Psychopath Mafia Queen

Psychopath Mafia Queen
Cupp


__ADS_3

Setelah leluar,Davidson lalu mencoba menelpon nomer Alencia.


'Tut,Tut,Tut'.


"Ayolah Baby angkat telepon nya".Gumam Davidson dengan doa dan harapan.


#*#*#*#*#*#*#*#*#*#*


[Kita lanjut aja ini telponan udah di bahas di chapter(Mencari Identitas Alencia 1).Jadi percakapannya kek gitu biar hemat waktu kalean].


#*#*#*#*#*#*#*#*#*#*


SKIP


Setelah telpon


"Aakkkh,aku yakin gadis kecilku pasti sedang menggerutu aku jadi ingin sekali melihat mukanya yang imut.Jika saja aku di sampingnya,ingin sekali memakan bibirnya yang manis.Semoga Tuhan mempercepat bersatunya aku dengan gadis kecilku.Amin".


Doa Davidson penuh semangat dan harapan yang dalam.


"Good night gadis kecil ku,aku ingin kita bertemu di alam mimpi".


Seru David sambil membayangkan wajah Alencia.


Keesokan harinya [Tempat Davidson].


Pagi telah datang membangunkan siapa saja yang masih berkelana di alam mimpinya. Termasuk David,seperti biasa dia telah mandi di waktu pagi sekali.Apalagi di akan pergi ke mansion Alencia.Setelah sarapan,dirinya bersiap untuk pergi ke mansion Alencia dengan perasaan gembira.


[Mansion Alencia].


Keadaan Elo kini telah membaik,apalagi setelah sadar.Elo semakin menempel dengan Alencia,sehingga membuat Alencia tidak bisa ke mana mana karena ulah Elo yang seperti bayi koala.Lain halnya dengan Willson,Ray dan Ken.Setelah sarapan bersama,Willson pergi bergegas ke tempat Lidya dan James(Mama dan Kakak Alencia).Serta menyampaikan pesan dan permintaan dari Alencia untuk memasukkan James di University.Lalu kembali ke markas KOD.


Ken telah berangkat ke Andrea Grub karena itu telah menjadi kewajiban nya menjadi orang kedua di Andrea Grub,namun sesekali Ken juga menyempat kan diri untuk berkunjung ke markas KOD atau ikut melaksanakan misi jika Alencia telah mengizinkannya,karena bagaimanapun Ken lebih besar mengemban tugas sebab Alencia sangat jarang ke Andrea Grub dan identitasnya sebagai CEO Andrea Grub masih lah misterius.


Ray juga di minta Alencia untuk kembali ke perusahaan A'L Company mengurus tugas tugas Alencia dan mengecek kondisi perusahaan setelah ditinggal beberapa hari oleh Alencia dan Ray.


Setelah kepergian mereka bertiga,Alencia menemani Elo yang manja di taman samping manaion.Ralat nya Alencia yang sedang olahraga dan melakukan pemanasan kecil,sedangkan Elo yang melihat betapa keren Kakaknya melakukan olahraga sambil berjemur matahari pagi.


Beberapa menit kemudian datanglah pelayan yang mengatakan bahwa ada seseorang yang ingin menemui Alencia.Elo mendengar itu hanya mengernyit bingung.Alencia hanya berdehem yang di artikan oleh Elo.


"Antar dia kemari!".


Perintah Elo dingin pada pelayan itu.Pelayan itu pun langsung melaksanakan tugas nya.


Beberapa menit kemudian,terdengar derap langkah kaki.Dan muncullah sosok pria dewasa yang tampan dan gagah penuh wibawa.Siapa lagi jika bukan Davidson dengan wajah berbinar,lalu pelayan itu bergegas pergi meninggalkan mereka bertiga.Melihat itu Alencia menghentikan kegiatan nya,tetapi wajah Elo menjadi gelap.


"Selamat pagi Baby😊".

__ADS_1


Sapa David dengan menatap intens Alencia, karena gak nyadar ada Elo.


"Baby?".


Tanya Alencia datar dengan menaikkan salah satu alisnya.Bukannya menjawab David justru terpesona melihat Alencia yang memakai baju olahraga terbuka dengan badan penuh keringat.


'Glek'.


"Sial kenapa dia sangat sexy,ini bisa membuat ku gila mendadak.Ingin sekali aku memakannya dan bermandi keringat bersama.Ya Tuhan kuatkan aku".


Batin David campur aduk antara senang melihat Alencia tampil sexy,takut jika di lihat pria lain dan tegang karena menahan sesuatu 🤤.


'Ekhem'.


Deheman seseorang membuyarkan pikiran David yang telah translate di mana mana.


"Kenapa Paman David memanggil Mommy ku dengan sebutan itu?".


Tanya Elo penuh selidik,sedangkan Alencia kembali acuh dan mengambil minuman di samping Elo.


"Eh,Elo ternyata ada kamu.Oh soal itu karena Mommy mu dan Paman kekasih,mungkin sebentar lagi kami akan menikah".


Tanya David santai dan percaya diri.


'Uhuk'.


Alencia yang mendengar itu justru tersedak minuman membuat David dan Elo khawatir.


Seru David lembut sambil mengelus lembut punggung Alencia.Sedangkan Elo memberi kan tissue pada Alencia.


"Apa maksud Paman kekasih dan akan menikah sebentar lagi?".


Bantah Elo tak terima,sedangkan Alencia berusaha mengontrol ekspresi wajahnya yang mendadak panas yang di sendiri tidak tahu penyebabnya.Karena sudah tidak tahan Alencia segera bangkit untuk kembali ke kamarnya.David ingin menyusul,membuat Elo ingin mencegah namun kalah cepat dengan kaki David yang panjang.


"Baby kau mau kemana?".


Tanya David berlari mengejar Alencia.


"S*al sejak kapan mereka sepasang kekasih?.


Aku harus memberi tahu Kakek,agar posisi ku di hati Kakak tidak tersingkirkan".


Ucap Elo cemas.


"Tapi mana mungkin Kakak mau dengannya, dia sudah tua.Memang benar dia masuk dalam kriteria calon suami Kakak,tapi emang nya kuat membuat banyak Adik untuk ku?Aku lumayan meragukannya".


Gumam Elo sambil memasang wajah serius dengan menyatukan jari telunjuk dan tengah sambil mengusapkannya ke dagu.

__ADS_1


Back David.


David yang melihat Alencia akan menutup pintu kamarnya,secepat kilat David menahan pintu kamar Alencia dan mendorong masuk hingga membuat Alencia hampir terjatuh karena belum siap menerima dorongan. Namun dengan cepat David memeluk pinggang Alencia dan menutup pintunya. Mata mereka bertatapan hingga menyisakan beberapa centi saja.


Wajah Alencia berubah panas,lagi lagi dia harus mengontrol ekspresi nya agar tetap datar dan menatap tajam David.Yang di tatap malah balik menatapnya lembut dan masih bisa melihat ada sedikit semburat merah di pipi Alencia.


"Kenapa wajah mu memerah Baby?.Apakah kau sakit hm?".


Goda David dengan menghembuskan nafas nya di telinga dan leher Alencia,lalu menatap kembali mata biru menghanyutkan itu.Bahkan Alencia pun ikut terpesona hingga menatap lembut mata hitam David yang dingin dan setajam silet dengan menahan geli.


'S*al,dimana sifat dingin,datar dan aura membunuh ku!.Kenapa juga tubuh ku seperti tidak bertenaga!'.


Batin Alencia mengeram antara geram dan menahan geli.


David yang melihat reaksi Alencia tidak memberontak dan tatapan yang melembut semakin membuat nya berani,apalagi salah satu tangannya yang bebas.


"Kau tahu Baby,kau sangat cantik dan menghanyut kan.Aku tidak rela jika pria lain melihat mu.Apakah aku perlu mengurung mu hm?".


Ujar David dengan menatap intens mata Alencia,jari salah satu tangan nya mengusap lembut bibir Alencia.


"A-apa yang kau lak... mmmhptt".


Tanya Alencia protes


'Cup'.


David mencium lembut bibir Alencia,sungguh ini lah yang David dambakan beberapa hari lalu.Karena mendapat perlawanan,David menarik tenguk Alencia untuk memperdalam ciumannya.Alencia tidak membalas dan hanya diam karena terkejut.


Alencia masih tidak sadar hingga tidak menyadari bahwa dirinya sedang berciuman.David yang merasakan ciumannya ridak terbalas pun menggigit bibir bawah Alencia,sehingga membuat Alencia membuka mulutnya secara refleks.


"Ukkh".


Melihat kesempatan itu,David menciumnya semakin ganas,kini ciuman itu berubah menjadi *******.


Perpaduan antara rasa mint dan manis. Sungguh rasanya sangat nikmat dan membuat candu,bahkan David mencoba masih mencoba melakukan ******* itu lebih dalam dan mengakses setiap inci mulut Alencia dengan lidahnya.


Lama mereka melakukan itu hingga Alencia yang susah bernafas pun mencoba memberontak dengan cara memukul dada bidang David,mengetahui bahwa Alencia kehabisan nafas David pun memutuskan pangutan mereka dan beralih ke leher jenjang Alencia.Menyesapnya dan kadang menggigiynya sehingga meninggalkan beberapa bekas merah.


Alencia hanya bisa pasrah antara nikmat dan sakit karena David yang menggigit kecil lehernya,otak dan perasaan nya menolak namun badannya sangat susah di ajak kerja sama.


Setelah puas membuat hasil karyanya,David menyudahinya namun sebelumnya David tersenyum puas dan kembali mencium leher Alencia.Lalu menarik Alencia agar jatuh ke ranjang dan memeluk posesif pinggang Alencia.Dengan cepat David menenggelam kan wajahnya di dada. (Posisi ini tidur dengan arah menyamping).


"KAU!... ".


#*#*#*#*#*#*#*#*#*#*#*


TERIMA KASIH TELAH MAMPIR DI KARYA AUTHOR DAN MEMBERI DUKUNGAN SERTA SEMANGAT UNTUK AUTHOR BERKARYA🙏.

__ADS_1


DUKUNG AUTHOR DENGAN BOOM LIKE, BOOM COMEN,BOOM RATE,BOOM VOTE AND BOOM TIP🙏🙏😇😇.


THANK YOU VERY MUCH😘🤗😍.


__ADS_2