Pria Kejam Mencintai Gadis Penyakitan

Pria Kejam Mencintai Gadis Penyakitan
kepanikan syakilah


__ADS_3

"vano yang uring uringan di dalam


mensionnya karna sudah berapa


hari tak pernah bertemu dengan naya


"FRANSSSSSS!!!!!!" teriak vano


"ada apa bos!


" bagaimana kabarnya naya


"hem gue dengar katanya dia melakukan


transplantasi darah untuk di jual di sebuah rumah sakit" ujar frans


"jual darah. maksud apa? kenapa dia menjual darah! apa dia ada masalah" tanya vano


"iya katanya almarhum ayahnya meninggalkan utang yang sangat banyak


dan dia harus membayarnya.dan jika tidak


"frans menggantung omongannya


dan membuat vano penasaran dan


menyerngitkan keningnya


"kalo tidak.APAAA" bentak vano


"dia akan menikah sebagain penebus


utang; jelas frans


" apaaa!!!! itu peraturan dari mana? kenapa seperti itu? ucapnya tak terimah


"itu bukan peraturan van itu perjanjian


jika naya tak bisa membayar utang ayahnya dia akan menikah dengan orang itu" jelas frans


" cari tau siapa yang berani membuat wanitaku terancam"pinta vano


"di tempat lain******


"jadi selama ini naya mengalami masalah besar dan dia gak pernah cerita sama kita


teman macam apa kita ini teman dalam kesusahan tapi kita tidak tahu


"ucap kila merasa sedih dan mata sudah mulai berkaca kaca beda dengan mia dia sudah menangis semenjak dari tadi awal mulai drama itu


"sudah kalian jangan menangis lebih


baik kalian bantu saja dia" ujar rangga


"dan ghibran hanya diam saja menyaksikan drama tadi dan memperhatikan naya menangis" kasihan"


kata yang terucap dari bibir ghibran


"mia kila dan rangga sekejab langsung menatap ghibran dengan serempak


merasa dirinya di tatap ghibran jadi salah tingkah


"ap apa! ada apa!! kenapa kalian menatapku seperti itu? ucapnya merasa gugup


"kak aku mau ngomong sama kakak!" ucap kila


"ma mau ngo ngomong apa? tanya ghibran gelagapan


"tentang naya kak dan ini sangat penting


tapi untuk saat ini kita bantu naya dulu


ayo kak. kakak harus bantu dia?


"aku gak mau!!!


"sya kamu aja sama ni mama mia ini"


tunjuk ghibran dengan telunjuknya pada mia


"itssss kak ghibran tega banget masa


aku di katain mama hum!" cemberut naya dengan bibir di manyungkan


"gak usah cemberut. ngambek jelek ?


"ya udah kami turun dulu kak, kakak


jangan kemana mana ya harus


tungguin kita!


"dan kau kadal awas kalo macem macem


menghasut kakak gue


gue bikin lo jadi steack" ancam kila

__ADS_1


"kila dan mia pun sudah turun dari


mobil dan mereka masuk menuju pekarangan rumah naya


"assalamualaikum nay" ucap kila serempak dengan mia


"walaikumsalam naya cepat menghapus air matanya yang basah agar sahabatnya


gak tau kalau dia sedang menangis


tapi sayangnya naya telat...mereka sudah tau bahkan menyaksikan secara live tadi


"nay kamu kenapa kok matanya


sembab gitu? abis nangis ya? tanya mia


" ah enggak kok tadi cuma kelilipan


banyak debu tuh di bunga mana anginnya kencang banget lagi! jadi pada berterbangan say


"naya terpaksa berbohong kepada sahabatnya karna dia tidak ingin jika sahabatnya tau tentang masalah yang dia hadapi


"tapi sayangnya sahabatnya sudah tau semua hanya mereka pura pura tidak tau..


naya yang ingat atas kejadian tadi bahwa pak wahyu akan menikahkannya dengan Khaliq naya cepat ingin melakukan operasi secepatnya dan membayar hutang ayahnya


"hem...sya. mi aku harus pergi dulu


aku ada urusan mendadak nanti kapan


kapan kita ketemu lagi ya? assalamualaikum


" tampa menunggu jawaban dari sahabatnya naya bergegas pergi meninggalkan mereka


"tapi nay kita....


"naya pun berlari menuju jalan raya mencari seseorang untuk mengantarnya kerumah sakit


"mia dan kila pun berlari keluar mengejar naya namun naas naya sudah keburu pergi...kila dan mia segera berlari menuju mobil kakaknya


"kak naya tadi lari kemana kenapa


cepat banget ngilang nya kak"tanya kila


dengan napas tersenga sengal


"dia tadi naik motor mungkin di jemput sama pacarnya" ucap ghibran santai


"hah pacarrrr!!!!! ucap kila bersamaan dengan mia


" rangga yang mendengar penjelasan


ghibran hanya geleng geleng kepala


"aduh bos dia itu bukan pacarnya gadis


ituuuu? ujar rangga kesal karna ghibran bodoh sekali tak bisa membedakan


"terus kalau bukan pacarnya terus tadi siapa? tanya ghibran bingung


"dia ojol kunyuk" ucap rangga dengan suara menusuk hati


"ooo... jadi nama pacar gadis masker itu si ojol? ucap ghibra


sambil mangguk mangguk


"plakkk mia kila rangga hanya bisa menepok jidat mereka masing masing karna tak menyangka ghibran seorang mafia bisa bisanya gak tau tau ojo itu apa


"kenapa ada yang salah lagi? tanyanya


"salah banget pake bangetttt puas lo


dasar mafia bodoh dengan suara pelan


namun masih bisa terdengar


"lo ngomong apa hah? marahnya ghibran


"emang bodoh masa lo gak bisa bedain


sih yang mana pacar dengan ojek oneline" ujar rangga benar benar kesal dengan kebodohan bosnya


" mana gue tau kalo dia itu ojek online dia gak ngasih tau gue kok" ucap ghibran santai seolah gak salah


"udah gak usah ribut berisik tau nggak


sekarang kita ikutin naya sebelum


terjadi sesuatu dengannya " ucap kila panik


"tau ahh bikin kesel aja dari tadi! kak ghibran juga gak mau ngalah", lanjut mia


"loh kok kakak sih mi itu ka


"belum


"SET UPP!!!!! kaka kalo kakak gak bisa diam aku antar kaka ke pasar mau" bentak kila

__ADS_1


"dan ternyata ancaman kila sontak membuat ghibran diam membatu


"hahaha ternyata bos punya ancaman juga ya wah bagus ni? ada mainan baru" ucap rangga girang seolah dapat jepot besar setelah mengetahui kelemahan majikannya


"mulut lo minta di jahit ya? kesal ghibran


" ampun bos gak ada maksud kok" ucapnya senyum meledek


"udah ayo jalan kalau kalian masih mau debat sana turun biar aku saja yang


bawa mobilnya" ancam kila


"dia sudah bosan mendengar perdebatan


antara kakaknya dan asisten rangga


kila sudah merasa panik tak ada duanya


gara gara sahabatnya yang tak tau kabur kemana di kila benar benar pusing dan panik tambah lagi dua pasutri gang bikin kesel


"naya sudah sampai di rumah sakit tersebut dan berlari menuju ruang dokter


yang akan menangani operasinya


"sore sus apa dokter ridho ada sus


saya Inayah calon pendonor ginjal


atas nama pasien nyonya karina sus


"rencana naya meminta kepada dokter


ridho untuk melakukan operasi malam


ini agar urusan dengan pak wahyu cepat selesai dan takkan menikah dengan anaknya


"inayah" ucap dokter


"dokter ridho...dok boleh saya bicara sebentar dengan dokter" ucap naya lirih dengan napas yang masih memburu


"ya uda kita ke ruangan ku dulu" ajak dokter ridho dan di angguki oleh naya


"kak naya tadi pergi kemana? jangan sampai kita kehilangan naya kak!


aku khawatir sama dia? kadal kenapa


lo bawa mobilnya kaya siput sih...


"omel kila karena sudah dari tadi dia belum menemukan sahabatnya


"tadi sihhh ke arah rumah sakit!" jawabnya singkat


"ke rumah sakit mana kak?


"HUSADA


"itukan kan rumah sakit kakak! mau


ngapain disana?" tanyanya penarasan


"mana kakak tau? emangnya kakak


suaminya!.


"iya kakak sekarang bukan suaminya


tapi besok kakak akan menikah dan menjadi suaminya" ucap kila geram dengan jawaban kakaknya


"dan itu membuat rangga jadi bahagia


dia setuju jika bos kilernya menjadi suami


dari naya gadis yang penurut


"sya kamu yakin akan menjodohkan


kak ghibran dengan naya" bisik mia pelan pada kila


"iya gue mau jodohin naya dengan abang gue.lo keberatan atau lo suka sama abang gue


"secepat mungkin mia menggelengkan kepalanya bertanda tak mau". siapa yang mau dengan laki laki monster,arogan kulkas beruang kutuk utara enggak enggak gue gak mau sama naya aja


dia kan penyabar dan penurut cocok dengan tuan pemarah


"bagus kalo begitu jadi lo bisa bantuin gue


nyatuin abang gue dengan naya


*******bagi like and votenya ya biar


semangat lanjut ceritanya


# ingin rasanya menjadi wanita manja


tetapi keadaan membuatku menjadi


wanita yang tangguh kuat dan mandiri***

__ADS_1


__ADS_2