan kerja mu. dan apakah rangga sudah menelponmu tentang jadwalku hari ini?


" sudah tuan..hati ini anda akan bertemu Klein dari Dubai setelah makan siang dan sore jam empat anda akan menanda tangani kotrak dari MTL grup.


" ya sudah kamu siap siap nanti kita akan pergi karna rangga hari ini tak masuk dia sedang tak enak badan" ucapnya bohong


"baik tuan kalau begitu saya permisi....


"setelah apa yang gjibran dengar dari sekretarisnya dia menjadi merasa bersalah sudah mengabaikan naya selama dua bulan pernikahan mereka


"rangga baru saja tiba di rumah emak Zainab. langsung memeluk emaknya


"mak lagi masak apa? dengan posisi memeluk emaknya dari belakang


"eh le kamu kamu mengatakan emak saja!!...kamu gak kerja hari ini? "tanya mak zaenap sambil mengelus wajah tampan sang anak ya? walau lebih tampan bang ghibran sih...


"enggak mak bos arogan itu ngasih rangga libur hari ini karna iya ingin bersantai dengan istrinya" rangga berbohong demi menutupi perdebatannya tadi dengan sang bos


"apa naya sudah hamil le...? tanyanya lagi


dengan masih posisi membelakangi anaknya


"rangga gak tau mak,soalnya rangga bukan suami naya!" cibir rangga dengan santai


"mak Zaenab hanya geleng geleng kepala


mendengar tuturan anaknya


*******


**bagi vote and like nya ya? gaez biar semangat terus lanjut ceritanya


# jangan tunggu perasan muncul baru kita mencintai seseorang. tapi belajarlah


mengenal karna cinta akan datang dengan sendirinya dengan perhatian kecil**

__ADS_1


__ADS_2