Psychopath Mafia Queen

Psychopath Mafia Queen
Rencana A(1)


__ADS_3

HAPPY READING πŸ€—.


"Kenapa Mommy pergi tanpa membangun kan ku".


Ucap Elo merajuk memanyunkan bibirnya yang terlihat imut di mata yang melihat nya .


'Cup'.


#*#*#*#*#*#*#*#*#*#*#*#*


"Tidak ada".


Jawab Alencia singkat sambil mencium pipi Elo.Membuat satu orang cemburu.


"Mommy kenapa lehermu banyak merah merah seperti bekas gigitan".


Tanya Elo polos membuat Alencia terkejut dirinya baru sadar saat ini dan bingung menjawab apa,sedangkan sang pencipta nya alias David justru tersenyum bangga melihat hasil karyanya.Berbeda dengan Ray yang pikirnya telah translate kemana mana.


'Wah,ternyata Tuan David sangat ganas dan agresif'.


Batin Ray membayangkan yang tidak tidak.


"Itu tanda kepemilikan Son".


Bisik David santai.


"Aku juga mau Dad.Mommy kan juga milikku".


Balas Elo posesif dan tanpa aba aba dia menggigit leher Alencia membuat Alencia menahan sakit.


'Akkh'.


"Kenapa kau menggigitnya.Ini hanya karena tersengat lebah".


Jelas Alencia bingung.


"Sorry Mom,tadi kata Daddy itu tanda kepemilikan".


Jawab Elo polos membuat Alencia mencubit perut sixpack David karena kesal.Sedangkan Ray dia seperti kehilangan roh karena kaget.


'Apakah mereka sudah meresmikan hubungan mereka?.Wah,hebat sekali Tuan David.Dia memang pantas di juluki lelaki sejati.Mereka pasti sudah melakukan 'ITU'. Aku harus banyak belajar padanya'.


Batin Ray kagum.


"Wait,apa maksud nya panggilan kalian?".


Tanya Alencia selidik pada Elo.


"Itu karena Daddy akan menikah dengan Mommy dan Daddy sudah berjanji akan memberikan ku 10 tidak 15 adik".


Jawab Elo dengan bumbu kebohongan, membuat Alencia tersedak air liurnya sendiri. David jangan di tanya dia malah bangga ada pendukungnya.


'Wah Tuan David ini memang pantas di sebut dewa.Dia bisa membuat Nona Alencia yang yang dingin dan datar menjadi kesal dan meleleh seperti jelly'.


Batin Ray kagum.


'Cup'.


Alencia kembali mencium pipi Elo.


"Ray antarkan Elo ke kamarnya untuk mandi".

__ADS_1


Pinta Alencia datar dan di iyakan oleh Ray dan mereka pun pergi.Kini tinggallah Alencia dan David di ruang makan itu.


"Baby aku juga mau itu".


Seru David merajuk membuat Alencia kesal akan tingkahnya.


"Apa maksud mu memberi penjelasan bodoh itu kepada Elo?".


Seru Alencia memberontak.


"Itu kenyataan Sayang".


Goda David dengan menghembuskan nafasnya di leher Alencia lalu menggigit kecil telinga sampai leher Alencia dari belakang.


"Ukkh.S-stop kau ini mesum.Berhenti David ini di ruang makan".


Berontak Alencia menahan sakit sekaligus geli.


"Mmmmh,kau menyukainya Baby".


Goda David tanpa henti.


"Diamlah kau ini gila dan lepas aku ingin makan".


Ujar Alencia pusing.


"Tidak,jika kau tidak memberikan itu,aku tidak mau melepaskannya".


Pinta David dengan manja.


"Apa?".


Beo Alencia,membuat David gemas.


Bisik David dan menggigit keras leher Alencia membuat semakin jelas tanda kepemilikan nya lalu menyudahinya dan duduk di kursi makan sambil menarik Alencia agar duduk di pangkuannya,sedangkan Alencia hanya pasrah mengadapi David yang menempel seperti bayi koala..


Tak lama Duo R,Ray dan Elo datang dengan Elo yang digendong Ray dan tatapan bingung dari duo R.Mengerti tatapan mereka David memperkenalkan dirinya sebagai calon suami + Daddynya Elo, membuat Alencia memutar bola matanya malas,Elo dan Ray yang hanya bisa menahan tawa.Lalu mereka pun makan dengan lahap dan tenang tanpa pembicaraan.


(Ini c*pang nya Alencia gak keliatan karena ketutupan rambutnys).


SKIP MAKAN.


"Ray keruang kerjaku bawa juga adikmu".


Perintah Alencia dingin+datar,yang angguki oleh mereka bertiga dan bergegas pergi keruang kerja Alencia.Kini di meja makan hanya ada Alencia,David dan Elo.


"Ini sudah malam pulanglah".


Ujar Alencia datar pada David.


"Apa kau membenciku makanya mengusirku?".


Ucap David sok sedih,membuat Elo prihatin.


"Mom tidak apa" jika Daddy disini dia ingin menemaniku disini,bukannya kalau sudah malam berbahaya jika Daddy pulang apalagi sendirian".


Seru Elo memelas pada Alencia,membuat David tersenyum licik.Alencia jangan ditanya dirinya ikut pusing melihat kelakuan Elo kenapa menjadi begini.


"Bagaimana jika Daddy menginap malam ini, sekalian menemaniku main".


Ujar Elo semangat lalu menarik David pergi dari sana,maksudnya bermain itu mengajarkan permainan perusahaan.

__ADS_1


"Jika bermain jangan malam malam besok pagi adalah hari pertama sekolah".


Jawab Alencia dingin+datar yang di iyakan oleh Elo yang terlampau senang.Alencia hanya bisa menghela nafas panjang kenapa sandiwara awalnya malah menjebaknya sendiri.


Karena terlalu malas memikirkannya pun bergegas ke ruang kerjanya.


SKIP RUANG KERJA ALENCIA.


"Kenapa Len?".


Tanya Ray penasaran.


"Besok..".


Ucapan Alencia terpotong karena telepon yang masuk.Melihat salah satu tangan kanannya yang menelpon langsung mengangkatnya.


"Halo Queen ku yang cantik seperti Dewi khayangan".


Salam Tino sopan di bumbui candaan.


"5 menit".


Jawab Alencia dingin dan acuh.


"Oh My God,Queen kau membuat suhu di sini tambah dingin".


Ucap Tino menggoda.


".....".


"Hais,baiklah Queen aku ingin melaporkan bahwa di negara S di KOD telah berhasil menguasai negara S.Dan menurut mata mata The Earth Black tidak melakukan pergerakan apapun untuk saat ini".


Jelas Tino serius,membuat Alencia tersenyum puas membuat siapa pun terpesona termasuk mereka bertiga.


"Kembali ke markas utama,besok jam 11.00 akan ada meeting".


Ujar Alencia dingin+datar lalu menutup telponnya.


"Besok kita sekolah,Ray besok datanglah gantikan aku ke peresmian pemilik sekolah. Biar Sam atau Tina(tangan kanan Ray di perusahaan) yang menggantikan mu".


Ujar Alencia dingin dan datar sambil memberikan map yang berisi data sekolah.


"Hah?.HSAI(High school Aurora Internasional),ini punya Lo Len?.Sekolah ini masuk jajaran sekolah terbaik di dunia dan yang terbaik di negara A.Wah gila Lo".


Bukannya Ray yang bilang tapi malah duo R yang kagum dan berbinar,merek tak tahu jika Alencia akan sekaya ini.


(Duo R ini juga gak tahu ya kalau A'L Company,Andrea Grub and banyak lagi itu milik Alencia, yang mereka tahu hanya Ray yang menjadi tangan kanan Alencia).


"Tapi tunggu.Ngapain harus gue yang resmiin, bukannnya ini sekolah punya Lo ya?"


Bingung Ray, Alencia yang mendengar itu hanya tersenyum misterius.


"Setelah sekolah kita rapat di markas.Cukup sampai disini kalian tidurlah".


Perintah Alencia dingin, mereka bertiga pun pergi setelah mengucapkan selamat malam.


@HAI GUYS SEBENARNYA GUE MAU MINTA MAAF KALAU TERLALU BANYAK ADEGAN ROMANCEπŸ™πŸ™πŸ™.YA MAKLUMIN LAH ORANG JOMBLO KALO DAH NGEHALU TENTANG ROMANCE YA GITU LAHπŸ˜…πŸ˜…πŸ€£πŸ€£πŸ˜’.YA POKOK NYA SORRY BANGET KALO TERLALU BANYAK ADEGAN ROMANCEπŸ˜’πŸ˜’πŸ˜’πŸ˜’πŸ˜’πŸ˜’πŸ˜’πŸ˜’πŸ˜’βœŒοΈ.


#*#*#*#*#*#*#*#*#*#*#*#*#*#*#


TERIMA KASIH TELAH MAMPIR DI KARYA AUTHOR DAN MEMBERI DUKUNGAN SERTA SEMANGAT UNTUK AUTHOR BERKARYAπŸ™.

__ADS_1


DUKUNG AUTHOR DENGAN BOOM LIKE, BOOM COMEN,BOOM RATE,BOOM VOTE AND BOOM TIPπŸ™πŸ™πŸ˜‡πŸ˜‡.


THANK YOU VERY MUCHπŸ˜˜πŸ€—πŸ˜.


__ADS_2