Pria Kejam Mencintai Gadis Penyakitan

Pria Kejam Mencintai Gadis Penyakitan
mansion ghibran


__ADS_3

"tok...tok...tok.


permisi, assalamualaikum


"siapa sih malam malam begini bertamu


gak tau etika aja! " ucapnya kesal


"Ceklek...


maaf kalo mau minta sumbangan


jangan malam malam gini dong mas


ganggu orang tau nggak" ucapnya sinis


"hah ni cewek di kira gue mau minta


sumbangan ya ga bener aja! emang


matanya di Taru dimana? ganteng gini


lengkap dengan jas mahal di kira minta sumbangan!". kesal rangga karna mendapat hinaan


"maaf ya mbak saya bukan mau minta sumbangan. tapi saya kemari, bisa kasih orang kaya mbak sumbangan" sahutnya kesal tak terima


"terus kemari mau ngapain?


" maaf mbak apa ibu hildanya ada?" tanyanya pelan


"mau ngapain sama nyokap gue ada


urusan apa!


"maaf mbak saya cuma ada urusan dengan bv hilda" ucap rangga kekeh ingin bertemu dengan ibu hilda


"iya bentar gue panggil dulu


"ampun deh ini cewek songong banget


gue santet juga ni lama lama bikin kesel


sabar ngga sabar ..." ucap rangga yang mengelus dadanya


"maaf tuan ada perlu apa tuang mencari


saya" tanya bu hilda yang baru keluar dari dalam kamarnya


" maaf anda ibu hilda ya?


" iya tuan saya sendiri memangnya ada apa tuan!" ucapnya


"begini bu hilda karna saya gak mau


basa basi jadi anda bisa antar saya


ke rumah rentenir itu" ucap the poin


"rentenir maksud tuan apa ya? rentenir yang mana tuan." ucapnya


"tempat almarhum pak said meminjam uang dan anaknya yang menjadi alat pembayarnya" ujar rangga dengan pandangan yang sinis


"rangga tau jika hilda lah yang meminjam


uang kepada pak wahyu hanya


untuk bersenang senang


"ma maksud tuan juragang wahyu" sahutnya gugup


"iya,apa bisa kita kesana sekarng !


karna saya tidak punya banyak waktu" ujar rangga


"untuk apa tuan anda kesana" ucapnya


"nanti anda akan tau sendiri yang penting


anda harus mengantar saya sekarang!!!


*********


"para maid sudah berjejer melihat kedatangan tuannya,


"sya kamu bilang tadi aku dan tuan ghibran


yang akan tinggal disini? terus kamu


mau kemana sya." tanyanya


"aduh...kakak ipar kan tau kalau


aku punya mansion juga! jadi aku akan tinggal disana?


"kila dan ghibran mempunyai mansion


masing masing. kalo mansion kila adalah


punya kakeknya ayah dari ayah kila.


kalo ghibran membuatnya sendiri. jelasnya thor pake tukang ya? hehehe


"naya hanya manggut manggut,mendengar penjelasan kila


"Ehem." ghibran berdehem


"eh kakak,ada apa kak? apa kakak lapar


biar kita diapain dengan kakak ipar!


"mau sampai kapan kalian akan bergosip


disini apa kalian tidak lelah, aku saja


dari tadi mendengar kalian bergosip


jadi lapar" ucapnya ketus

__ADS_1


"naya tak berani melihat ghibran, dia


hanya mampu menundukkan


wajahnya


"ah iya baik kak aku antar kakak ipar


dulu kekamar bersih bersih nanti kami


siapkan makan malam kakak tunggu


sebentar ya? ucap kila


"emmm!!!!


"oh ya kak.kakak ipar tidur di kamar


Kakan kan!" ucap kila menggoda kakaknya iya ingin tau apa respon kakaknya


"ghibran hanya menatap tajam kepada kila,dan kila tau jika kakaknya tidak setuju


dan naya sudah dari tadi meremas tangan kila,iya juga tak mau sekamar dengan ghibran sebelum hubungan mereka sah menjadi suami istri


"hahaha tenang saja kakak ipar


aku hanya bercanda kok,mari aku antar kekamar tamu!


"mereka pun berjalan menyusuri tangga


dan tiba tiba saja naya merasakan


sesuatu di tubuhnya dan membuat langkahnya berhenti


"tidak tidak jangan sekarang aku


mohon ya allah tolong lah hamba


aku tidak mau merepot kan orang


disini ya allah" batin naya karna merasa


jika tubuhnya bergetar dan kepalanya yang begitu pusing


"kakak ipar ada apa? kenapa berhenti!


apa kakak ipar cape naik tangga.kita


naik liff aja gimana? usul kila yang


melihat keringat di dahi kakak iparnya


dia kira jika naya cape


"ghibran yang dari tadi hanya memperhatikan saja tak bergeming


untuk menghampiri mereka


"nggak papa kok. sya aku masih


buram dan.....


"Brukkk


"seketika kila langsung saja kaget melihat


kakak iparnya tergeletak di lantai dan langsung mengangkat kepala naya.


ghibran yang melihatnya sontak berlari


menghampiri mereka begitu juga para maid berlari melihat apa yang terjadi


"kakak ipar bangun hiks..hiks.." kila menangis iya tak tau apa yang terjadi


"sya, naya kenapa? ucapnya panik


"gak tau kak,tiba tiba saja dia jatuh dan


pingsan kak, ayo kak kita bawa kakak


ipar dulu kekamar"


"ghibran tanpa abah abah langsung


membopong tubuh naya dan membawanya ke kamar tamu yang sudah


di siap kan oleh maid tadi.sesampai di kamar ghibran meletakkaa tubuh naya


denga pelan pelan di kasur.


"sya kamu telpon dokter farel suru dia


kemari memeriksa naya" ucapnya dengan suara begitu panik dan agak sedikit keras


"kila yang melihat kakaknya panik


dia hanya tersenyum dia tau kalo


kakaknya sudah jatuh hati kepada


sahabatnya


"sya kenapa kamu diam! cepat telpon farel suruh dia kemari!!!!!


"iy iya kak in ini baru nelpon si kunyuk!!!


"tak lama kila masuk kedalam kamar


mengatakan kalo nomer dokter farel


enggak aktif,..dan itu membuat ghibran


tambah panik


"sialan dia bisa bisanya keadaan seperti ini dia menghilang apa dia sudah bosan jadi dokter apa! tunggu saja gue akan


mencabut gelar dokternya" ucapnya

__ADS_1


dan membuat kila dan para maid yang ada di sekitarnya hanya bisa menyembunyikan senyum mereka


"mereka tak menyangka jika tuannya


yang arogan dingin dan juga kejam


bisa sepanik itu hanya karna seorang perempuan..memang ghibran menyayangi syakila tapi dia tak pernah


sekwatir seperti sekarang dan itu membuat para maid jadi penasaran.siapa wanita yang di bawa oleh tuannya karna selama ini ghibran tak pernah membawa


wanita kemansionnya selain kila


"sya apa gak dokter lain selain


dokter kampret itu? tanyanya ke kila masih panik


"gak ada kak.kakak aja yang rawat


kakak ipar bentar lagi kan kalian juga menikah


jadi apa salahnya belajar merawat kakak


ipar. jadi kalo kakak ipar nanti hamil kan ada kakak sudah siap." ucapnya menggoda kakaknya


"ghibran yang mendengar ocehan kila


hanya diam malas mendengarnya


"ya sudah sekarang kakak harus


ngapain? ujarnya dia tak tau harus melakukan apa biar naya sadar


"kakak kasih napas buatan sama


kakak ipar" ucapnya santai


"hah gila kamu sya nyuruh kakak


ngasih napas buatan dia kan cuma pingsan sya.bukan tenggelam sya!


kalo dia tau kakak nyium dia bukannya menikah tapi kakak malah di kirim ke


kuburan" ucapnya sedikit takut


"hahaha kakak ini kok serius banget sih


mana mungkin aku nyuruh kakak


nyium kakak ipar.kakak kan blum menikah


"ucapnya


"kalo kakak ipar tau dia bisa ngamuk


dia bisa lebih kejam dari mafia kelas kakap kak!"ucapnya lagi mencurutkan bibir


"terus sekarang kita harus apa!!!


" nih kakak oles di hidungnya biar kakak


ipar cium baunya dan cepat sadar!" kila memberikan minyak angin kepada kakaknya dan ghibran mengambilnya


dan mengoleskan kan nya


"dan benar saja tak berapa lama naya


pun sadar


"naya membuka matanya dan pertama yang iya lihat adalah ghibran dan membuat naya jadi malu dan menundukkan kepalanya


"bagaimana perasaan mu apa masih


kurang enak? tanyanya ada naya


"sa..saya sudah mendingan tuan" jawabnya gugup


"ghibran beranjak dari duduknya dan keluar dari kamar meninggalkan


naya dan kila dan berapa maid sebelum


ghibran keluar dia memerintah kan


ke maid untuk membuatkan bubur untuk naya


"buatkan bubur ayam dan bawa kekamar


dan berapa buah" ucapnya dan meninggalkan kamar naya


"baik tuan!


"ghibran berjalan ke ruang kerjanya dan menelpon seseorang


"kila ke ruang tengah untuk mencari


kakaknya tapi dia tak melihat sang kakak


dan dia melihat para maid berkumpul dan iya pun memberi pengumuman.


berpasang dengan ghibran yang baru keluar dari ruangannya ingin membuat kopi,tapi ketika dia keluar dia melihat adiknya sedang mengumpulkan para maid,dia diam saja di ujung tangga dia ingin melihat apa gang akan di lakukan kila


"perhatian semua saya cuma mau


memberi tahu kepada kalian


kalau perempuan yang pingsan tadi itu adalah calon istri tuan ghibran majikan kalian jadi mulai hari ini kalian harus menghormatinya seperti kalian menghormati tuang ghibran karna berapa hari lagi majikan kalian yang bujang lapuk itu akan menikah dan dia adan mendapat status baru dan titel yang baru juga alias bukan bujang lapuk lagi" ucap kila tegas tapi dengan senyum kecil di bibirnya yang imut


"ghibran yang mendengarnya hanya bisa mengumpat dalam hati,dia tak bisa berkata apa apa lagi! karna dia pikir percuma berdebat dengannya karna akan tetap kalah


* ***bagi like and vote nya ya biar semangat


lanjut ceritanya


#apa kah ghibran bisa merubah sifat mafianya setelah menikah dengan naya?


sepertinya nggak deh! babang ghibran kan kulkas friser***


"

__ADS_1


__ADS_2