
"pukul 06: 33 kini naya sudah siap untuk
menuju ke perpustakaannya seperti biasa
dia hanya bisa berjalan demi menghemat
uangnya..sementara barjalan suara klakson mobil berbunyi
"pippp seketika naya berbalik..dan melihat
siapa yang memanggilnya" hai nay..."ujarnya sang pria
"tuan diky..." ucapnya..
"mau ke perpuskan". tanyanya..
"iya tuan..
"ya udah bareng yuk..
"ah gak perlu tuan biar aku jalan kaki saja" cicitnya menolak dengan halus karna iya tak ingin jika ada yang melihatnya..gjibran pasti akan murka dan akan menyiksanya lagi...
"gak papa ayo kebetulan aku mau mencari buku disana". ujarnya bohong diky hanya ingin mendekati naya karna
dia merasa sangat penasaran terhadap naya.yang selalu cuek padanya
"mak..sebelum naya menyelesaikan ucapanyan diky sudah menariknya dan memasukkan naya kedalam mobilnya.
naya hanya bisa pasrah
"di perjalanan ada mobil sedang mengikutinya. ya siapa lagi kalau bukan anak buah ghibran..yang selalu di tugaskan untuk mengawasi naya
"tapi mereka tak sadar jika ada mobil
yang mengikuti mereka..
"hem nay..boleh tidak aku bertanya!!
"si silakan tuan" ucapnya gugup
"hem kamu sudah punya pacar belum.." tanyanya the poin
"naya yang bingun.dia tak tau harus menjawab apa' dia tak mungkin mengatakan jika dia sudah menikah..
tapi jika dia berbohong kemungkinan besar kalau diky akan mendekatinya terus
"iya tuan aku sudah punya pacar..". jawabnya bohong agar diky berhenti
mendekatinya...ya karna selama naya bekerja di perpustakaan rere diky selalu
datang dan mengganggunya
"hahh ternyata dia sudah punya kekasih
gue kira gadis sepolos dia gak bisa pacaran!...tapu wajarlah jika dia punya kekasih. dia kan sangat cantik dan baik
mana ada laki laki yang tak tahan untuk mendekatinya" diky bergumam dalam hati
iya merasa sedikit kecewa dengan jawaban naya
"oh..aku kira kamu gak tau berpacaran..." lirihnya sedikit kecewa..
"maaf tuan.aku sudah berbohong. betul kata tuan sebenarnya aku gak tau yang
namanya berpacaran. karna aku langsung menikah" naya bergumam damal hati
sebenarnya dia juga tak tega jika haris membohongi seseorang apa lagi melihat wajah kekecewaan
"naya hanya tersenyum..pada diky...
"nay jangan senyum kaya gitu dong
kamu sudah membuat gue menjadi gila. rasanya gue pengen melahapmu.."
"di lain mobil pria sedang mengirim pesan ke bosnya.."( tuan nyonya baru saja menaiki mobil.nyonya di paksa masuk ke dalam mobil tersbut)". isi pesan sang pria
"ting. ghibran mendengar suara pesan dari ponselnya,dia segera melihanya
__ADS_1
"setelah membaca pesan tersebut ghibran mengepal tangannya rahangnya mengeras.dia bukan marah kepada naya' tapi dia merasa murka karna seseorang sudah berani menarik paksa istrinya ke dalam mobil
"rangga yang melihat tuannya mengepal kan tangannya.. dia' langsung mendekati sang bos dan bertanya
"tuan anda baik baik saja..? tanyanya
"ghibran tak mau memperlihatkan kemarahannya pada rangga,ghibran berusaha terlihat santai walau dalam hatinya bergejolak amarah..
"tidak apa apa..bagaimana dengan kontrak mr.Levi apa sudah kamu persiapkan.." ghibran mengalihkan pembicaraan agar rangga tak semakin bertanya
"ghibran menyuruh seseorang mengikuti
naya tanpa sepengetahuan rangga..ghibran tau jika rangga sangat mengawatirkan nyonya muda..
"sudah tuan...tiga hari lagi mr.Levi akan datang.."ucapnya
"bagus...kamu bisa kembali sekarang..
"permisi tuan...
"em...
"karna merasa penasaran ghibran menyuruh anak buahnya mengawasi
laki laki.yang baru saja memaksa istrinya
"( cari tau siapa lelaki itu)...
"( baik tuan )...
*****
"assalamualaikum..." naya sudah tiba di
perpustakaan dan mengucap salam
"waalaikumsalam...salah satu pegawai perpus menjawabnya" nay kamu sudah datang ya?... tanya fika. dia juga bekerja di perpus itu
" iya fik.em mba rere belum datang ya?..
"belum nay mungkin sebentar lagi'...
"nay kamu tadi kesini dengan mas diky ya? tanyanya. naya hanya mengangguk
"nay aku rasa sepertinya mas diky suka deh sama kamu? soalnya belakangan ini dia sering curi curi pandang saat kamu
mengawasi anak anak..." ujarnya
"ahh kamu ini ada ada aja'! mana mungkin
tuan suka sama aku fik.." cibirnya sambil senyum kikuk
"naya tau jika diky suka pada dirinya tapi
naya tak mau meladninya. karna iya tau statusnya sekarang sudah menjadi istri
ghibran...
"hay pagi semua..'
"eh mbak rere sudah datang to.." ujar fika
"semua udah pada sarapan belum! ini
aku bawa bekal dari rumah..! rere selalu membawa bekal dari rumah karna rere paling suka jika makan bersama
temannya di perpus..
"wah mbak rere rajin banget bawa makanan...kenapa mbak rere gak sarapan aja di rumah..." ujar fika..
"males di rumah fik...gak ada teman
mending disinj. ada kamu sama naya.." jawabnya sambil menyediakan makanan yang iya bawa
" yau dah kita sarapan dulu yuk..aku bawa banyak ni.."
"iya mbak..ayo nay..! sementara mereka
__ADS_1
menikmati sarapan mereka. diky muncul dari arah belakang
"hem aku gak di ajak ni...." ucapnya
"lo abang ada disini? ngapain..? ucapnya penuh selidik
"main futsal...ya cari buku lah re, kira kira ngapain lagi!" diky pura pura kesal
"ihhh di tanya malah sewot..."
"kamu sih pake nanya segala! jelas jelas di perpus cari buku mala nanya..
"naya dan fika hanya diam menyaksikan perdebatan antara saudara itu! mereka tak mau ikut campur
"ya udah kita sarapan sekarang dari pada
liat mas diky sama mbak rere berdebat
bikin cacing di perut tambah meronta ronta..karna lapar...."fika membuyarkan perdebatan mereka
"rere melihat kakanya yang sering curi pandang pada naya..dia tersenyum melihat kakanya..rere membuka pembicaraan dan berkata
"hem nay kapan kapan boleh nggak aku main kerumah mu,aku mau bertemu dengan ibumu..."ucapnya
"naya mendongakkan kepalanya mendengar rere ingin bertemu dengan ibunya, dia tak tau harus menjawab apa!
lama tak menjawab pertanyaan rere..rere kembali bertanya
"nay kamu kok,melamun?
"eh maaf tadi kamu bilang apa!...
"ck kamu ini..aku bilang boleh nggak kalau aku main kerumah mu dan bertemu
ibumu!"...rere mengulang kembali perkataan ya
"em bo..boleh tapi aku minta ijin dulu ya? sama majikan ibu aku' soalnya aku belum pernah membawa teman kerumah majikan ibuku" jawabnya bohong
"naya tak mungkin membawa rere ke mansion ghibran iya takut jika ghibran akan marah karna membawa orang asing ke mansion nya
"iya..aku tunggu ya nay..soalnya aku penasaran ibumu seperti apa' soalnya anaknya cantik dan baik banget..." ucapnya tersenyum
"kamu bisa aja re..ya nanti aku kabarin.
"diky sedari tadi hanya mendengar. dia bingung karna naya menyebut majikan. karna penasaran dia akhirnya bertanya
"tunggu dulu. kamu bilang majikan ibu' maksudnya. naya anak seorang pelayan begitu? tanyanya
"iya bang naya tinggal di rumah majikan ibunya..." ucapnya
"oh jadi naya anak seorang pelayan?
tapi gak papa. aku akan tetap terus mendekatinya untuk mengambil hatinya
walaupun dia sudah mempunya kekasih." gumamnya dalam hati
"senja sudah menampakkan dirinya dan jam kerja pun sudah selesai.naya pun akan secerah pulang...di perjalanan naya tak sengaja menabrak seseorang
"brakk..
maaf aku gak sengaja.." ucapnya. naya masih tertunduk
"naya...* suara lelaki tak asing baginya' naya mangangakat wajahnya dan menatap pria itu..
"mas vano.." lirihnya
"nay apa kabar..kamu kemana saja selama ini..!
"ya semenjak naya menikah dengan ghibran. vano tak pernah melihat naya. dan hari ini dengan tak sengaja vano bertemu dengannya..
"maaf mas. aku harus pulang ini sudah sore.."ucapnya dan berlalu pergi meninggalkan vano. iya tak mau mengambil resiko lagi..iya takut jika ghibran tau?
*******
**wah seneng ya? naya di kelilingi oppa oppa tanpan...
...# bagi vote and like nya and jangan lupa komen ua gaezz. ...
__ADS_1
...*biar semangat lanjut ceritanya**...
"