
" sebulan pun berlalu tak terasa para siswa menengah keatas sudah UN naya dan otak sudah mulai mempersiapkan dirinya untuk bertempur dengan soal ujiannya yang akan dia hadapi dan naya berharap dia bisa melewati dengan mudah dengan keyakinan
dirinya...
"nay kamu sudah dapat kampus yang akan kamu masuki" tanya kila
"udah sya! tapi aku belum yakin kalo aku
bisa lanjut kuliah" ucap naya dengan wajah yang sedih karna mengingat ibunya yang belum tentu membiarkan naya lanjut kuliah
"lah kenapa emang nay bukannya kamu dapat beasiswa kan? ucap mia karna dia tau kalo sahabatnya itu sudah dapat dari beasiswa dari kampus iya tuju
"iya sya kan kamu murid paling pintar dan teladan kepsek juga sudah memberi mu gelar murid segudang prestasi" ucap kila
"bukan itu masalahnya sya, mi. " lirihnya naya dengan tatapan sedih dan wajah tertunduk
"ini masalah ibu sya, belum tentu dia bolehin aku kuliah..sekolah aja andai tak dapat beasiswa aku gak akan sekolah sya!
"astaga ternyata gara gara nenek lampir itu
yang bikin kamu gak semangat mau kuliah" ucap mia sambil menggelengkan kepalanya pelan
"iya mi" ucapnya
"sabar ya nay muda mudahan ada jalan biar kamu bisa kuliah, padahal kita semangat banget lo nay kalo ntar kita kuliah satu kpus lagi? ujar mia
" di tempat lain vano merasa gelisah semenjak melihat wajah naya yang begitu teduh dan cantik
"kamu gadis yang cantik aku harus dapetin kamu secepatnya walau apa pun caranya aku tidak perduli kau gadis yang bisa bikin aku melupakan semuanya setelah kepergian Angelia bersama si bre**k itu" umpat vano
bicara sendiri sambil menatap keluar jendela
memandangi ke ramaian kota jakarta
"ceklek.....van ada apa lo manggil gue.....
ucap frans yang baru masuk kedalam ruangan vano
" ada informasi apa yang lo dapat" tanya vano
" sejauh ini ghibran belum melakukan apa apa van dia masih sibuk di Rumahnya" ucap frans
__ADS_1
"awasi terus gue mau tau apa aja yang di lakukan si bre***k itu" ucap vano dengan nada kesal
" nay lo mau langsung pulang ya? tanya kila yang masih di dalam kelas
iya" sya taku nanti bella sama ibu marah,aku pulang duluan ya sya,mi assalamualaikum" ucap naya dan berjalan keluar menuju gerbang sekolah
" naya setiap pulang sekolah jika dia tak bekerja di warung dia langsung pulang kerumah karna dia takut jika orang dirumahnya marah dan menyiksanya. semenjak orang tuanya meninggal kebebasan naya drop drastis kana ulah kedua orang berstatus keluarganya
"citttttttttt
suara rem mobil mendadak di depan naya karna seseorang hampir saja menabrak naya.naya yang masih berdiam diri mematung karna masih sangat syok dan menutup ke dua matanya dan berjongkog di depan mobil tersebut
"astaga hampir saja" ucap sang pengendara mobil dan buru buru keluar dari mobilnya dan memastikan orang tersebut
"hey apa kamu baik baik saja apa kamu terluka tanya sang pengendara tersebut
"dan naya belum membuka matanya dia masih saja berjongkok dan mendongakkan kepalanya menatap wajah milik suara tersebut
" a..ku aku ba baik saja tuan" ucap naya lirih
" mata itu seperti aku pernah melihatnya tapi dimana yah? ucap orang tersebut siapa lagi kalo bukan CEO tampan dan sangar Ghibran
" iya makasih" naya berdiri tapi tak menerima bantuang tangan dari ghibran
" ini minum dulu pasti kamu sangat syok dan kaget ayo minum dulu" sambil memberikan sebotol air mineral kepada naya
"naya hanya menerimah dan menganggukkan kepalanya
"astaga segitu kaget nya kah dia hingga sampai membuka tutup botol saja dia tidak bisa" gumam ghibran dalam hati melihat naya dari tadi memutar tutup botol namun tak terbuka
"sini biar aku bukain tutupnya" sambil mengambil botol dari tangan naya
"tampa bicara naya hanya bisa menganggukkan kepalanya
" kamu kenapa melamu di tengah jalan? untung saja tadi aku bisa ngerem mobilku
coba kalo tidak! kamu pasti sudah menuju rumah sakit dan akan di urus ke pemakaman " ucap ghibran karna melihat sedari tadi naya hanya diam saja
" maaf tuan!....hanya kata maaf yang bisa
terlontar dari mulut kecil naya
__ADS_1
" ya ampun gadis ini di tanya panjang lebar sampai mulutku berbusa dai hanya malah bilang maaf". ada apa dengan gadis ini dia pelit sekali untuk bicara padaku bahkan menatap ku saja dia gak mau? " gumam ghibran dalam hati karna merasa du abaikan oleh perempuan yang ada di hadapan ya
"anak ini masih sekolah menengah ya? apa dia baru pulang sekolah ! dia masih memakai seragam" gumam ghibran dalam hati sambil mengamati naya dari atas sampai bawah
"naya merasa di perhatikan oleh ghibran dia langsung berdiri dari duduknya dan begegas pergi sebelum pergi dia mengetakan" maaf tuan saya harus pulang sekarang assalamualaikum
"sambil berpamitan naya menunduk dan tak berani menatap wajah ghibran
"tiba tiba naya merasakan pusing dan merasa bagian belakangnya sangat sakit
dan tubuhnya hampir harus sebelum dia benar benar jatuh ghibran merasa bahwa wanita di depannya akan jatuh dan ghibran langsung sigap menangkap tubuh wanita itu'
"hey kamu kenapa, you ok ha!
"maaf tuan saya harus pergi sekarang" naya langsung melepaskan pelukan dari ghibran dan segera pergi tapi ghibran langsung menangkap tangan naya dan berkata
" mari saya antar kamu pulang gak baik kondisi kamu sekarang pulang dengan kondisi seperti ini" ucap ghibran sambil menarik tangan naya masuk kedalam mobilnya
"naya tak menolak karna memang dia tak sanggup untuk berjalan jauh dai menurut saja
"kata di mana rumah kamu biar saya antar kamu cepat" tanya ghibran
"di jalan xxx tuan "ucap naya
"mendengarkan penjelasan naya ghibran memajukan badannya ke arah naya dan tinggal berapa senti lagi bibir ghibran akan menyentuh kening naya, sontak naya merasa takut dan memejamkan matanya
"allah tuan ini mau ngapain ya allah. jagalah hamba dari orang yang akan berbuat jahat adaku ya allah " ucap naya dalam hati
"kenapa wajahmu merah seperti strawberry matang saja. kamu mikir yang engga engga ya? tanya ghibran
" ayo buka mata mu kalo tidak saya akan menciummu disini sekarang juga" ucap ghibran dengan suara lembut
" naya sontak saja langsung membelalakkan matanya karna mendengar ucapan ghibran
"bu bukan tuan! hanya saja tuan terlalu dekat dengan ku" lirih naya
*************
" jangan lupa vote and komennya ya gaeysssss biar sangat lanjut cerita
semangat💪
__ADS_1