Psychopath Mafia Queen

Psychopath Mafia Queen
Lawrence


__ADS_3

HAPPY READING ๐Ÿค—


Kini mereka berenam(2 CEO,1 perwakilan CEO, 3 sekertaris CEO) telah duduk di kursi masing masing.Karena ingin berbasa basi dan penasaran pada Elo itu mencoba mencari info.2 perusahaan besar(D'S Company,M'X Company) mulai berbicara.


"Tuan Ray anda sangat beruntung memiliki putra yang sangat jenius".Seru Kael CEO M'X Company (ingat gak ini si Grandpa Alencia di bab[Kebenaran 2]).


"Maaf tuan tuan muda bukan anak saya,tuan muda ini merupakan anak dari nona saya".


Jelas Ray sopan.


"Bukannya tuan Ray pemilik perusahaan A'L Company?".Tanya Davidson penasaran.


"Bukan Tuan Davidson,saya hanya tangan kanan serta sekertaris pemilik perusahaan A'L Company".Jawab Ray Sopan.


"Aih ku kira kamu Pemiliki perusahaan A'L Company,dan anak kecil ini adalah anak mu".


Seru Kael lalu pandangan nya beralih pada Elo yang dari tadi menyimak dengan muka datar dan dingin Alencia junior bukan๐Ÿ˜….


"Wah,aku baru menyadari anak ini lucu dan tampan sekali.Aku yakin pasti Mommy dan Daddy mu sangat cantik dan tampan".


Ujar Kael dengan berbinar,mungkin karena dia sudah tidak memiliki anak dan cucunya telah hilang entah kemana.


"Tentu saja Kakek,Mommy ku sangat cantik dan pandai dalam segala hal.Aku saja bangga memiliki Mommy seperti nya".Jawab Elo dengan mata berbinar karena mengingat Alencia.Sedangkan yang lainnya hanya bisa tersenyum dan menggelengkan kepala melihat tingkah Elo yang menggemaskan.


"Tu-tunggu Kakek?".Tanya Kael.


"Eh maaf tuan Kael,tuan muda tidak bermaksud seperti itu".Jelas Ray panik,dia takut membuat Kael marah.


"Bukan,aku hanya senang di panggil Kakek Apakah aku boleh menjadi Kakek mu?".Tanya Kael dengan mata berbinar,bahkan sekertaris Kael bernama Jenni saja bingung 'sejak kapan tuannya antusias dengan anak kecil?'.


"Tentu Kakek,aku di rumah juga memiliki Kakek.Dia sangat kuat".Tutut Elo.Ray mendengar kata kuat jadi was was kalau kalau tuan mudanya menyebut nama yang beekaitan dengan mafia.


"Oh ya?.Wah...sepertinya menyenangkan memiliki Cucu".Ujar Kael dengan sendu mengingat cucu nya yang hilang entah kemana."Sampai lupa memang nya kemana Mommy mu nak?"


Tanya Kael merubah ekspresi nya.


"Nona sedang sakit karena...."


"Mommy sakit karena jatuh dari tangga Kek".


Seru Elo memotong pembicaraan Ray dan menatap Ray tajam,yang di tatap hanya bisa menelan ludah dengan takut hampir saja kelepasan.


"Oh astaga,kasian sekali Mommy mu,apa Daddy mu mengurus Mommy mu dengan baik?".Tanya Kael.Namun muka Elo langsung sendu mendengar kata Daddy.


"Emm.Maaf tuan Kael, Daddy dari tuan muda telah tiada".Jawab Ray hati hati.Drama yang bagus bukan?๐Ÿค”๐Ÿ™„.


"Maaf kan Kakek,karena tidak tahu".Ujar Kael merasa bersalah dan hanya di balas anggukan oleh Elo.

__ADS_1


David dan sekertarisnya bernama Rici yang sedari tadi memperhatikan interaksi Elo dan Ray seperti mencurigai suatu hal.


"Kalau boleh tahu, siapa nama mu?".Tanya Davidson tiba".


"Oh iya sampai lupa.Siapa nama mu nak?".


Timpal Kael.


"Nama ku Joziah Dangelo Lawrence,Orang terdekat ku memanggil ku Elo.Usia ku 7 tahun".Perkenalan Elo.


'Deg'.


"A-apa Lawrence?".Tanya David memastikan, David sendiri terkejut dan tercengang dengan kebenaran ini.


"Iya Paman.Aku tuan muda dari keluarga Lawrence".Seru Elo bingung.


"A-apa kah nama Mommy mu Alencia Aurora Lawrence?".Tanya Davidson memastikan dalam hatinya terus berharap berkata tidak.


"Iya.Apakah paman kenal dengan Mommy ku?".Tanya Elo penasaran,karena setau nya Alencia tidak memiliki teman,kecuali Ray dan Ken.Ray pun juga penasaran.Bahkan Kael dan sekertaris nya pun sama.


"Anda tidak apa apa tuan?".Tanya Rici berbisik,karena sebenarnya dia juga terkejut. Namun tak di indahkan Davidson.


"Emm...Apakah boleh jika kita semua menjenguk Mommy mu?.Hanya untuk bertegur sapa sesama rekan kerja?".Tanya Davidson mencari alasan.


Hal ini justru membuat Elo curiga.Tapi dia berusaha tenang.


"Yah,apakah kami tidak boleh mempir ke rumah mu Elo?".Tanya Kael dengan kecewa.


"Tentu boleh Kakek.Tapi...."


"Sudah lah tak apa.Berikan ponsel mu aku akan meminta izin pada Mommy mu sendiri".


Sarkas Kael,setelah berdiskusi dengan Ray, Elo terpaksa menyetujui pendapat Kael untuk menelpon Alencia menggunakan ponsel Ray.


'Tut,Tut,Tut'.


"Halo Ray?".Terdengar suara lembut wanita di seberang sana.


"Halo Mommy ini aku Elo".Jawab Elo lembut.


"Ya Elo sayang kenapa?apakah event nya lancar".Tanya Alencia dengan lembut(Kalau pada tanya kok Alencia jadi lembut sama Elo.


Jawabannya karena Alencia masih ingat dengan perkataan Elo yang menganggapnya sebagai Mommy+Kakak.๐Ÿค”๐Ÿ‘).


'Deg'.


Lagi lagi Davidson hanya bisa mematung, mendengar penuturan wanita di seberang sana.

__ADS_1


"Halo Nyonya Lawrence?.Anda tenang sana event nya di menangkan oleh putra anda".Sarkas Kael.


"Halo anda siapa?".Tanya Alencia datar,walau sebenarnya dia panik.


"Nyonya saya rekan bisnis anda apa boleh kami berkunjung ke rumah anda.Aku ingin mengenal putra anda yang sangat jenius. Boleh kan Nyonya?".Tanya Kael penuh harap,


seketika sekertaris Jenni terkejut lagi bukan main(double tuh๐Ÿ˜…) bagaimana bisa tuannya seperti anak kecil seperti memohon permen pada orang lain.


"Rekan bisnis?.Kenapa anda ingin di rumah kami?".Tanya Alencia dengan datar.


"Ayolah Nyonya aku hanya ingin dekat dengan Elo saja".Mohon Kael,mungkin jika publik tahu akan tercengang karena Kael terkenal tegas dan berwibawa.Tidak mungkin bersikap seperti tadi.


"Apakah putraku menyetujuinya?".Tanya Alencia.


"Iya iya Nyonya Elo memperbolehkan nya". Jawab Kael antusias.Sedangkan Elo hanya bisa menahan kesal dengan mengembangkan mulutnya.(Imutnya๐Ÿ˜š).


"Baiklah datanglah kerumah ku nanti sebelum makan malam,hitung hitung sebagai party karena kemenangan perusahaan ku.Elo cepat pulang!".Jelas+ perintah pada Elo.


"Te.."


'Tut,Tut,Tut'


Sambungan telpon terputus satu pihak.


"Maaf Kakek,Mommy ku memang seperti itu. Sudah ya aku pulang dulu sampai jumpa nanti malam Kakek".Pamit Elo setelah mereka bertiga menanda tangani kontrak kerja.


"Tunggu Elo".Seru Davidson tiba tiba yang sedari tadi termenung memikirkan sesuatu.


"Kenapa Paman?".Tanya Elo bingung.


"Apakah nanti aku dan sekertaris ku boleh datang?".Tanya Davidson penuh harap.


"Tentu Paman.Apa paman tidak dengar Mommy ku telah mengundang kalian semua. Datanglah."Jelas Elo.


"Emm,Elo aku ingin membawa istriku.Apakah boleh!".Tanya Kael.


"Terserah.Alamat rumah aku kirim ke ponsel kalian".Jawab Elo acuh dan singkat lalu pergi diikuti dengan Ray di belakang.


Setelah kepergian Elo mereka semua pun pulang ke rumah untuk bersiap siap untuk datang kerumahnya Elo.


#*#*#*#*#*#*#*#*


BANTU AUTHOR YUK DENGAN LIKE COMEN LIKE AND TIP.


TERIMA KASIH๐Ÿ™๐Ÿ˜‡.


AUTHOR USAHAAIN CRAZY UP.

__ADS_1


SEE YOU NEXT TIME GUYS๐Ÿค—.


__ADS_2