
setelah menempuh perjalan 45 menit
akhirnya mereka sampai di rumah sakit
dan rangga berlari memurai mobil untuk
membukakan pintu untuk tuannya
"ghibran keluar dan membopong istrinya
di brangkat yang sudah ada di depan
menunggu mereka. sewaktu di jalan rangga sudah menghubungi pihak rumah sakit
"dengan tergesah gesah ghibran dan berapa suster dan dokter mendorong
brangkat tersebut
"dokter membawa naya ke ruang UGD.." maaf tuan sebaiknya anda tunggu disini.."
ucap sang suster..
"ghibran dan rangga duduk di bangku
di depan ruangan tersebut
"ghib,gimana ceritanya bini lo.sampai pingsan..? rangga terpaksa bertanya
walau melihat tuannya gelisah.
"gue gak tau..! tiba tiba gadis itu pingsan setelah dia balik dari toilet..! jawabnya
"tapi tadi gue liat bini lo! baik baik aja?
apa lo kerasin dia lagi sampai dia pingsan seperti itu? tanya penuh selidik
lo ngomong apa hah..! tadi sore dia pulang dengan basah kuyup kata,bi ijah
dan waktu gue sampai di kamarnya.dia
tidur..." jawabnya jujur
"tak lama kemudian dokter keluar,menghampiri ghibran..
"mel.gimana...! apa dia parah..! tanyanya
penasaran.
"anak perawan siapa yang kamu culik
sampai,dia pingsan begitu dan demam tinghi..! jadi kamu suda bisa suka sama wanita lagi dan harus menculik anak perawan orang ..." tanyanya mencurigakan
"ya dokter melly adalah sahabat ghibran dan rangga sewaktu di Canada
"tapi dokter melly pinda ke indonesia untuk tugas di rumah sakit mendiang daddy ghibran..
"rangga yang mendengar perkataan dokter melly membuatnya tertawa geli
"hahahaha...tawa rangga pecah setelah
melly berkata demikian.." betul mell
sahabat lo ini sudah menculik anak orang
dan menyekapnya ke tempat dimana tak ada orang yang tau.." ucapnya bohong
rangga mengeluarkan jurus jahil nya lagi
"dokter melly mendengar penuturan rangga. dokter melly jadi marah dan menabok lengang ghibran dengan stetoskop yang di pengannya
"benar benar kamu ya! dia itu masih mudah sekali ghib..kenapa kamu tega melakukan itu padanya." melly tak tahan dan memukul ghibran
"sialan lo sekertaris kurang ajar mana ada
suami yang nyulik istrinya sendiri.
mau gue pecat lo hah.!" rangga mulai emosi dengan perkataan melly dan rangga..
"dia istriku mell..." ghibran pun memberi tahu dokter melly kalau gadis itu adalah istrinya, agar dokter melly tak berfikiran macam macam tentangnya
"hah..istri! yang benar saja kamu ghib
__ADS_1
dia itu masih muda sekali! dan kamu sudah..
"dokter melly tak melanjutkan ucapannya dia tau kalau ghibran pasti akan murka
karna akan di katai tua...
"sudah apa! tanya penasaran
"sudahlah. jangan di bahas lagi aku pusing dengan kebohongan kalian berdua
dan kalo memang dia istrimu tolong
jaga pola makannya.
"karna dia banyak kekurangan gizi.dan satu lagi ada yang lebih penting, ak.
"baru saja dokter melly akan memberi tahu ghibran tiba tiba suster keluar dan memberi tahu melly kalau naya sudah sadar
"dok pasien sudah sadar dan muntah muntah.." ucap suster. " baik sus kita kedalam sekarang
"dokter melly pergi meninggalkan ghibran dan rangga,tanpa melihat mereka berdua
"kurang ajar lo ngapain lo membual seperti tadi hah. bosan idup lo hah..! ucapnya dengan emosi, rangga bukannya takut tapi, malah tersenyum meledek
"kamu sudah sadar.! apa yang kamu rasakan sekarang.? dokter melly bertanya apa keluhan yang di rasakan pasien nya sekarang...
"kepala ku pusing dok dan hawa mulutku panas dan merasa mual juga!.. jawabnya
"itu karna kamu demam tinggi, dan penyakit leukemia yang kamu idab sekarang..! ujarnya.
"le..leukemia dok.." lirihya pelan
"iya.."dokkter melly jadi curiga dan bertanya pada naya kembali..
"apa suami kamu tau kalau kamu menderita kanker.." tanyanya dengan wajah curiga
"naya hanya menggelengkan kepalanya..
dan itu membuat dokter melly jadi kesal
"astaga nyonya farzam,kenapa penyakit
separah ini kamu sembunyikan dari
"dokter melly tak habis pikir dengan pasien nya sekarang.." baik kalau begitu aku akan memberitahu suamimu,agar dia
bisa cepat membawa mu berobat sebelum terlambat..
"denga cepat naya menarik tangan dokter melly.." dokter melly yang tadinya sudah berbalik,karna tangannya di tarik dia berbalik ke arah naya
"ada apa!..jangan bilang kalau kamu
melarang ku untuk memberitahu suamimu.." cibirnya.dan naya mengangguk
"astaga apa yang ada di kepalamu nyonya. apa kau mau mati dan meninggalkan suamimu yang tampan dan kaya itu...?
"maaf kan aku dok tapi aku tak mau
merepotkan tuan ghibran,karna penyakitmu. aku mohon dok jangan beritahu dia.aku mohon aku mohon
kepadamu sebagai adik bukan sebagai pasienmu.." lirihnya dengan tangisnya
"melly melihat naya menangis dia pun
jadi kasihan." baiklah aku tidak akan memberitahu suamimu tapi,kamu harus janji,biar kan aku membantumu menyembuhkan kankermu.bagaiman?
"ba baik lah dok,aku mau...tapi dokter kenal dengan tuan ghibran?
"jelas saja kenal.dia sahabatku dari kecil
dan kami tinggal di Canada kuliah bersama. jadi aku kenal dengannya
"apa dia bersikap kasar padamu.! dan kenapa kamu memanggilnya tuan,padahal dia suamimu? tanyanya heran
"dia baik kok,dok karna saja aku tidak tau harus memanggilnya apa! jadi aku memanggilnya sebutan tuan.!..lirih nya bohong
"naya tak mau jika orang lain atau sahabat suaminya tau tentang rumah tangga mereka..
"baiklah..aku percaya..aku harap kamu tak membohongiku,karna kau sudah mengaggapku kakakmu jadi aku juga begitu...ujarnya
"dan siapa na mau? tanyanya lagi
__ADS_1
"makasih dok..namaku inanyah.dokter bisa panggi naya.." cicitnya
"baiklah naya sekarang aku harus menemui suami atau tuanmu itu.." ujarnya dengan senyum
"naya cuma bisa mengangguk dan senyum ketir
"hey...kenapa kau lama sekali.!!
apa yang terjadi dengan dia? tanyanya karna sudah setengah jam ghibran menunggu
"itsss kau ini rasa sabaranmu tak pernah lelah dari dulu.." jawabnya dengan kesal
"sudahlah gak usah mengomeliku lagi..
jawab saja pertanyaan ku!!
"istrimu sedang sakit parah jika kau lalai
sedikit saja kau akan kehilangan gadis
cantik,baik dan sepolos dirinya.." dokter melly hanya memberi peringatan agar ghibran bisa tau apa yang di derita istrinya. karna iya sudah berjanji kepada naya kalau dia tak akan memberi tahu ghibran
"apa maksudmu kehilangan? apa dia akan mati karna demam tinggi..!! cibirnya
"ya bisa jadi bisa juga enggak.." jawabnya
santai seperti tiada hal yang menakutkan
"hey bicara yang jelas dan pasti..apa kau mau aku mencabut gelar doktermu itu..!jawabnya kesal dan mengancam
"astaga selain tidak sabaran kau juga emosian dan tukan mengancam ya..??
heran aku.! kenapa istrimu mau menikah dengan orang sepertimu?
"kalau aku jadi dia,di kasih gratis pun aku tak mau!!! banyak di pasar pria yang peka dan pengertian." ujarnya.
"dokter melly buka kesal karna ghibran mengancamnya tapi karna ghibran tak peka jadi laki laki atau suami
"istrimu mengalami maag kronis dan kekurangan gizi..kalau kau masih ingin hidup bersamanya tolong perhatikan kesehatan dan pola makannya..."
"setelah mengoceh panjang lebar dokter melly pergi meninggalkan mereka...
"hey dokter gila kau belum memberikan arahan untuk cara merawat orang sakit.."teriaknya tak terimah di tinggal begitu saja
"dokter melly hanya melambaikan tangan ke udarah.tanpa menoleh
"dari pada lo teriak teriak gak jelas lebih baik lo samperin istri lo..! usul rangga
dia pusing mendengar teriakan bosnya
"ghbiran masuk dan melihat naya masih berbaring memejamkan matanya
"ga,lo pergi beli makan buat gadis itu? tapi yang bisa langsung di telan aja biar gak ribet kalau gadis itu memakannya
"ok kalo begitu gue beliin aja SUN...
"sun..makanan apa itu...? tanyanya
"bubur bayi dalam kemasan cuma di seduh dengan air panas udah matang.." jawabnya
"apa ada di restauran bintang lima?. tanyanya lagi
"ada.tapi lo riques dulu sama chefnya.." sahutnya sebenarnya rangga sudah mulai gila dan emosi karna permintaan dan pertanyaan ghibran. jadi dia menjawab dan bicara Asala saja
"terserah kau saja yang penting bisa di makan sama gadis itu!" ucap nya melirik naya
"baiklah..gue pergi dulu...mau makan apa?
"samakan saja dengan mu...! ucapnya dan berjalan menghampiri istrinya
"baiklah...bye
"ghibran menarik kursi dan duduk di dekat ranjang dimana istrinya berbaring.di tatap nya wajah yang sangat pucat Pasih itu
"ghibran membatin.dalam hatinya...! apa aku sehat itu padanya..! tak memberikan dia makan! sampai di sakit separah ini? dan membuatnya kurus.!!
"ada penyesalan dalam hatinya. sudah membuat istrinya seperti ini..tapi karna rasa gengsinya yang begitu tinggi membuatnya menjadi dingin dan arogan
*******
**like dan komen..jangan lupa vote nya
__ADS_1
# cinta tak pernah salah, hanya manusia yang merasakannya yang tak tau bagaimana cara menepatkan cinta dengan sebenarnya**