
HAPPY READING π€
Malam hari nya di depan mansion Alencia. Datanglah 2 mobil mewah,yang satu milik David dan di tumpangi Davidson dan sekertarisnya Rici. Yang satu lagi milik Kael dan ditumpangai Kael dan Lily istrinya+supir pribadinya.Sekertaris Jenni tidak ikut karena menggantikan Kael menemui kliennya.
Saat sampai di depan pintu mansion Kael,Lili, Davidson dan Rici telah di sambut Elo dan Ray,karena Ken sedang sibuk di ruang kerja lantai 1.
"Selamat datang di mansion kami Tuan dan Nyonya".Sapa Ray.Dan di balas anggukan oleh mereka semua.
"Selamat malam Elo".Sapa Kael si pria paruh baya.
"Malam juga Kakek".Jawab Elo.
"Elo perkenalkan ini istriku Lily dan Lily ini Elo yang kuceritakan padamu".Seru Kael dengan semangat.
"Hai Nenek.Perkenalkan namaku Elo".Sapa Elo ramah.
"Hay juga Elo,salam kenal namaku Lily".
Jawab Lily wanita paru baya itu dengan semangat.
"Hay paman,selamat malam".Sapa Elo pada David dan Rici.
"Malam Juga Elo".Balas David dan Rici.
"Masuklah,kita akan makan malam dulu".Seru Elo mengajak mereka semua.
Mereka pun masuk mansion mewah itu dan duduk di meja makan.
"Kak Ray tolong jemput Mommy untuk makan malam bersama".Seru Elo tiba tiba,jujur itu membuat Davidson gugup untuk bertemu pujaan hatinya.Namun berhasil ia sembunyikan di balik muka datarnya.
Tak lama datanglah Ray dengan wanita cantik yang duduk di kursi roda,telapak tangan dan kakinya di perban.Hal itu sontak membuat mereka yang di meja makan terhenyak seketika,berbeda yang di tatap justru acuh,dengan ekspresi datar dan dingin.Alencia pun tidak mengenal mereka siapa,padahal pernah ketemu.Yang Alencia tahu mereka hanya rekan bisnis.Itu karena Alencia melupakan suatu hal yang kurang penting.
__ADS_1
'Deg'.
David yang melihat keadaan Alencia sungguh sangat ingin memeluk dan memeriksa keadaan Alencia,namun ia urungkan ia masih bisa menahan egonya itu.Hatinya ngilu dan berdenyut melihat Alencia yang seperti ini.Rici yang melihat ekspresi bossnya hanya bisa diam.
"Kau".Seru Lily tiba tiba sambil menunjuk Alencia.
"Kenapa Lily?".Tanya Kael bingung.
"Kael apa kau tak ingat.Dia gadis yang menolong kita dari para preman waktu di bandara".Seru Lily mengingatkan Kael.
"Oh,iya aku ingat dia gadis itu.Astaga apa yang terjadi padamu nak?"Seru Kael sambil mendekati Alencia bersama Lily.
Alencia hanya acuh jadi yang menjawab pun Elo yang sedari tadi menyimak pembicaraan.
"Dia Mommy ku Kek,Nek.Mommy jatuh dari tangga.Jadi terpaksa tidak bisa berdiri dengan benar".Seru Elo memberi jawaban.
"Tak apa Nyonya.Aku baik baik saja.Mari makan malam".Ajak Alencia datar mengalihkan perhatian.
Setelah makan mereka keruang tamu sambil berbincang bincang,mengenal satu sama lain.
"Kalian menginaplah di sini.Besok Weekend, Aku tidur dulu".Ujar Alencia singkat dengan datar lalu pergi dengan bantuan Ray meninggalkan mereka yang sedang asik, sesekali David menatap Alencia yang pergi menjauh.
Sebenarnya Alencia hanya khawatir pada tamu nya karena mansion Alencia berada jauh di pemukiman, mansionnya di kelilingi pohon yang di bentuk menyerupai hutan buatan.Wow bukan?π.Dan di hutan buatan itu, Alencia dan Willson sepakat untuk menaruh 3 harimau jantan untuk melindungi mansion dari musuhnya.Ya walaupun mustahil musuh bisa mengetahui mansion tempat tinggal Alencia sang Laeder mafia.Tapi Alencia selalu waspada.
Pukul menunjukkan waktu 22.00 At.
Mereka semua yang di ruang tamu mulai memasuki kamar mereka masing masing. Dengan David dan Rici 1 kamar,Lily dan Kael 1 kamar.Semuanya di lantai satu.Jam telah menunjukkan pukul tengah malam,namun entah mengapa David tidak bisa tidur. Bayangan Alencia membuatnya terus terjaga, karena penasaran, David pun meninggalkan kamar dan bergegas di lantai 2.Ada 3 pintu kamar dan David tak tahu mana kamar Alencia.Lalu feeling dan hatinya mengatakan sebelah kanan,dengan yakin David masuk kamar yang kebetulan tak terkunci.
Saat masuk kamar hanya ada lampu tidur di sebelah ranjang.Ditengah ranjang ada seorang gadis tidur bagaikan putri yang terlelap sangat cantik dan mempesona, ya dia adalah Alencia .Dengan mantap David menuju ranjang, diperhatikan nya wajah cantik nan mempesona itu.Namun pandangan nya terhenti ketika melihat tangan dan kaki yang diperban.Rasanya David sangat marah dan menyesal.Melihat orang yang di cintainya merasakan sakit.Diciumnya luka perban di tangan Alencia dengan lembut dan hati hati.
'Sungguh hati ku sakit melihat mu yang seperti ini Baby.Jika saja kau tahu aku sangat mencintaimu,aku ingin kau selalu di sisi ku.
__ADS_1
Aku ingin mengikatmu jika perlu agar kau tak perlu merasakan sakit lagi.Ku mohon jangan pergi dan tinggalkan aku dengan memilih pria lain.Tuhan aku mohon untuk kali ini, biarkanlah dia selalu berada di sisi ku.Apakah aku terlalu serakah meminta pada Tuhan agar menjadikannya pendamping hidup ku?,tidak ini kali pertama ku meminta permohonan pada Tuhan(Monolog David,tapi itu David emang gak pernah minta permohonan pada Tuhan katanya yaπππ€£).Aku mencintainya aku ingin selalu melindungi dan membuat nya tersenyum selalu.'Batin David sambil membelai wajah cantik Alencia,lalu mencium kening,mata,hidung dan terakhir bibir merah ranum yang menggoda kaum Adamπ€€.
Saat akan meninggalkan Alencia,tiba tiba saja David melihat Alencia berkeringat dingin di seluruh tubuhnya.Tubuhnya bergetar hebat dengan berkata'Tolong menjauhlah',sesekali buliran bening meluncur bebas di sela sela mata tertutup Alenciaπ.
David yang melihat itu pun panik dan bingung, tanpa aba aba David langsung saja menaiki ranjang Alencia dan memeluknya dengan erat membenamkan wajah Alencia ke dada bidang nya sambil berkata"Aku di sini Baby tenanglah",sesekali David juga mencium pucuk kepala atau wajah Alencia.David terus melakukan hal itu berulang ulang,hingga 1 jam kemudian Alencia telah terlelap kembali,mungkin karena lelah mengadapi dirinya atau nyaman saat di pelukan David?π€·π»ββοΈπ.Karena mengantuk David pun tertidur dengan memeluk hangat Alencia membenamkan wajah Alencia ke dada bidangnya, menjadikan tangan kanannya sebagai bantal kepala Alencia dan tangan kirinya memeluk posesif pinggang Alencia,jangan lupakan bibir David yang terus mencium kening Alencia.Romantis bukan?π£.
Jam menunjukkan pukul 04.00 pm.David terbangun lebih dulu,karena dia memang terbiasa bangun pagi sekali.Lalu dia sadar telah tidur satu ranjang dengan Alencia,ada perasaan hangat dan nyaman.Hal yang pertama dia lihat saat bangun tidur adalah wajah cantik pujaan hatinya.
Dengan pelan pelan,Davidson meletakkan kepala Alencia diatas bantal dan memandang wajah cantik itu lama.
'I LOVE YOU BABY'.Ucap David pelan lalu mencium kembali bibir Alencia dengan lembut.
'Morning kiss Baby'.Lanjut David dengan tersenyum.'Kita akan terus seperti ini Baby,aku akan mendapatkanmu'.Dengan mencium kembali wajah Alencia.
Setelah puas,David berjalan ke pintu kamar untuk keluar dari kamar Alencia.
Tiba tiba...
@Pertanyaan Davidson π€
'Apa yang terjadi tadi malam,apakah Alencia bermimpi buruk?Atau kah dia memiliki trauma.Ya Tuhan ada apa dengan nya?.
(W gak tahu eps selanjutnya lah.
MOHON **BERSABARππ.
#*#*#*#*#*#*#*#*#*#*
BANTU AUTHOR DENGAN LIKE COMEN VOTE AND TIP.
TERIMA KASIH TELAH MAMPIR DI KARYA AUTHOR ππ**.
__ADS_1