Psychopath Mafia Queen

Psychopath Mafia Queen
Raymond Dominic 2


__ADS_3

Alen yang mendengarkan penuturan Ray pun hanya bisa tersenyum miring dan seketika pula aura di ruangan itu menjadi lebih mencekam dan dingin.Tapi bagi Ray itu lebih menyeramkan di bandingkan melihat Alen yang sedang membunuh.


"Kau terlalu cepat menyimpulkan tentang diriku Tuan Raymond Dominic,aku akan memberimu 2 pilihan pertama bergabung dengan mafia ku,menjadi wakil direktur sekaligus sekertaris ku di perusahaan dan aku akan membuat adik mu yang sakit kanker berobat di luar negri.Pilihan ke dua tinggal kan nyawa mu sekarang".


Pertanyaan Alen muncul dengan datar dan dingin,sambil melemparkan sebuah pistol dan 2 paspors serta 2 tiket pesawat di hadapan Ray.


"Dan tentu saja kau dan adik mu bisa tinggal di mansion ini,untuk masalah sekolah adikmu itu bukan hal yang sulit buat ku".


Tambah Alen dengan nada dingin dan datar sambil melemparkan 2 tiket pesawat dan paspor atas nama ke dua adik nya.


"Aku juga bisa menjamin 1bulan lagi adik perempuan mu akan sembuh total". Sarkas Alen dengan wajah yang dingin dan datar.


#######*********


(Oya,Raeders Author kasih gambaran tentang Raymond Dominic yak,jadi dia itu punya 2 adik kembar tak identik yang satu laki laki/pertama dan yang kedua perumpuan/si bungsu.Dan yang sakit kanker itu adik nya perempuan,kalau pada nanya kok yang adik nya laki laki gak nongol nongol?karena adik nya laki laki itu kerja membantu si Ray buat cari uang dan fokus pada penyembuhan adik perempuan nya ya.Terus kalo pada bingung nama adik nya dan orang tuanya si Ray siapa? Author bakal jawab tapi di chapter berikut nya.Jadi mohon sabar dan terus ikuti ceritanya😇.)


########**********


BACK TO RAYMOND


Ray yang melihat itu bingung,tapi yang paling utama adalah membuat adik nya sembuh dan bahagia adalah prinsip utama nya.pilihan pertama tidak lah masalah besar,apa lagi bergabung dengan mafia.Namun untuk memegang perusahaan bukan lah hal mudah.


"Apa kau yakin Queen mempercayakan perusahaan mu pada ku.Aku takut membuatmu kecewa".Jelas Ray dengan nada gusar dan ragu.


"Kau tahu kenapa aku mempercayai mu,itu karena kau memiliki pengalaman di dunia bisnis.Kau kira aku bodoh?memilih sembarangan orang?".Tanya Alen dengan wajah datar dan dingin.


"Tapi..."


"Tenang saja kau hanya sementara menggantikan ku,jika aku sudah selesai dengan acara main main ku!Aku sendiri yang akan mengurus perusahaan".Sarkas Alen dengan menyeringai.Lagi" itu membuat Ray bergidik ngeri.


"Aku telah membeli perusahaan yang sudah bangkrut dan memberinya nama A'L Company.Perusahaan ini akan bergerak di bidang keamanan untuk melindungi data data penting perusahaan maupun negara.1 bulan lagi akan ada event di Pratana Company,yang juga di hadiri oleh 2 perusahaan berada di


dunia yaitu D'S Company perusahaan termaju ke 2 sedunia dan M'X Company perusahaan termaju ke 5 di dunia, pemenang nya akan langsung di ajak bekerja sama oleh kedua perusahaan besar itu.Dan ini kesempatan untuk kita merekomendasikan perusaahan A'L Company.Tenang saja aku yang akan membimbing mu dan dan membuat mu mengerti mengenai dunia perbisnisan yang sesungguhnya nya".Jelas Alen panjang,lebar dan tinggi,tetapi dengan wajah datar dan dingin.Lelah rasanya karena Alen selalu berbicara singkat saat baru tiba di negara A sampai saat ini.

__ADS_1


Ray yang melihat itu terkejut ternyata selain Queen nya catik bisa juga berbicara panjang lebar.


"Baiklah Queen.Terima kasih telah mempercayakan saya menjadi wakil anda".


Jawab Ray dengan tenang,sambil mengambil paspor dan tiket pesawat untuk adik nya.


"Hmm".Dan hanya di balas deheman oleh Alen.


Saat ini jam telah menjukkaan,


pukul 09.30 pm.


Alen baru ingat jika dia ada janji dengan Papa nya akan membuat geng mafia.Alen tahu saat bertemu Papanya nanti pasti dia akan di ceramahi habis habisan.Tapi Alen hanya menganggap nya angin lalu.


"Ayo".Ajak Alen dengan singkat,lalu mengambil topeng dan memakai nya.



Ray langsung mengikuti langkah Alen dari belakang.Sampai di basecamp Alen langsung naik ke salah satu kesayangannya tentu saja di modifikasi oleh tangan Alen sendiri,diikuti oleh Ray duduk di sebelah bangku kemudi.Dan langsung menancap gas dengan kecepatan tinggi sekaligus menuju mansion ke 3.Ray yang di sebelah nya hanya bisa berdo agar selalu di beri keselamatan.



(Mobil Alen:Lamborghini Huracan Performante)


Setelah beberapa menit mereka sudah sampai di tengah hutan yang ada mansionnya.Dan di depan gerbang mansion sudah nampak seorang lelaki paruh baya dengan menyenderkan tubuh nya pada mobil nya.Siapa lagi kalau bukan Papa Will.



(Mobil Papa Will)


'Ternyata tidak bisa masuk,bagus keamanan mereka sangat patut untuk di puji.Mereka tidak mudah percaya dengan orang lain rupanya'.Ujar Alen dalam hati sambil tersenyum tipis,karena keamanan penjagannya yang ketat.


#######******

__ADS_1


(Kalo kalian tahu ini memang sengaja Alencia sendiri yang memilih mansion nya jauh dan jarang dari jangkauan manusia/hutan liar jadi banyak hewan liar di sekitar mansion nya walau hanya berjarak 1km atau lebih dari mansion.Hal itu juga menguntungkan jika ada penyusup atau tawanan kabur mereka harus menghadapi hewan liar di sekitar mansion dulu.)


#######*******


Melihat Queen nya datang,penjaga gerbang pun membuka gerbangnya.Sebelum penjaga itu bertanya,Alen sudah memotong nya.


"Biarkan dia masuk".Ujar Alen sambil menunjuk Papa nya.Langsung saja penjaga gerbang itu menghampiri lelaki paruh baya itu.


"Anda boleh masuk tuan". Ujar penjaga gerbang itu.


Setelah mobil Alen dan Papa angkatnya masuk ke halaman.Alen,Ray dan Papa angkatnya pun keluar dari mobil,langsung saja Papa yang cerewet menceramahi Alen habis habisan.


"Dasar bocah nakal,dari mana saja kau.menunggumu sampai setengah jam lebih, Kau ingin membuat ku cepat mati,hah?.Kalau saja ini bukan mansion mu sudah aku ratakan dengan tanah dari tadi....."


Marah Papa Will sambil merutuki dan menggerutu tak jelas pada Alen.Tapi Alen hanya acuh tak acuh saja.


Ray yang melihat itu sungguh terkejut,


ternyata ada yang berani memarahi Queen Kutub + gila dalam membunuh itu.Ray juga penasaran siapa sebenarnya lelaki paruh baya itu,kenapa dia begitu berani?.Tanya Ray dalam hati.


Papa Will yang melihat ada lelaki ada di samping Alen pun langsung bungkam.


'Siapa dia?apakah dia calon menantuku?'


Tanya Papa Will dalam hati sambil memperhatikan Alen.


#*#*#*#*#*#*#*#*#*#*#*#


**Halo para pembaca setia "PSYCHOPATH MAFIA QUEEN" terima kasih telah mampir di karya pertama Author.Ikuti terus ceritanya ya.


JANAGAN LUPA TINGGAL KAN JEJAK YA RAEDERS DENGAN CARA LIKE,COMEN,VOTE DAN RATE YA.😇*


#*#*#*#*#*#*#*#*#*#*#*#

__ADS_1


__ADS_2