
Reyhan dan yang lainnya sekarang sudah berada di rumah Sella, namun karna Reyhan punya jadwal hari ini dia memutuskan untuk segera pergi sedangkan Sella terduduk di ruang tamu dengan adiknya Kenzo
"Ka lu gak apa apa kan ?" Tanya Kenzo
"Gw cuma cape aja ko, oh iya anak itu mana?" Ucap Sella menanyakan keberadaan Jio
"Jio mungkin di kamar dia, perlu gw panggil" sahut Kenzo
"Gw sebenernya belum mau ketemu dia tapi ada sesuatu yang musti gw tanya ke dia,tar aja gw yang ke kamar dia" jelas Sella
"Lu jangan terlalu keras sama dia inget kata mama dia juga korban ka" ucap Kenzo memperingatkan kakanya
Mendengar ucapan Kenzo dia hanya bisa mengabaikan dan pergi kearah kamar Jio
Perlahan Sella berjalan hingga sampai di depan pintu kamar Jio, sedangkan Kenzo dia memilih untuk pergi ke kamarnya iya pikir Sella memang butuh waktu berdua dengan Jio
Sekarang Sella sudah betada di depan pintu kamar Jio, dengan ragu dia mulai mengayunkan tangannya untuk mengetuk pintu, namun lagi lagi terhenti oleh keraguan dalam hatinya, airmatanya tampa sadar lolos begitu saja dari mata indahnya, namun dia harus benar benar bertanya sesuatu pada Jio, dengan berat hati iya mengumpulkan semua kekuatannya dan mengetuk pintu kayu dengan ukiran bunga itu
Tok...tok....tok.....
Beberapa kali pintu itu di ketuk hingga suara pria dengan nada suara agak berat terdengar dari dalam kamar
"Iya sebentar" ucap Jio yang mendengar suara ketukan itu dan berjalan ke arah pintu
Perlahan Jio membuka pintu itu dan sudah berdiri di hadapannya wanita cantik yang tak lain adalah Sella kakanya
"I...iya ka ada apa?" Tanya Jio canggung
"Boleh kita bicara sebentar"ucap Sella singkat
"Te..tentu ka" ucapnya masing canggung
"Aku tunggu kamu di taman belakang" ucap Sella lalu pergi kearah taman belakang rumahnya, sedangkan Jio masih dalam posisi mematung di depan kamarnya, pikirannya sudah kalang kabut, mungkin dia akan di usir kakanya itu pikirnya, namun seketika iya menepis pikiran itu lalu menutup pintu kamarnya dan pergi ke taman menyusul Sella
Ini kali pertamanya Jio ketaman belakang rumah itu, disana banyak sekali jenis bunga dan tanaman hias dan disana juga ada kolam ikan kecil dengan airmancur, ditepinya penuh dengan bunga orchid warna warni, Jio baru pertama kali melihat suasana ini, rasanya sangat nyaman sampai iya menemukan wanita yang mengajaknya bertemu tengah duduk di kursi kayu putih di dekat kolam, tampa lama lama dia langsung menghampiri Sella
__ADS_1
"Duduk" ucap Sella menyuruh Jio duduk di kursi yang ada di hadapannya, Jio yang mendengar itu hanya menuruti ucapan kakanya, dia duduk dan menundukan kepalanya seperti anak kecil yang sedang di hukum karna melakukan kesalahan
"Nama lengkap kamu siapa?" Tanya Sella
"Jio Pradita Artara" jawab Jio singkat
"Pradita?????" Kaget Sella mendengar kata Pradita di nama tengah Jio
"I....iya ka, apa ada masalah?" Tanya Jio sedikit takut
"Siapa nama ibumu?"tanya Sella lagi
"Namira Pradita" jawab Jio yang semakin menunduk
"Na....Namira ? Maksud kamu model Namira Pradita?" Tanya Sella lagi tidak percaya mendengar nama seniornya disebutkan
"Aku tidak tau apa pekerjaannya, aku sejak kecil dirawat oleh pengasuh di Australia dan ibuku hanya datang berkunjung 6 bulan sekali jadi aku tidak tau apa pekerjaan dia" jelas Jio
Mata Sella mulai berlinang, dia teringat suatu hal tentang seniornya yang bernama Namira itu, rasanya iya ingin mengutuk dirinya sendiri kenapa dia tidak mencurigainya sejak lama, pantas saja ayahnya tiba tiba menjadikan wanita itu sekertaris pribadinya ternyata itu alasannya, namun lagi lagi iya menahan emosinya, iya masih ingin menggali lebih jauh tentang Jio
"Maksudnya?" Tanya Jio yang agak bingung dengan pertanyaan Sella
Mendengar itu Sella mengambil ponselnya dan menunjukan foto ibunya
"Dia ibu kaka?" Tanya Jio lagi, iya tidak percaya ternyata wanita yang sering menemuinya adalah ibu tirinya
"Iya dia ibuku dan Kenzo, kamu kenal dia?"
"Dia sering menemuiku sejak aku kecil, dia juga pernah menolongku dari teman teman yang sering menyebutku anak buangan karna aku tinggal sendiri" jelas Jio
Mendengar semua penjelasan Jio membuat Sella sadar jika yang di katakan ibunya benar Jio juga tidak tau apa apa bahkan dia sudah dari kecil ditinggal oleh ibunya dan ayah nya yang merupakan ayah Sella juga
"Apa kamu kuliah ?" Tanya Sella menggalihkan pembicaraan
"Tidak lagi sekarang, ayah melarangku untuk kuliah disini" ucap Jio lirih
__ADS_1
"Kalo kamu aku kuliahkan apa kamu mau?"
"Aku takut ayah akan marah" jawab Jio dengan nada sedih, jujur saja dia juga ingin kuliah dan punya banyak teman, selama ini dia hanya sendirian bahkan orang tuanya melarang dia untuk bergaul dengan teman sekolahnya
"Kenapa kamu takut dengan si berengsek itu, kamu sudah banyak menderita, aku mau kamu kuliah lagi" tegas Sella
"Lalu ayah?" Tanya Jio lirih
"Aku akan urus itu, mulai sekarang kamu gak sendiri lagi, kalo ada apa apa panggil aku atau Kenzo" ucap Sella yang membuat mata Jio berbinar, pikiran Jio yang semula mengira dia akan di usir kakanya ternyata salah besar, dia tidak menyangka jika Sella sebaik itu
"Te....terima kasih" ucap Jio canggung
"Ah iya, jangan berpikir aku berbuat seperti ini karna aku menyukaimu, aku berbuat seperti ini karna pesan dari ibuku, dan ingat aku belum sepenuhnya terima kamu sebagai adik ku jadi jaga sikapmu" jelas Sella
Jio sedikit menunduk medengar ucapan Sella hati Jio sedikit sakit tapi walau begitu dia lumayan senang karna sekarang dia tidak sendiri lagi
"Sini hp kamu" pinta Sella
Jio pun memberikan ponselnya kepada Sella, lalu Sella mengetik sesuatu dan ternyata itu adalah nomornya
"Itu nomor aku, kalo ada apa apa langsung telpon nomor aku, dan kamu bisa meminta nomor Kenzo juga mungkin kalian berdua bisa lebih akrab, kamu juga akan kuliah sama dia" jelas Sella, sedangkan Jio hanya mengangguk meng iyakan
"Yaudah aku harus pergi sekarang mungkin akan pulang agak malam dan Kenzo kayanya akan ketemu teman temanya, kalo butuh sesuatu panggil maid aja dan kalau ada hal darurat kamu telpon aku, besok aku akan daftarkan kuliah kamu" lanjut Sella lalu pergi dari taman itu meninggalkan Jio sendirian
Sella memasuki rumah dan hendak ke kamarnya untuk bersiap namun dia melihat Kenzo keluar dari kamarnya
"Mau kemana lu?" Tanya Sella setelah melihat Kenzo
"Nongki, ada apa?"
"Pulang jam berapa? Gw hari ini ada jadwal pulang agak malem"
"Bentar doang ko santai aja, lu jangan pulang malem malem" ucap Kenzo yang hanya dibalas dengusan Sella yang kemudia pergi meninggalkan Kenzo, sedangkan Kenzo pergi ke arah garasi untuk mengambil mobilnya dan pergi bermain
Disisi lain Jio masih duduk di taman menikmati suasana disaana, berharap hidupnya akan lebih baik sekarang
__ADS_1