
"di lain sisi vano yang sudah berapa
hari tak me dengar kabar naya dia merasa
ada yang hilang dan kurang setelah
iya mengenal gadis berparas cantik nan ayu' ya siapa lagi jika bukan naya
"frans!!!!!
"iya bos ada apa!
"lo sudah dapat kabar dari naya
kenapa naya hilang seperti di telang bumi
sudah 3 hari" ucapnya frustasi
" maaf van tapi anak buah belum
memberikan kabar tentang nona naya
"kenapa lama sekali apa aja yang lo
buat sampai mencari seorang gadis saja
lo gak bisa hah!!!"ujar vano Amarah yang
meluap luap
"baik gue bakal cari sendiri lo tenang aja!!
"cepat cari dia,gue gak mau tau atau lama
dan pasti kan naya dalam keadaan sehat"
" vano merasa jika naya kurang sehat karna di sewaktu menemukan naya di halte,naya seperti sedang sakit parah
karna vano melihat naya membawa banyak macam obat.dan disitu lah vano berfikir jika naya sedang sakit
"sehat...memangnya nona naya
sakit. batin frans
********
"sya, apa naya mau jadi istri kaka lo!
lo tau sendiri kan naya gak pernah pacaran? apa dia bisa nerima kaka lo!
"ihhh lo kaya gak tau naya saja!
dia memang gak gampang dekat dengan
seseorang,tapi dia itu penurut dan dan berat hatinya terlalu besar,..pasti dia akan
menerima abang gue secara dia kan
yang lunasin hutang almarhum ayahnya
pasti naya akan merasa dia membayar
hutang nya dengan cara menikah dengan
abang gue, toh dari pada menikah dengan anak pak siapa tu namanya lupa
gue,
"tapi naya kan kaga'cinta ama abang lo
"its...its mia lo itu gak pernah dengar
omongan orang tua ya?
cinta itu seperti tanaman kalau kita setiap
hari rajin menyiramnya pasti akan tumbuh besar dan subur.nah begitu juga dengan perasaan
"walau mereka tak saling cinta,tapikan mereka satu rumah satu atap pasti
mereka akan merasakan yang berbeda
"yang kata lain pasti mereka akan saling membutuhkan, entah itu seperti apa" ucapnya jelas panjang lebar
"ngerti kan lo, kalo belum sini...
biar otak mu aku cuci dengan formalin
biar pandai pandai dikit lah
"ihhh...jahat banget sih lo" ujar mia memanyungkan bibirnya
"wihhh tu bibir cantik bener mau di steplpes ya?
"mia yang mendengar ejekan kila
membuat mia mendaki marah dan berteriak
"syakilaaaaaa!!!!
"hehehe santai neng disini cafe bukan
__ADS_1
tempat paduan suara ok" ucap kila den mengedipkan satu matanya menggoda sahabatnya
"ihhhh sya gue jijik liat lo kaya gitu
"disaat mia dan kila sedang asyik
bercanda, frans dan vano duduk di sebuah meja yang tak jauh dari
mia,dan kila,mata frans tak sengaja
melihat sang pujaan hatinya sedang
tertawa lepas
"frans hanya tersenyum dari tadi membuat vano heran dan mengikuti arah mata asistennya,dan betapa bahagianya
vano melihat para gadis itu seketika dia menyuruh frans menghampirinya
"ans bukannya itu sahabat naya?
"frans yang dari tadi hanya senyum melihat sang pujaan hati tak menghiaraukan vano dan itu membuat vano geram dan memukul kepala frans dengan buku menu yang berada di depannya
"awww sakit be*o...apa sih!!!
"heh dari tadi gua ngajak lo ngomong
tapi hanya nyengir gak jelas lo" ucapnya yang makin kesal
"emang lo nanya apa sih...
"itu bukan sahabat naya kan?
"iya benar...emang kenapa?
"bodoh ini kesempatan untuk cari tau dimana keberadaan naya!
"eh iya bener lo. udah sono lo,
nanya ama bidadari gue
" lo bego apa bodoh sih" ujar vano kesal
"eh bambang bodoh sama bego apa
bedanya sih...
"emang bener lo ngesellin ya...tau nggak
ini kesempatan lo dekat ama dia sekalian lo nanya tentang naya!
"gue mana berani samperin dia gue belum pernah kenalan ama dia?
"makanya lo kesana dan pura pura kenalan atau apalah basi basi dulu ke..
"lo ngomong apa sih kaga nyambung banget lo!
"frans yang malas meladeni vano
dia beranjak dari kursinya dan meluangkan kearah para gadis
"hem hay" sapa nya
"mia dan kila yang sedang asyik ngobrol
merasa terganggu dengan sapaan frans
mia hanya membalas dengan senyum dan anggukan kepala
"ada apa ya mas? tanya kila
"maaf kursi disini semuanya sudah full
boleh nggak kalau saya gabung disini" ucapnya basa basi
"entah ini rejeki bagi cafe ini atau memang karna cafe ini memang terkenal hingga tak ada satupun kursi yang kosong
mia dan kila hanya saling pandang
"hem boleh silahkan..."mia memberikan frans tempat dan mia pindah ke samping kila
"maaf sudah mengganggu acara kalian
tapi jujur saya sangat lapar dan sudah
tidak ada lagi kursi yang tersisa" ujarnya dengan senyum manis
"kila hanya senyum kecut tak membalas
perkataan frans
"gak papa santai aja lagian kami juga sudah hampir selesai kok" mia membalas perkataan frans karna sedari tadi kila hanya diam saja
"oh iya perkenalkan namaku afransa vandeles tapi panggil saja frans "ucapnya memperkenalkan diri
"kalo aku Asmirandah galuh panggil saja mia
"kila hanya diam saja tak ada niat untuk memperkenalkan dirinya namun dia mendapat satu sikuan dari mia,dan dia mengalah dan memperkenalkan dirinya
"syakila maliki" ucapnya ketus
"oh iya bukannya kalian dari SMA ACG Scool ya? frans membuka percakapan antara iya dan duan gadis di depannya
__ADS_1
"iya kamu tau dari mana kalau kami sekolah disitu?" mia jadi penasaran setelah frans mengatakan hal tersebut
"aku biasa sering makan di warung sebelah sekolah kalian" ucapnya sambil menyuapkan makanan ke mulutnya
" oh ya masa sih" hanya mia saja yang menjawab pertanyaan frans karna kila
tak pernah menanggapi omongan frans dia hanya sibuk dengan ponselnya
"bukannya kalian itu bertiga ya? terus yang satunya lagi mana? frans mulai menanyakan kan tentang naya
kila yang mendengar pertanyaan frans
seketika mengangkat wajahnya dan menatap frans dengan intes
"oh it..." belum mia menjawab pertanyaan frans kila sudah menyiku lengan mia dan memberi tatapan menyeramkan
"mia yang mendapat tatapan mematikan dia diam seketika!
"ngapain lo nanya teman gue? kali ini kila yang menjawab nya
"bisa ngomong juga rupanya? kirain tadi
dia sariawan mendadak ?....membatin
"enga kok cuma nanya aja kan biasanya kalian bertiga seperti trio macan!" ucapnya santai dia tau kalau kila
curiga padanya
"dia pindah ke new york." kila berbohong
"mia yang mendengarnya kaget dan melototkan matanya kepada kila
""APAAA!!!!" jeritan frans membuat mata pengunjung melihat kearah mereka
"kenapa kamu kaget begitu? apa kamu mengenal naya? tanya mia karna dia heran setelah mendengar naya pindah frans menjerit
"ahhhh gak papa ko. jawabnya gugup
"kamu ada niat jahat kan sama temen gue ngaku lo!" kila bertanya dengan tatapan mata tajamnya
"en..enggak kok. ngapain buat jahat
kenal juga enggak. eh tatapan mu itu
membuatku merinding ayo jatuhkan pandangan mu itu" pintanya merasa dia seolah ketahuan mencuri
"oyah syakila Maliki boleh nggak aku minta nor wa" ucapnya
"eh jangkrik kalo lo minta wa gue terus gue pake apa dong gila lo." ucapnya sinis
"mia yang mendengarnya hanya bisa mengulum senyumnya
"alamaaa syakila Maliki maksud aku tukaran nomor telpon...masa kamu gak ngerti sih.."? frans merasa kesal kerna dari tadi kila membuatnya jengkel
"eh jangkrik lo manggil gue gak
usah lengkap lengkap gitu juga kali? kila sangat kesal
"lah kamu sendiri kan yang bilang tadi
kalau nama kamu syakila Maliki" frans juga gak mau kalah
"aduh kenapa sih kalian ini? cuma nama
saja di ributkan liat noh orang pada ngeliatin kalian gak malu apa'hah!!! bentak mia karna sedari tadi para pengunjung pada melihat ke arah mereka
"spontan kila dan frans celingak celinguk
melihat ke arah para pengunjung
di sisi lain vano sudah kesal dan jenuh menunggu frans
"sialan tu si kam**t ngapain dia
lama sekali? apa dia mau aku penggal
bisa bisanya dia membuatku menunggunya"
"vano sudah merasa kesal
seolah olah amarahnya sudah di puncak
ubun ubunnya
"mi'aku boleh kan minta nomor kamu
eh maksudku tukaran gitu, takutnya kalo minta kamu gak punya nomor lagi" sindir nya matanya melirik kila
" yaudah mana ponselmu" mia memberikan nomor ponselnya karna iya
tak mau jika dia juga seperti sahabatnya
berdebat hanya karna nomor
" aku telpon dulu ya? biar kamu bisa save nomorku" ucapnya
"ok
*********
***bagi vote and komennya ya gaez biar semangat lanjut cetitanya
__ADS_1
## nanti inces kasih deh visual para
pemain novelnya kalo visual Inayah nya sudah dapat ok🥰***