Psychopath Mafia Queen

Psychopath Mafia Queen
Jiwa Psychopath


__ADS_3

HAPPY READING πŸ€—


Satu bulan sudah Alene


cia menjabat sebagai CEO di Andrea Grub.Namun Alencia tidak pernah menampakkan dirinya di hadapan kliennya serta publik kecuali saat acara peresmian dirinya menggantikan jabatan Papa Will.Karena semua urusan kantor akan di handle oleh tangan kanan nya di perusahaan Andrea maupun di dunia mafia yaitu Ken.Banyak perubahan dan kemajuan di Andrea Grub,bahkan tak segan segan Alenecia memusnahkan perusahaan lain yang menyinggung perusahaannya, memberantas hama dan penghianat di Perusahaan Andrea Grub.Sehingga Alencia sangat di segani di perusahaan maupun di dunia bisnis,meskipun tidak pernah muncul dan usia nya yang sangat muda.


Namun bisa memajukan dan mengembangkan perusahaan,menyelesaikan pendidikan sampai S3.Bahkan Elo pun sudah sampai tahap High School. Luar biasa bukan?πŸ˜‹πŸ˜Ž.Alenecia juga telah berencana setelah perusahaan A'L Company berjalan,dia dan Elo akan bersekolah seperti pada umumnya.


Alencia memiliki jiwa Psychopath,namun dia sendiri belum tahu akan hal itu.Hingga suatu malam jiwa akan membunuh dan haus akan darah nya itu datang dengan sendiri nya.Ini bemula ketika Elo sangat ingin tidur dengan Alencia,waktu tertidur dengan lelap.Alencia bermimpi ada seorang wanita cantik yang mirip dengan dirinya berada di tengah lautan manusia.Wanita itu hanya membawa 2 katana yang sangat tajam.Lalu tanpa ampun wanita itu menebas kepala lautan itu hingga ada darah dan kepala serta mayat yang bergelimpangan di mana mana.Wanita itu seperti mandi darah.Namun aneh wanita itu hanya memiliki ekspresi wajah yang datar dan dingin.


Alencia yang melihat itu hanya tercengang.


Lalu saat wanita itu sedang asik menebas kepala orang,menoleh dan menatap tajam ke arah Alencia.Tiba tiba saja wanita itu melompat kearah Alencia.Seketika itu pula Alencia terbangun dengan jiwa yang ingin membunuh.Belum menyadari bahwa ada Elo, Alencia melihat cermin langsung menghampirinya dan melihat wajah nya.Yang dilihat nya adalah wanita cantik dengan wajah menyeringai menatap tajam dirinya sendiri,tanpa basa basi Alencia langsung meninjunya kuat membuat kaca itu pecah hingga melukai tangan dan kaki Alencia,darah pun seketika keluar di sela sela luka.


'Prankkk'


Bukannya kesakitan justru Alencia tersenyum menyeringai dan membuat Elo yang terlelap pun bangun dengan terkejut.


"Kak?Apa yang Kakak lakukan?."Tanya Elo bingung.Bukannya menjawab justru Alencia menyeringai dan berbalik langsung mencekik leher Elo hingga membuat Elo kesakitan.


"Akkhhh....sa-sakit K-Kak!".Seru Elo menahan sakit.Elo yang menyadari wanita yang mencekik nya itu bukan Alencia pun tersadar.


"K-ka-kau.....buk-bukan.....K-Kakak ku.....Alen....


Alenecia......"Seru Elo terbata bata mengatur nafas.Namun Alencia tidak bergeming dan menambah kekuatan di tangan nya serta menatap tajam Elo.Siapa pun akan takut jika belum pernah melihatnya.πŸ€”


"Ke-kembali...-kan Ka-kak.....ku.....k-kau bu-kan


Kakak....y-yang....ku-kenal".Ucap lembut Elo dengan tangan bergetar membelai wajah cantik Alencia tanpa sadar air mata Elo pun menetes hingga mengenai tangan Alencia.


Seketika it Alencia sadar dan cekikan di leher Elo pun merenggang,menatap Elo dengan sendu lalu memundurkan tubuh nya hingga terjatuh di lantai yang penuh kaca berserakan serta menjambak kuat rambutnya sendiri.


"Pergilah sebelum aku membunuh mu Elo".


Ujar Alencia dengan suara bergetar seperti menahan sesuatu pada dirinya.

__ADS_1


"Ti-tidak Kak".Seru Elo meskipun leher nya masih sangat sakit,tapi keadaan Alenecia adalah prioritas utama bagi Elo.Lalu Elo mendekati Alencia melepaskan tangan yang masih saja menarik rambut nya sendiri dan memeluk nya erat.


Sungguh hati Elo sakit melihat orang yang di sayangi nya menderita.


"PERGILAH!".


Bentak Alencia pada Elo sambil menatap tajam Elo.


Sebenarnya Elo juga bergidik ngeri karena ini pertama kali nya Alencia membentak nya.


Namun tekat nya sudah bulat.


"K-Kak aku tidak akan pergi,kau harus tahu.


Kau lah satu satu nya keluarga ku.Kau bagaikan Mommy dan Kakak ku.Kau tempat ku berlindung dan menemukan rumah.Kau seperti lentera dan penyemangat hidup ku Kak.Aku akan selalu menjaga mu.Apapun yang terjadi.Apapun keadaan mu.Akulah yang akan menjadi tempat pertama bagimu untuk menceritakan suka duka mu".


Seru Elo tulus dengan membelai lembut wajah Alencia dengan penuh cinta.Tak terasa air mata Elo tumpah saat memeluk erat Alencia.Menyembunyikan kepala Alencia di dalam tubuh kecil nya namun dengan pelukan hangat.


Elo terus mendekap Alencia.Tak ada respon,


Setidaknya Alencia tidak menyakiti dirinya lagi.


Entah itu karena kelelahan karena setelah berlatih atau lelah karena terlalu sibuk menyiapkan event untuk perlombaan dan membangun perusahaan nya.


Dengan perlahan Elo menyenderkan kepala Alencia ke dinding.Lalu keluar kamar untuk meminta bantuan Ray dan juga Ken di lantai 1 dan kamar pelayan dan bodyguard di belakang rumah,karena memang di lantai 2 hanya ada Elo dan Alenecia.Namun kadang kalau Papa Will menginap akan tidur di sebelah kiri kamar Elo.Sedangkan sebelah kanan nya adalah kamar milik Alenecia.


Setelah sampai lantai satu Elo langsung mengetuk pintu kamar milik Ray.


'Tok Tok Tok'


"Kak Ray?".Panggil Elo.


'Ceklek'


"Kenapa Elo.Hoam".Jawab Ray sambil menguap karena memang Ray telah tidur.

__ADS_1


"Kak,tolong Kak Alen dia terluka".


Seketika Ray langsung sadar,lalu mengalihkan pandangannya ke Elo.


"Astaga,ada apa dengan leher mu Elo.


Mengapa seperti bekas cekikan".


Seru Ray dengan terkejut dan panik sehingga membuat Ken yang sedang tidur di sebelah kamar Ray menjadi bangun dan mendekati Ray dan Elo.


'Ceklek'


"Ada apa Ray?".Tanya Ken panik.


"Tolong Kak Alen Kak.Kak Alen terluka".


Sarkas Elo sebelum Ray menjawab.


"Ayo".


Ray yang ingat pun langsung menarik Elo dan Ken.


Tak lama mereka sampai di kamar Elo.Lantai nya berserakan kaca di mana mana dan Alencia tergeletak di atas serpihan kaca bersama dengan darah yang keluar di sela sela luka tangan dan kaki.


"Astaga Nona Alencia!".


Seru Ray dan Ken bersamaan.


#PENDAPAT PRIBADI AUTHOR


Bagaikan seorang Ibu dan anak bukan?.Seorang Ibu,bukan hanya untuk melahirkan seorang anak.Namun juga memberikan kasih sayang dan pelajar tentang hidup baik kepada seorang anak.Ibu yang sesungguhnya adalah Ibu yang selalu menunjukkan jalan terbaik untuk anak anak nya,Baik di mata hukum dan agama.


[@Pemikiran Author sendiri,MAAF JIKA MENYINGGUNG KHAYALAK.Namun ini pemikiran Author murni tidak di sengaja/berencanaπŸ˜‡πŸ™].


#*#*#*#*#*#*#*

__ADS_1


BANTU AUTHOR DENGAN LIKE COMEN VOTE AND TIP πŸ™πŸ˜‡.


__ADS_2