Pria Kejam Mencintai Gadis Penyakitan

Pria Kejam Mencintai Gadis Penyakitan
pernikahan ghubran & naya


__ADS_3

"detik berganti menit,menit berganti jam


dan waktu tak terasa begitu cepat berlalu


dimana naya dan ghibran akan menikah


di hari yang sudah mereka tentukan dan hanya pernikahan yang sederhana


tampa banyak sanak keluarga atau undangan


"pukul 4 pagi naya sudah terbangun dan


melaksanakan kewajibannya sebagai


seorang muslim,karna sebentar lagi akan ada para perias akan datang untuk


meriasnya sesuai dengan arahan dari


kila


"assalamualaikum nyonya" bi ijah


sudah siap di depan pintu kamar naya


"waalaikumsalam bi.naya membuka


pintu dan mempersilahkan bi ijah masuk


"maaf nyonya saya kesini hanya mau mengantar para perias dan membawakan


nyonya sarapan" ucap bi ijah


"oh iya bi, ayo mbak silahkan masuk" naya dengan ramahnya menyuruh


para perias masuk kedalam kamarnya


"nyonya sebelum di rias lebih baik


nyonya sarapan dulu,! biar gak lemes


kalau akad bentar nyah


" oh iya bi aku mandi dulu bi.nanti


sarapannya kalau udah mandi" ucapnya dan berjalan menuju kamar mandi


"baik nyah kalau bagitu bibi ke bawa


dulu" ucapnya


"em mbak tunggu sebentar ya? saya mandi dulu,sementara menunggu mbak mbaknya sarapan juga, bi ijah sudah membawakan kita sarapan!" ucapnya ramah dengan senyum


"iya nyonya terimakasih" para perias merasa senang karna naya menyambut


mereka dengan senang hati


"kalau begitu saya mandi dulu ya?


" silahkan nyonya


"30 menit sudah, naya yang baru selesai


dengan ritual mandinya dan para perias mulai melaksanakan pekerjaan mereka


" tak terasa semuanya sudah selesai


para perias terkagum kagum melihat


kecantikan naya.naya memakai gaun


berwarna putih tulang dan hijab senada


"wah nyonya cantik sekali! padahal


kami cuma mempolesi nyonya dengan sedikit make up tapi tak di sangka hasilnya cantik banget" ucap gadis yang bernotabeg lara


" mbak bisa saja" ucap naya malu malu


" tok tok tok kak. kak naya aku masuk


ya? "ucap kila


"masuk aja sya


"hei mbak calon kaka iparku mana?


tidak ada disini? ucap kila dengan mengedipkan sebelah matanya kepada perias seolah memberinya kode.yang berpura pura tak meliha naya. karna dia tak percaya kalo naya akan secantik ini


" sya kamu ngomong apa sih ini aku


naya " naya mendengar kila menjadi bingung


" kamu bener naya! calon kaka iparku" ucapnya sambil memutar dan memegangi pipi naya


"iya sya ini aku naya kenapa kamu


jadi aneh begini sih baru berapa jam


gak ketemu kamu jadi amnesia begini


sih


"hehehe bukan amnesia nay, soalnya


kamu cantik banget jadi gak kenal! ucapnya


" ya udah ayo turun pak penghulu sudah nunggu kakak juga udah karatan kelamaan nunggu calon istrinya" ucapnya menggoda

__ADS_1


"naya sudah berjalan dan menuruni tangga dan ghibran yang melihat


naya dengan balutan gaun putih tulang membuatnya bercahay mata ghibran


tak bekedip sedikit pun'


"mata di kondisikan ntar loncat tu mata


ribet nyariin ya" rangga membuyarkan


pandangan ghibran


"seketika ghibran mengalihkan pandangannya ke arah lain karna salah tingkah


"para maid yang melihat majikannya hanya bisa tersenyum"_ ikuti dengan


mia hanya bisa tersenyum kecil dia takut


karna di sampingnya ada rangga


"jadi semuanya sudah siap! ucap pak


penghulu


""ghibran yang merasa grogi, menarik napas dan perlahan melepasnya dan menjabat tangan pak penghulu


" **Bismillahirrahmanirrahim


ananda ghibran radityan al farzam


saya nikah kan dan kawin dengan


inayah farsyalah said binti muhammad said dengan maskawin emas seratus


tunai karna allah


" saya terimah nikah dan kawinnya Inayah farsyalah said binti muhammad said dengan maskawin emas seratus gram tunai karna allah**


" bagaimana SAH....


"SAH


"SAH


"SAH


"para tamu bersorak bahagia


"ghib ni cincinya lo pasangin di jari


bini lo" rangga menyerah kan sebuah kotak cincin kepada ghibran


"ghibran sudah memegang cincinnya


dan siap menyemakkan ke jari istrinya


tak lama mia memberi kode kepada naya


dan naya mengulurkan tangan


"ketika ghibran ingin memegang tangan


istrinya naya menarik pelan tangannya


dan sontak membuat ghibran heran


"nay gak usah malu dia sudah jadi


suami lo sudah halal" bisik mia di telinga


naya


"naya kembali mengulurkan tangannya


dengan cepat ghibran menggenggam tangan istrinya.seketika membuat naya


kaget


"wihhh bro...pelan aja gak ada kok,


yang berani ngambil bini lo" rangga mulai


dengan sifat jahilnya


"ghibra masih mematung dia belum


memasang kan cincin di jari istrinya entah apa yang di pikirkan nya


"woy lo mau ngasih cincin itu apa


enggak sih pelit banget lo sama bini


sendiri" rangga membuyarkan pikiran ghibran yang tau tau apa yang sedang di pikirkan nya


"lo liat gak ini cincinnya yang kegeden


apa jari naya sih yang kecil" ucap gjibran


melihat jari naya yang lentik dan begitu tirus


"udah pakein aja dulu entar atau besok lo beliin lagi yang agak kecilan dikit"


"hm" ghibran hanya berdehem dan


memakaikan cincin ke jari istrinya.mengambil tangan suaminya dan


menciumnya begitu juga dengan ghibran

__ADS_1


yang mencium kening sang istri


"acarapun sudah usai para tamu sudah


pulang tinggallah naya,ghibran,rangga dan ayu, rangga membawa ayu dan emaknya karna emak ingin melihat


pernikahan ghibran


"kaka ipar sebaiknya kaka beristirahat


pasti kaka cape kan," kila tau jika kaka


iparnya sedang lelah dan dia menyuruhnya untuk beristirahat,naya pun


melangkah ke lantai atas menuju kamarnya.sesampai di kamar naya ingin


membuka gaunnya.namun naas dia tak dapat meraih.rasleting gaunnya


"naya duduk bersimpuh di lantai dia menangis karna sudah merasa gerah


namun tak bisa membuka gaunnya


dia naik keatas ranjangnya dan berbaring


tak terasa dia akhirnya terlelap dengan


gaunnya


"waktu sudah menunjukkan pukul satu


dini hari ghibran pun naik ke kamarnya


karna merasa lelah sesampai di kamar dia


tak melihat seseorang pun di kamarnya


"kemana dia? apa dia di kamar mandi!


ghibran melihat ke dalam kamar mandi


namun sama saja


"apa dia tidur di kamarnya? dengan penasaran ghibran menuju kamar naya


dan ternyata naya sudah tidur


"ghibran menatap wajah cantik istrinya yang baru berapa jam lalu iya persunting


" kenapa dia tidur masih memakai gaun pengantinnya? apa dia ingin jadi putri tidur dengan gaun pengantin"


"saat ghibran akan keluar dia menginjak


gaun naya yang terurai di lantai bergatungan dan gaun itu tertarik dan sobek! membuat naya terbangun kaget


"tu tuan ada apa anda kemari! apa ada


Yanda butuhkan" naya bertanyata untuk menghilangkan rasa takutnya dia berfikir jika ghibran akan meminta haknya


"tidak ada...kenapa kau tidur masih


memakai gaun ini" ucapnya dengan menunjuk gaun istrinya


"i i itu tuan anu.."jawabnya gugup


"ghibran masih menunggu jawaban istrinya sambil menaikkan satu alisnya"


anu apa! kalau ngomong itu yang jelas


"aku gak bisa membuka rasletingnya


tuan" ucapnya malu dan menundukkan


wajahnya.ghibrqn tang mendengarnya


merasa geli dan kasihan dia ingin tertawa


tapi dia juga kasihan


"ya sudah sini biar aku bantu! "ghibran


menarik tangan naya dan membuat naya


sekejap berdiri dan langsung mendekap di pelukan sang suami


"pandangan mereka bertemu dan desirang darah dan suara jantung mereka


menggema di dalam dada mereka


"kaka ip...."kila berhenti melangkah setelah melihat adegan mesra sang kakak." upzzz maaf kak aku gak liat kok,


aku balik kekamar lagi silahkan di lanjut!


"kila langsung cepat cepat berbalik dan pergi menuju kamarnya ghibran dan naya masih dalam berpelukan setelah kila pergi


naya baru menyadari jika dia dalam pelukan sang suami


"naya cepat melepaskan dirinya dari


ghibran, ghibran jadi salting gegara adegan mendadak


******


***bagi vote and like nya biar


semangat lanjut ceritanya thor 😘


# hem BDW apakah ghibran akan

__ADS_1


meminta haknya pada naya secara mereka. lagi teletubisan***


__ADS_2