Psychopath Mafia Queen

Psychopath Mafia Queen
Ternyata Nama nya Alencia


__ADS_3

"Hmmm,untuk semua mansion itu ada hanya saja mungkin nilai nya bisa 100 triliunan lebih."Jelas manager itu agak ragu apakah gadis di depannya ini mampu membayar nya.


Alen yang melihat tatapan itu hanya tersenyum menyeringai.Lalu mengambil salah satu kartu ATM Black Card nya(ATM tanpa batas){Halu lu Thor} dan melemparkannya di hadapan manager tersebut.Saar melihat ATM Black Card milik Alen dia terkejut.Tapi setelah itu ia lalu mengambil ATM nya,lalu mengembalikan nya kepada Alen kembali.


(Oh ya jika kalian tahu uang Alen itu di beri tambahan oleh Mama,karena setiap ada uang masuk dari perusahaan akan langsung di tabung oleh Mama nya dan akan di berikan kepada Alen jika keadaan darurat)


"Baiklah mari Nona saya antar ketempat mansion."Ujar manager itu mempersilahkan


SKIP


"Oke,Nona ini dia mansion pertamanya,Bahkan ini bisa menampung 100 orang lebih Nona".Jelas manager itu pada,lalu mengajak ke mansion selanjut nya.


"Hmm"Jawab Alencia.



(Ini mansion pertama*Untuk di tempati Alenecia dan beberapa anggota inti saja*)


Setelah beberapa menit dari mansion pertama kini mobil manager itu telah sampai di mansion ke dua.


"Ini mansion ke dua Nona,bisa menampung 10.000 orang".Jelas manager itu kepada Alencia.Setelah melihat lihat manager itu mengajak Alenecia ke mansion ke tiga.



(Ini mansion kedua)


Kini setelah beberapa menit berkendara mereka telah sampai di mansion ke tiga.


"Nona ini mansion ketiga".Jelas manager itu pada Alenecia yang dari tadi diam saja.


__ADS_1


(Ini mansion ke tiga)


"Hmmm".Jawab Alenecia.


"Eh buset dingin amat yak...mana tuh muka kaya tembok lagi...bikin merinding aja".Sewot si manager dalam hati.


Tentu saja itu dapat di tebak oleh Alenecia hanya dengan melihat wajah manager itu.Alenecia lalu menatap tajam ke arah manager itu seakan menjawab 'Diam Kau!'


Sang manager yang mendapat tatapan itu hanya bisa menelan ludah.Lalu Alenecia berkata.


"Antar kan aku di penjualan mobil sekarang".Pinta Alenecia kepada manager itu.


"Baik lah Nona".Jawab manager itu sekenanya.


SKIP


Setelah sampai di depan perusahaan penjual mobil Alenecia langsung turun tanpa sepatah kata pun dan manager itu hanya bisa mengumpat dalam hati.


Alenecia berencana pergi ke super market untuk membuat makan malam nanti.Setelah berbelanja dia bergegas untuk amsion pertam,namunsaat sedang berkendara dia melihat seorang anak laki laki hampir di bunuh oleh preman jalanan.Awalnya dia tidak peduli tapi karena melihat anak kecil itu menangis membuat hati tergerak untuk membantunya.


"Heh!ada banci rupanya!".Ujar Alenecia dengan nada mengejek karena geram pada preman itu tapi tetap tenang.


"Wah ada gadis cantik,gadis cantik gimana kalau kami ajak bermain?rasanya sangat nikmat kami jamin kamu akan ketagihan".


Ucap preman dengan wajah yang sadis mungkin itu ketua preman itu.


"Karena tidak suka banyak bicara Alenecia pun langsung mengajar para preman dengan membabi buta.


'Bugh!Kretek!'


'Bugh!Bugh!'

__ADS_1


'Kretek!Kretek!'


Suara pukulan dan patah tulang pen bersahutan tapi bukan Alenecia yang terluka tapi para preman itulah yang habis di tangan Alenecia.Karena kalah oleh Alenecia para preman itu pun lari terbirit birit.Setelah memebereskan para preman tadi.Alen pun mendatangi anak laki-laki itu yang sedang menangis dan ketakutan,lalu membelai rambut anak laki laki itu sambil bertanya.


"Siapa namamu?".Tanya Alenecia tapi dengan wajah yang tetap dingin dan datar.


"N-na-nama aku Joziah".Jawab anak itu dengan tergagap.


"Hmm nama yang indah,berapa umur mu?apa nama marganya dan dimana orang tuamu kenapa kau sendirian?.Tanya Alenecia dengan heran.


"7 tahun Kak.Aku awal nya bermarga Ciysen,tapi aku di buang oleh orang tua ku karena kata nya aku anak pembawa sial.Karena aku di fitnah oleh Siska saudara angkat ku, aku sudah berkata jujur aku tidak melukainya tapi orang tua ku justru mempercayai anak angkat nya dari pada aku".Jelas anak lelaki itu.


Karena kasihan dan hampir mirip dengan nasib nya Alenecia pun memberi pertanyaan kepada anak lelaki itu.


"Baiklah,Sekarang nama mu adalah Joziah Dangelo Lawrence.Kau sekarang adalah Adikku ayo kita pulang dan jangan cengeng karena aku tak suka orang lemah".Ujar Alenecia dengan dingin dan datar.


"Apakah boleh Kak?".Tanya Elo dengan mata berbinar binar.


"Tentu saja".Jawab Alen dengan singkat.


Di tempat lain tepat nya negara X,seorang laki laki duduk di kursi kebesarannya sambil menyenderkan punggungnya.Mata nya bagaikan elang,ekspresinya yang datar dan dingin.Namanya Davidson King Lewis.Di depannya duduk laki laki,yang tak lain sekertaris nya sendiri.Memeliki sifat yang tak kalah jauh dari tuan nya.


"Apakah sudah kau temukan identitas gadis itu?".Tanya David kepada sekertarisnya.Ya ini adalah lelaki yang menabrak Alenecia saat di bandara internasional negara X.


"Sudah tuan ini".Jawab sekertaris itu dengan menyodorkan sebuah map coklat kepada tuannya.


"Hmm,baiklah kau boleh pergi".Ujar David sambil sambil membuka map itu dan sekretarisnya pun pergi meninggalkannya di ruangan itu.


"Nama ALENCIA AURORA LAWRENCE,umur 17 THN,Asal dari negara N.Nama asli nya Comely Aurora Nixon.Anak angkat dari keluarga Nixon,Orang tuanya meninggal karena pembunuban.Kerena suatu kejadian membuat nya di usir dari keluarga Nixon beserta Kakak dan Mama angkat nya dan mengubah namanya.Anak yang dulunya ceria,ramah dan hangat kini ia merubah keterbalikan sifat nya."Ucap David sambil membaca isi kertas yang ada di dalam map coklat.Ada perasaan sakit ketika tahu gadis itu mengalami kepahitan dalam hidup nya,apalagi mengetahui gadis itu yang masih berumur belia.Seharusnya di umur segitu masakan masa masa menyenangkan bersama teman dan keluarga,bukannya menanggung beban seberat ini.


"ALENCIA AURORA LAWRENCE...Ternyata nama nya Alencia,hmm nama yang indah apa lagi dia di negara A.Baiklah Baby ...akan ku jadikan kau gadis kecil ku satu satunya.Aku akan membantumu dan mensupport apa yang kau lakukan,asalkan tidak berhubungan dengan lelaki lain saja(🙄😑😂).Setelah urusan di negara X ini selesai Akau akan mengambil hati mu lalu ku jadiakan kau istri ku".Ujar David dengan tersenyum membayangkan hidup nya bersama Alencia.

__ADS_1


Apa lagi dia tidak pernah berfikir untuk akan menikah Dan sekarang lihat lah justru dia malah tertarik dengan gadis kecil yang jauh dari umurnya.Padahal banyak wanita yang suka rela untuk tidur dengan nya,tapi baginya wanita seperti itu sangat murahan dan tak tahu malu,apalagi mereka mendekatinya hanya untuk tujuan utama yaitu mengambil kekayaan nya,ya walau pun dia tampan dan bertubuh atletis.


__ADS_2