
HAPPY READING 🤗.
Setelah Ray dan duo R keluar dari ruang kerja Alencia,mereka memutuskan untuk tidur. Namun sebelum duo R memasuki kamar,Ray memberikan sebuah nasihat kepada Adiknya.
"Sya,Ren.Kakak harap kalian tidak menyinggung Alencia.Dia sudah sangat baik menerima kita yang hanya orang tidak berada menjadi seperti ini.Kalian juga jangan pernah menanyakan sesuatu yang berbau keluarga, karena itu bisa melukai perasaannya".
Jelas Ray lembut sambil mengelus sayang kepala Adiknya.
"Memangnya Alencia tidak memiliki keluarga Kak?".
Tanya Rasya penasaran.
"Dia mempunyai keluarga yang lengkap".
Jawab Ray lembut.
"Lalu apa masalahnya,bahkan Alencia memiliki semuanya yang tidak kita miliki harta,kekuasaan,keluarga dan orang orang yang setia".
Ucap Rasya sedih karena hidupnya tak sebaik Alencia.
"Kau salah besar,Alencia yang di depan kita adalah sampul dari seorang Alencia.Alencia yang sesungguhnya adalah Alencia yang penuh luka yang tak bisa kita bayangkan. Kalian tahu hidup kita berjuta juta lebih baik di bandingkan dengannya.Dirinya terlalu banyak menanggung beban yang mungkin Kakak sendiri tidak kuat memikirkannya.Dan satu lagi yang harus kalian ingat dan catat baik baik,Alencia sangat sangat membenci seorang pembohong dan penghianat".
Jelas Ray tenang walau dia kasihan dengan Alencia yang terlalu banyak menanggung penderitaan,tapi mungkin saat ini bisa lebih tenang karena ada David di samping Alencia. Ray yakin David adalah lelaki yang baik dan pasti akan membantu Alencia menghadapi takdirnya.
"Apakah anak kecil tadi anak dari Alencia?".
Tanya Rendy penasaran.
"Tidak,dia anak kecil yang di adopsi oleh Alencia dan di jadikan Adik angkatnya.Meski begitu Alencia memberikan kasih sayang dan cinta seperti seorang Ibu kepada Anaknya".
Jawab Ray kagum dengan kebaikan Alencia, mereka bertiga berbincang seputar Alencia hingga mereka mengantuk dan pergi kekamar mereka masing masing.
Back Alencia.
Setelah Ray dan Adiknya keluar,Alencia langsung menghubungi Willson karena besok akan di adakan rapat di markas dan menghubungi tangan kanan lainnya. Saat urusannya telah selesai Alencia bergegas pergi menuju kamarnya untuk tidur.
Tapi sebelum itu dirinya mengecek kamar Elo, apakah Elo telah tidur dan jawabannya iya.Elo tidur seranjang dengan David.
SKIP
Pagi harinya di meja makan semua penghuni mansion(Alencia,Elo,David,Ray and Duo R) sudah bersiap siap untuk sarapan pagi.Ken dan duo R belum bertemu karena Ken sedang di markas KOD atas permintaan Alencia sendiri untuk menutupi identitasnya sebagai CEO Andrea Grub dari David.
Setelah sarapan mereka berenam pergi ke basecamp mengambil mobil untuk menuju ke tempat tujuan masing masing.
"Len ini berangkatnya gimana?.Berenagan apa gimana".
Tanya Ray bingung.
"Ambil".
__ADS_1
Jawab Alencia singkat,lalu muncul pelayan Yin yang entah dari mana dengan membawa sesuatu dan menyodorkan nya ke Duo R.
Duo R yang melihat banyak kunci mobil terkejut,batin mereka menanyakan 'Seberapa kaya nya Alencia?'.
"What ini beneran Len?.Sebanyak ini?"
Kaget Rasya dengan semangat dia dan Rendy sibuk memilih kunci mobil,Ray yang melihat tingkah Adiknya hanya bisa menggelengkan kepalanya.
"Kalian berangkatlah,aku mengantarkan Elo".
Ujar Alencia lalu pergi menuju mobilnya diikuti Elo.
"Tidak Len,kita bareng aja".
Ujar Ray yang hanya di iyakan Alencia.
Saat membukan pintu mobil untuk Elo, pintu nya di tutup oleh David.Alencia yang melihat itu hanya menatap David datar dengan mengangkat salah satu alisnya.
"Apakah tidak ada yang ingin kau katakan pada Daddy,Son?".
Tanya David lembut dengan mensejajarkan tingginya dengan Elo.
"Sure,seringlah kesini untuk menemani ku bermain Daddy dan semoga harimu menyenangkan Daddy"
Jawab Elo dengan mencium pipi David, David pun menggendong Elo dengan mengelus sayang kepala Elo lalu memasukkan nya ke mobil Alencia.
Alencia hanya menatap tajam David,berbeda dengan David justru tersenyum manis.Tanpa aba aba David menarik Alencia kepelukannya dan mengatakan sesuatu.
"Ingatlah Baby,aku akan mengawasi mu.Jika kau berdekatan dengan laki laki kau akan aku hukum.Dan jika perlu aku akan melenyapkan laki laki itu".
Bisik David di telinga Alencia dengan menyeringai,membuat siapa saja merinding ketakutan tapi tidak berlaku untuk Alencia. Perbuatan mereka diperhatikan oleh Tiga.
David melepas pelukannya dan menarik wajah Alencia lalu mengecup singkat kening,mata,pipi, hidung,bibir dengan singkat dan lari memasuki mobilnya.Alencia hanya menatap tajam namun kembali acuh,lalu memasuki mobilnya dan bergegas pergi mengantar Elo ke sekolah barunya yang tentunya sudah dibeli oleh Alencia.Diikuti oleh Ray,Duo R,sedangkan David berbeda arah untuk pergi ke apartemennya.
[Sebenarnya Alencia ini gak mau di perlakukan seperti itu apalagi oleh lelaki asing,namun karena merasa nyaman dia membiarkan saja asal tidak melampaui batas].
(ANGGAP AJA DIA BUTA CINTA,LAGIAN MAU MARAH JUGA GUNA CUMA BUANG TENAGA).
Setelah mengantar Elo disekolah barunya, Alencia,Ray dan duo R sampai di HSAI. Mereka menjadi pusat perhatian murid murid di HSAI karena mobil mewah yang mereka tumpangi dan keempat nya keluar membuat mereka terpesona.
"Bidadari khayangan".
"Hai tampan".
"Wah,liat tuh.Mobilnya gila mewah banget".
"Halah palingan mobil pinjaman".
__ADS_1
"Murid baru nih?".
Dan masih banyak lagi bisikan unfaedah yang hanya di acuhkan oleh mereka berempat.
Di kantor kepala sekolah,sudah ada Feng anggota KOD yang merangkap sebagai kepala sekolah.
"Selamat pagi Nona dan Tuan".
Sapa Feng sopan pada Alencia dan Ray yang hanya dibalas anggukan kecil oleh mereka. Lalu matanya menangkap 2 orang yang tidak dia ketahui,seolah tahu Ray pun bicara.
"Mereka Adikku, Rendy dan Rasya".
Ujar Ray singkat.
"Kapan acara pengenalan pemilik sekolah?".
Tanya Ray to the points.
"Setelah jam istirahat,anda bisa santai dulu disini Tuan".
Jawab Feng sopan.
"Dimana kelas kami?".
Tanya Rasya.
"Kalian bertiga di kelas XI A,sebentar akan saya panggilkan wali kelasnya".
Jawab Feng sopan lalu menekan nomor pada telpon yang tersedia di atas mejanya.
Setelah menelpon,terdengar ketukan pintu. Saat sudah mendapatkan izin masuk, muncullah seorang guru wanita paruh baya tapi terlihat masih muda.
"Maaf Pak,ada yang bisa saya bantu?".
Tanya guru itu dengan sopan.
"Begini Bu Dian ini ada murida baru yang masuk dalam kelas Ibu,tolong bimbingan dan bantuannya".
Ujar Feng sopan yang hanya di balas iya oleh Bu Dian,lalu Bu Dian membawa Alencia, Rendy dan Rasya ke kelas XI A.
Saat mereka sampai di depan kelas XI A keadaan nya sangat ricuh,namun saat Bu Dian masuk kelas setelah semua murid menjadi diam.
@JADI INI ANGGAP AJA UADAH MASUK PELAJARAN PERTAMA.
#*#*#*#*#*#*#*#*#*#*#*#*#*#*#
TERIMA KASIH TELAH MAMPIR DI KARYA AUTHOR DAN MEMBERI DUKUNGAN SERTA SEMANGAT UNTUK AUTHOR BERKARYA🙏.
DUKUNG AUTHOR DENGAN BOOM LIKE, BOOM COMEN,BOOM RATE,BOOM VOTE AND BOOM TIP🙏🙏😇😇.
__ADS_1
THANK YOU VERY MUCH😍😘.