Psychopath Mafia Queen

Psychopath Mafia Queen
Penjelasan dalam diam


__ADS_3

HAPPY READING πŸ€—


Alencia hanya bisa pasrah antara nikmat dan sakit karena David yang menggigit kecil lehernya,otak dan perasaan nya menolak namun badannya sangat susah di ajak kerja sama.


Setelah puas membuat hasil karyanya,David menyudahinya namun sebelumnya David tersenyum puas dan kembali mencium leher Alencia.Lalu menarik Alencia agar jatuh ke ranjang dan memeluk posesif pinggang Alencia.Dengan cepat David menenggelam kan wajahnya di dada. (Posisi ini tidur dengan arah menyamping).


#*#*#*#*#*#*#*#*#*#*#*#*#*#*


"KAU!.."


Alencia mengeram marah,bagaimana bisa diri nya jatuh dalam pelukan pria jika para tangan kanannya nya melihat.Mungkin dia akan di jadi kan bahan gosip dan bully, come on semua tahu dia ini orang berwajah datar dan dingin dan jangan lupakan sikap acuh tak acuh nya.Bahkan Alencia itu tidak pernah berhubungan dengan pria atau yang terjerat dengan kata cinta.


Karna bagi Alencia sendiri cinta terhadap perempuan dan laki-laki atau pasangan itu adalah jebakan yang mengerikan dan bisa menjadi sebuah bom waktu yang akan meledak sewaktu waktu bagi diri sendiri. Siapa pun yang masuk kedalam kata cinta hanya akan melukai diri sendiri dan orang lain.Alencia menyimpulkan seperti itu, karena bagaimanapun juga dirinya lah salah satu korban broken home.Meski hanya orang tua angkat tapi mereka bersama saat Alencia masih bayi,walau Tuan Nixon memang tak pernah menganggapnya anak.Tapi kenyataan akan sebuah cinta membuat hatinya beku akan kata cinta,melihat betapa tersiksa dan menderitanya Mama dan Kakaknya ketika Tuan Nixon menghianati dan membohongi keluarganya sendiri. Dan hal inilah juga mengapa Alencia membenci penghianat dan pembohong. Dirinya juga tidak ingin jika anaknya kelak mendapatkan nasib yang sama seperti dirinya.


"Yes Baby?.Kau tahu ini hukuman karena kau telah berani pergi berdua dengan lelaki lain".

__ADS_1


Jelas David tersenyum menyeringai,lalu menggesek gesekkan hidungnya di dada Alencia.Hal itu membuat Alencia untuk menutup rapat mulutnya menahan geli.


"S-stop,kau pria gila dan mesum.Minggir aku ingin mandi".


Seru Alencia dengan nada agak tinggi dan bergetar dengan berusaha berdiri dari tidurnya.Bukannya menjawab,David justru kembali menarik Alencia hingga menabrak tubuhnya dan memeluk erat tubuh Alencia dengan membenamkan kembali wajahnya lebih dalam di dada Alencia.


"Ssst,biarkan seperti ini Baby.Aku gila dan mesum hanya bersama mu Baby,aku juga lebih menyukai aroma khas tubuhmu yang membuat ku mabuk dan itu sungguh membuat ku semakin mencintai mu.Apakah kau tahu?.Aku sangat sangat mencintaimu, izin kan aku untuk selalu bersamamu, menemanimu saat kau membutuhkan sandaran,berbagi beban dan menyelesaikan masalah bersama".


Seru David mengangkat kepalanya dengan menatap intens mata Alencia dengan senyum indahnya,satu kata yang ada 'tampan'.


"Aku juga tahu seberapa banyak beban yang kau pikul sendirian,maka berbagilah dengan ku.Jika kau berbagi beban maka beban mu akan menjadi lebih ringan.Berjanjilah untuk tidak menyuruh ku berhenti mencintaimu, menyayangimu,dan berjuang untuk mu. Berjanjilah juga jika kau tetap berada di sampingku saat aku terpuruk dan bahagia, melewati sisa hidupku dalam suka maupun duka".


Sambung David tulus dengan mempererat pelukannya,sedangkan Alencia tidak tahu apa yang harus di jawabnya.Jujur hati Alencia menghangat mendengar penuturan David,setelah sekian lama hatinya beku karena kebohongan dan penghianatan keluarga yang membuat nya harus merubah sifat dan dewasa sebelum waktunya,Alencia membuat pertahanan sekokoh baja dan setinggi langit untuk perasaannya.Kini semua nya bagai runtuh hanya karena kata kata David.


Suasana seketika hening berberapa menit, hanya ada dengkuran halus yang di rasakan Alencia di tubuhnya.Alencia yang melihat itu hanya tersenyum tipis,tak sadar tangannya membelai lembut rambut David sambil menghela nafas berat.

__ADS_1


"Hah,aku tidak tahu harus menangis atau senang.Apa aku terlihat naif dan menyedih kan?.Tahu dari mana kau jika aku memiliki beban berat yang ku pikul sendirian?,aku sungguh tersanjung.Kau pria yang terkenal kejam saat berhadapan dengan musuh,tapi aku meragukan mu.Percuma juga aku mencoba membalas cinta mu,karena pada akhirnya kita tidak akan bersama.Aku tidak pernah mau mengenal dan mengerti cinta, bagiku cinta adalah sebuah penderitaan kasat mata.Terluka tanpa darah,berjuang tanpa ujung,air mata bagaikan minuman setiap hari.Cinta itu bagaikan pisau bermata dua, bisa saja membahagiakan dan bisa saja menyakitkan. Aku tidak ingin anakku memilki nasib sial seperti ku,tidak mengetahui siapa orang tua ku dan keluarga ku,dibuang layaknya sampah oleh keluarga angkat ku setelah mengambil harta orang tua ku.Kita berbeda dunia,aku bukanlah wanita baik, bagaimana jika kau tahu aku seorang ketua mafia?.Aku yakin semua orang yang kukenal akan pergi meninggalkan ku,percuma bukan?.Jalan ku memang berbeda,aku di takdirkan untuk menjadi seorang penjahat dan pembunuh,aku bahkan tidak pernah berniat memiliki pasangan hidup.Aku telah berjanji pada diriku sendiri untuk membalas kan dendam kematian orang tua ku beserta keluarga sialan itu.Jika saja aku tidak memiliki keinginan untuk balas dendam,aku tak yakin masih bertahan hidup di dunia yang mengerikan.Kau beruntung ini pertama kalinya aku berbica panjang lebar setelah hari sial itu".


Ujar Alencia lihir.Tak terasa air mata Alencia meleleh saat mengingat pengalaman buruk yang tentunya meninggalkan trauma yang dalam bagi seorang Alencia sendiri.


Beberapa menit kemudian Alencia ikut tertidur.Alencia yang sudah lelah karena olahraga,diri nya juga lelah menghadapi takdirnya sendiri.Tanpa disadari siapa pun sedari tadi ada sepasang telinga yang mendengar kan semua ucapan Alencia.Walau suaranya lihir tapi masih bisa di dengar olehnya.


Ya orang itu adalah Davidson,sedari tadi diri nya hanya berpura pura tidur.David tak menyangka bahwa Alencia mengelus lembut rambutnya membuat perasaan nya menghangat dan behagia.Dan hal yang sangat tidak di sangka oleh David adalah di mana Alencia menceritakan semua hidup yang pernah dialaminya padanya.


David mengangkat perlahan kepalanya,karena takut membangun kan Alencia.Lalu membaringkan kepalanya sejajar dengan kepala Alencia dan memandang nya dengan sendu,tangannya terulur mengelus lembut pipi Alencia.Dirinya tak menyangka,jika gadis kecilnya melalui pengalaman yang pahit dalam hidup nya.


#*#*#*#*#*#*#*#*#*#*#*#*


TERIMA KASIH TELAH MAMPIR DI KARYA AUTHOR DAN MEMBERI DUKUNGAN SERTA SEMANGAT UNTUK AUTHOR BERKARYAπŸ™.


DUKUNG AUTHOR DENGAN BOOM LIKE, BOOM COMEN,BOOM RATE,BOOM VOTE AND BOOM TIPπŸ™πŸ™πŸ˜‡πŸ˜‡.

__ADS_1


THANK YOU VERY MUCHπŸ˜˜πŸ€—πŸ˜.


__ADS_2