Pria Kejam Mencintai Gadis Penyakitan

Pria Kejam Mencintai Gadis Penyakitan
mengetahui rahasia naya


__ADS_3

"mereka pun sudah sampai di


rumah sakit di tempat naya


"di ruangan lain naya sudah siap dengan


operasinya karna diaeminta kepada dokter ridho untuk melakukan operasi di malam hari


"dan dokter ridho akan menyetujuinya


naya yang merasa sedih dengan


hidupnya yang malang


"kak kira kira naya kesini mau ngapain


ya kak?


"kakak gak tau sya kita bisa tanya sama suster atau dengan dokter disini" usul ghibran karena dari tadi dia jadi sasaran tanya . dari adiknya


"ayo kak kita tanya sekarang?


" mereka pun bertanya ke bagian administrasi


"malam suster kami mau tanya yang namanya Inayah pasien dalam penyakit apa ya sus!" kila pun bertanya karna tak mau mengulur waktu


"maaf ya mbak kalo boleh tau mbak siapa ya? tanya sang suster, tapi sebelum kila menjawabnya ghibran pun maju ke depan untuk menunjukkan dirinya. dan benar saja sang suster tak berani bertanya lagi


"cari saja nama yang di maksud adikku


tadi" ucap ketus dengan tatapan tajam


dan seketiku suster menciut


"ba baik tuang farzam


" tak berapa lama suster pun mengatakan kalo naya adalah pasien calon pendonor


transplantasi ginjal dan sontak saja


membuat mereka terdiam dengan tatapan kosong mereka tak percaya


dengan apa yang baru mereka dengar


"dan membuat kila dan mia jadi meneteskan air matanya


"sus dia dimana sekarang" tanya mia karena kila sudah tak sanggup untuk bertanya lagi


" nona naya sekarang berada di ruang operasi stengah jam lagi nona naya akan melaksanakan operasi plantasi ginjal


"mendengar itu kila dan mia berlari


menuju ruang operasi dan meninggal


kan para pejantang itu


*******


"van kita jangan gegabah dulu,kita


harus pikir kan resikonya jika ghibran


tau kalo ini adalah campur tangan lo gue yakin kalo ghibran gak akan lepasin kita gitu aja van jadi gue minta sabar lah


"sialan lo,!! apa... lo takut dengan hah!!!"vano dengan amarahnya yang memuncak langsung saja memberi berapa pukulan ke frans


"Buggg...Bug...


ampun van bukan gue takut tapi


gue cuma gak mau kalo kita hanya sia sia saja" ujar frans menahan sakit dan sudut bibir yang mengeluarkan sedikit darah segar


"pokoknya gue gak mau tau! sekarang


hancurkan markas si bre***k itu yang ada di canada


"tapi bos kita gak semudah itu


bisa menghancurkan nya karna disana anak buah tuan maliki sangat banyak dan


bos kan tau sendiri tuan Maliki seperti


apa? saran saya lebih baik kita cari


waktu yang tepat


seperti waktu kita menenggelamkan kan


kapal dan meledakkan jet pribadinya"

__ADS_1


ucap frans


"vano dan frans tau kalau Maliki adalah seorang mafia tapi dia tidak seperti ghibran, Maliki selalu bermain main dengan musuhnya dengan cara mengelabui musuhnya tapi berbeda dengan ghibran dia


membabi buta kepada musuhnya dan


tak menerima kata maaf atau kesempatan


"sampai kapan hah sampai kapan


kita menunggu lo tau kan gue paling gak sika yang nanya menunggu!!


"gue tau tapi kalo lo mau ngancurin dia


kita butuh strategi yang bagus" ujarnya


frans


" dan berapa hari lagi kapal yang akan membawa senjata untuk perdagangan mereka akan datang dari eropa kita


bisa meledakkannya dan dia akan kerugian meski tak seberapa tapi


itu adalah milik tuan Maliki dan jika itu


hancur otomatis tuan Maliki akan marah


dan kita bisa manfaatkan situasi itu" ucapnya lagi


"ok lo atur semuanya dan jangn lupa


kabari gue tai sebelum itu jangan pernah


riko tau karna dia pasti akan marah besar


"baik lah bos!


*******


"sus biar kan kami masu kami mau membawa teman kami pulang. dia itu


kurang waras sus alis dian itu mengidap


penyakit gila" tegas kila


"hah masa sih cewek cantiknya selangit


"emang berlaku juga buat cewek cantik


dengan penyakit gila ya? batin ghibran


tak percaya jika gadis selama ini yang iya


tolong itu ternyata gila!


"syakila kenapa sih ngomong seperti itu?


katanya mau ngejodohin naya dengan


kak ghibran tapi kenapa buat kak


ghibran jadi elfil sama naya! disini yang


gila naya apa kila sih...? batin mia tak percaya kalo kila akan mengatakan hal seperti itu di depan kakaknya


"sus kenap luar berisik sekali sus.apa


ada yang meninggal? "tanya naya pada suster


"maaf mbak naya di luar ada keluar mbak naya" ucap suster


"siapa sus?


"sepertinya mbak naya keluar dulu


karna operasinya masih ada 30 menit


lagi karna dokter ridho masih rapat


"ah iya sus!


"naya pun keluar dan memastikan kalo yang datang itu adalah kakak sama ibunya, tapi nyatanya bukan dan betapa terkejutnya karna yang datang adalah parah sahabatnya yang dia tinggal kan tadi!


"Ceklekkkk


"NAYAAAA teriak kila dan mi serentak


dan berlari kepada naya dan memeluknya dengan mata yang berkaca kaca


"nay kenapa kamu ngelakuin ini nay

__ADS_1


kenapa kamu gak bilang sama kita nay


apa ini yang di kata kan sahabat hah!" bentak kila suaranya mengema dalam lorong rumah sakit


"iya nay apa kamu sudah tak menganggap kami sahabatmu lagi" mia mulai menangis tak menyangka jika sahabatnya begitu menderita


"kasihan juga gadis ini? usianya yang


masih begitu muda dia harus menjadi


bahan pembayar hutang...hem seperti black card saja" batin rangga


" nay aku mohon jangan ngelakuin ini


nay ini gak bener nay kamu bisa sakit dan


bahkan nyawa kamu bisa bahaya juga nay!" ucap kila yang sudah menangis


" tapi cuma ini yang bisa aku lakukan sya


biar aku bisa membayar hutang


almarhum ayah sya mi,aku tidak mau menikah dengan anak juragan aku gak mau sya"ucapnya lirih suaranya yang mulai serak karna menangis menundukkan kepalanya karena malu


"para lelaki hanya bisa menyaksikan


dan mendengarkan para gadis berbicara


"kila mengambil kesempatan ini untuk


kakaknya bisa menikahi naya sahabatnya


"rangga pun akhirnya memberanikan


diri untuk bertanya" maaf nona naya


kalo boleh saya tau? memang berapa


banyak hutang mendiam ayah nona


"naya pun menyahuti rangga" 570 juta


tu tuan" dengan suara pelan


"kila dan mia langsung memeluk naya


untuk menengkan sahabatnya


" nay kamu bosa tunggu sebentar nggak


kamu jangan masuk dulu aku mau bicara sama kakak bentar aja ya? ucap kila


"kamu mau kemana sya!


" tunggu bentar aja ok


"kila memberi kode kepada mia" dan mia mengangguki seolah dia tau apa yang kila minta


"kak aku mau ngomong sama kakak


sekarang ayo kita kebelakang sebentar" ucapnya dan menarik lengan kakanya


"ghibran yang di tarik hanya menurut


saja dan mengikuti langkah adiknya


walaupun kila bukan adik kandungnya


tapi dia menyayangi nya


"ada sih sya kenapa haris ngomong


disini? di dalam kan juga tadi bisa!


"derrtttttt.


"hem maaf nona nona saya ijin keluar


dulu sebentar saja"ujar rangga


"silahkan tuan" ucap naya mia hanya diam saja rangga melirik dengan ujun matanya merasa kesal karna di acuhkan oleh mia


"Ck....sombong bener ni cewek untung


aja cantik kalau nggak udah gue bawa ke markas gue suntik pengawet biar jadi


pajangan disana....gumam rangga


karena baru kali ini dia di abaikan oleh seorang gadis

__ADS_1


__ADS_2