Rahasia Kehidupan Idol

Rahasia Kehidupan Idol
14


__ADS_3

Mentari mulai menyapa Sella yang terusik karna sinar mataharipun langsung membuka matanya


“argh ini baru jam 7 kenapa matahari cerah sekali hari ini” gumam Sella yang kemudian menarik slimutnya untuk menutupi tubuhnya sampai wajahnya


Baru saja Sella akan menutup matanya kembali sudah ada yang membuka pintu kamarnya


“weekup Sella kamu bakal jadi pembawa acara hari ini, jangan bilang kamu lupa” ucap seseorang sembari menarik selimut Sella


“please Mel 30 menit lagi aku masih mengantuk” rajuk Sella


“nope, Sella kamu tau pagi ini ada berita besar tentang kamu dan Geno”


Sella langsung terbangun setelah mendengar ucapan terakhir Melisa


“apalagi kali ini?” tanya Sella panik


“tidak ada, karna kamu sudah bangun cepat mandi dan bersiap, jangan sampai aku menyiram kamu disini”


“argh Mellisa sialan” omel Sella


Dengan tubuh malas dan mata yang setengah mengantuk Sella berjalan menuju kamar mandinya, perlahan ia memasukan tubuhnya kedalam bathtub yang sudah terisi air, ia memiarkan air hangat itu menerpa setiap inchi kulitnya, ia mencoba menenangkan pikirannya dari kejadian kejadian gila belakangan ini, Sella seakan ingin membersihkan isi kepalanya juga dari masalah masalah itu, perlahan tubuhnya mulai menurun menenggelamkan wajah cantiknya kedalam air, hatinya benar benar terluka kali ini, pikirannya sudah kacau bahkan ia sudah tak tau kepada siapa ia harus berpegangan kali ini, mungkin Sella sedang berada di titik paling rendah kali ini.


Di sisi lain Reyhan tengah dalam perjalnan ia akan melakukan gladi untuk acara nanti malam, namun tak dipungkiri Reyhan juga memikirkan kekasihnya Sella, Reyhan tak tau apa yang dilakukan kekasihnya kali ini apalagi dari semalam ponselnya tidak bisa di hubungi.


“Rey lu baik baik aja kan?” tanya Chandra yang menyadari gelagat Reyhan agak aneh


“gw baik baik aja ko jangan khawatir” jawab Reyhan dengan sediki tersenyum, dia juga tidak mau tim nya menjadi kacau karna masalahnya, sebisa mungkin Reyhan mencoba untuk tetap baik baik saja di depan mereka


“kalo ada masalah bilang aja Rey, kita sekarang tim, gw juga udah anggap lu keluarga” sahut Jemian


“gw cuma mikirin penampilan nanti ,malam aja, ini penampilan collab pertama kita, gw takut kalo gak bisa ngasih yang terbaik” jelas Reyhan yang tentu saja perkataannya itu bohong


“kita udah latihan banyak pasti berhasil iya kan bang” ucap Ryan sembari meminta persutujuan Dimas sang manager


“bener kata Ryan, kalian udah berusaha keras kalian pasti bisa menampilkan yang terbaik, ayo semangat jangan gini dong, Neo Star bukan member yang putus asa kaya gini, bentar lagi kita nyampe, ini latihan terakhir sebelum show, kumpulin energi kalian , kita pasti bisa, kita udah sejauh ini kita bakal terbang lebih tinggi lagi” ucap Dimas mencoba mengembalikan semangat Neo Star


Neo Star akhirnya sampai di tempat acara, satu persatu dari mereka turun dri mobil dan berjalan menuju ruangan mereka, beberapa staff disanapun menyambut mereka dengan senyuman namun tidak dengan pria yang kini berada di hadapan Reyhan, mereka berdua terus bertarung lewat tatapan tajam


“Geno are you ok?” tanya Tio leader dari Squad Culture karna melihat membernya itu seperti akan saling memakan dengan leader Neo Star


“hemm aku baik baik aja” sahut Geno lalu pergi dari tempat itu sembari melewati Reyhan dengan masih memberikan tatapan tajam


“ada apa sama mereka?” heran Jemian melihat tingkah anggota Squad Culture


“udah ngapain juga di pikirin, ayo siap siap” ucap Reyhan mengalihkan perhatian membernya


20 menit berlalu kini waktunya Neo Star yang akan melakukan latihan, namun sealama latihan berlangsung Reyhan lagi lagi melakukan kesalahan, entah apa lagi yang pria berusia 23 tahun itu pikirkan namun dia benar benar tidak fokus dengan kegiatannya kali ini


“Rey lu kenapa sih ? latihan kita bentar lagi ending ini lu ada masalah apa sih” kesal Chandra


“sorry gw gak fokus”


“gw ngerti lu mungkin ada masalah tapi kali ini please Rey lu fokus dulu, kita tampil sama grup lain juga please jangan buat mereka kena masalah juga” ucap Jemian ikut kesal


Melihat perdebatan Neo Star Clara yang merupakan member Sparkel menghampiri mereka


“sorry kalo gw ganggu, kayanya kalian lagi ada masalah, kalo kalian butuh waktu diskusi kalian selesaiin dulu masalahnya tar gw yang ngomong sama yang lain” ucap Clara


“ah gak perlu, kita lanjut latihan, sorry buat kalian ikut kesulitan juga” sahut Reyhan yang merasa bersalah lalu mulai berjalan ke tengah stage dan mereka mulai melakukan latihan terakhir tentunya sempurna untuk kali ini


Beberapa jam berlalu dan tak terasa 10 menit lagi acaranya akan di mulai, para penggemar dan aktris mulai berdatangan begitu juga dengan Sella dia sebagai pembawa acara utama sudah berada di red carpet dengan balutan gaun berwana gold menambah kesan elegan dirinya, semua mata tertuju kearah gadis berabut panjang itu, jepretan kamera dan kilatan cahaya dari kamera menambah kesan gemerlap Sella malam itu.


Sella berjalan kearah belakang panggung untuk bersiap disana sudah ada rekannya dari member Squad Culture yang satu tahun lebih muda darinya


“hai sedang bertemu anda, saya Jhonathan Reygan” ucap Jhonatan sopan


“saya sudah mengenal anda Jhonathan, senang bisa menjadi rekan malam ini” ucap Sella


“panggil Nathan aja biar lebih akrab”


“ok Nathan ayo kita mulai” ajak Sella lalu mereka berdua berjalan kearah panggung untuk membuka acara


Acarapun mulai di buka dengan beberapa sambutan dan penampilan idol yang mengguncangkan panggung.


2jam berlalu acarapun selesai dengan sukses apalagi collab antara Neo Star dengan Sparkel tentu membuat para penonton terpukau dengan penampilan luar biasa mereka.


Sella dan Jhonathan meninggalkan panggung dan saling berpamitan, Sella berjalan menuju ruang tunggu miliknya namun seseorang menarik lenganya dan membawanya ke suatu tempat.


“Reyhan? Ada apa?” tanya Sella yang terkejut ternyata yang menariknya itu kekasihnya Reyhan


“kamu sengaja menjauhi aku?” tanya Reyhan lugas

__ADS_1


“aku gak bermaksud begitu”


Belum sempat Sella menyelesaikan bicaranya Reyhan sudah memotong ucapannya


“cukup Sella, aku tau dua hari setelah pertemuan dengan Geno kamu bertemu ayahmu kan?”


“aku bisa jelasin Rey”


“apalagi yang mau kamu jelasin? Aku tau kamu takut karir aku hancur tapi aku gak bisa kalo harus jauh sama kamu, aku bakal beresin semuanya, tolong jangan buat keputusan sepihak kaya gini”ucap Reyhan


Sella hanya bisa terdiam hingga notifikasi ponsel menyadarkannya dari lamunan


“siapa?” tanya Reyhan


“Melisa, katanya ada reporter yang memantau kita sekarang” jelas Sella sedikit berbisik


Reyhan yang mulai menyadari situasi kemudian mengambil ponselnya dan melakukan selfie dengan Sella


“apa yang kamu lakukan” ucap Sella terkejut


“ambil juga selfie dengan hp milikmu lalu upload di sosial media sebelum berita yang tidak kita inginkan beredar” jelas Reyhan


Sella yang sudah tidak bisa berpikir lagi akhirnya menuruti ucapan Reyhan untuk mengambil gambar


“upload sekarang” suruh Reyhan


Reyhan mulai memposting selfie itu dan tidak lupa menambahkan caption untuk menjelaskan foto itu


‘senang bisa bertemu lagi kawan lama’ ketik Reyhan


Begitu juga dengan Sella ia juga memposting foto itu


‘lama tidak berjumpa, sukses selalu teman lama’ ketik Sella


“kita harus pergi aku duluan” ucap Sella lalu pergi meninggalkan Reyhan


Reyhan kembal ke ruang tunggu grupnya, disana Dimas sudah mondar mandir menunggu kedatangan Reyhan


“apa kamu bodoh? Apa yang kamu lalukan?” marah Dimas setibanya Reyhan disana


“aku kenapa? Apa yang aku lakun emang?” tanya Reyhan


“aku cuma selca doang ko udah aku up juga gak bakal ada apa apa” ucap Reyhan santai


“kalo sampe ada berita aneh awas aja, ini peringatan juga buat kalian, kalo mau ketemu temen apalagi itu wanita jangan pernah pergi sendiri, paham ?” tegas Dimas


“tenang aja gak bakal ada apa apa bang nih liat komenan di akun dia positif semua ko” sahut Chandra


Dimas hanya mendengus kesal lalu pergi dari ruangan itu untuk mendinginkan kepalanya, sementara di ruang tunggu Sella sudah sangat kacau Melisa terlihat sudah benar benar siap untuk menerkam Sella.


“kamu mau bunuh aku hah?” tanya Melisa kesal


“apalagi sekarang?” tanya Sella dengan wajah seperti tidak berdosa


“aish, ok kamu mau pensiun kan, ayo kita pensiun aja”


“aku baru aja mau mulai dari awal kenapa kamu kaya gini ?”


“kamu tadi ngapain sama idol itu ?kamu beneran berniat mau bunuh aku ?”


“jangan gitu, liat aku udah atasi semuanya” ucap Sella mencoba menenangkan Melisa dengan memperlihatkan postingannya dan beberapa komentar positif penggemar


“terserahlah aku mau keluar, otak ku rasanya mau meledak”


Sementara Melisa berjalan keluar Juna malah masuk ruangan itu


“dia kenapa?” tanya Juna yang melihat Melisa dengan wajah kusut, namun Sella hanya menaikan bahunya dan menggelengkan kepalanya menandakan tidak tahu


Melisa berjalan ke arah taman dan duduk di salah satu kursi disana


“kamu…” ucap pria yang sudah lebih dulu duduk disana


Dengan tatapan sedikit kesal Melisa melirik kearah pria itu


“kamu !?” ucap melisa juga dengan nada kesal


“kamu sebenarnya bisa gak urus artis kamu hah?” tanya pria itu


“mohon maaf tuan Dimas harusnya saya yang bertanya seperti itu, gimana bisa artis anda menyeret artis saya” kesal Melisa kepada pria yang di sampingnya yang tak lain adalah Dimas manager Neo Star


“apa buktinya jika artis saya melakukan itu nona Melisa, kalo gak bisa ngurus satu artis aja mending mundur jadi manager” kekeh Dimas merendahkan

__ADS_1


“what ? tuan Dimas yang terhormat harusya anda yang berhenti jadi manager, terlalu banyak artis sampai tidak bisa mengurusnya, sebaiknya anda mengajukan surat pengunduran diri” sahut Melisa


Dimas dan Melisa terus berdebat sampai akhirya Sella datang


“stop, apa apaan ini ? kenapa kalian malah ribut disini” ucap Sella mencoba melerai


“dia yang duluan, dia bahkan gak bis angurus artis artisnya” ucap Melisa


“heh kamu yang mulai” balas Dimas


“aish kalian bisa berhenti? Jika kalian ingin ribut sekalian pergi ke pintu depan mumpung banyak wartawan, bisa gak kalian bersikap dewasa, dan iya pak Dimas anda sedang di cari produser” jelas Sella


Dimas menatap tajam dua wanita di hadapannya itu lallu pergi dari sana


“kenapa lagi sih Mel” kesal Sella


“entah, udah ah mau pulang”


“masih tinggal di apart Juna?” tanya Sella menghentikan langkah Melisa yang hendak pergi


“kalo bukan kesan terus kemana lagi, bokap tetep maksa buat jodohin sama William”


“besok gak ada jadwal jadi beresin dulu masalah dirumah”


“gak males tau kalo harus debat sama aya”


“jadi lu mau debat sama gw hah ?” tanya Sella kesal dengan sikap Melisa yang akhir akhir ini sedikit egois


“Sella please cukup, gw juga bingung harus apa gw sekarang”


Melisa berjalan kearah Sella dan menjatuhkan kepalanya di bahu Sella


“sorry udah buat khawatir sama kejadian tadi, padahal lu lagi banyak masalah tapi gw malah nambahin beban lu” ucap Sella sembari menepuk punggung Melisa yang sekarang tengah menangis di bahu Sella


Wajah Sella seketika berubah ketika melihat pria yang berjalan ke arahnya dan ke arah Melisa


“sorry ganggu” ucap pria itu


Sella hanya tersenyum mendengar ucapan pria itu, sedangkan Melisa yang tau suara siapa itu bergegas membalikan badan dan hendak pergi dari sana, namun tangannya di cekal Sella


“Sella tolong lepas” tegas Melisa


“udah Mel, mau sampai kapan kaya gini terus, mungkin William mau ngomong sesuatu”


“iya bener aku mau ngomong sesuatu sama kamu” ucap pria yang bernama William itu


“kayanya aku yang harus pergi” ucap Sella melepaskan genggamannya di tangan Melisa dan hendak pergi dari sana


“jangan pergi Sella, kalo kamu mau aku ngomong sama William kamu juga harus disini” jelas Melisa


“Mel kamu yang bener aja masa aku musti dengerin kalian”


“kalo kamu gak mau disini yaudah aku juga gak mau ngomong sama dia” ancam Melisa


Tidak ada pilihan lain Sella akhirnya menuruti kemauan manager yang sekaligus sahabatnya itu


“ok kalo kalian gak keberatan” ucap Sella pasrah lalu berjalan kearah kursi taman yang tak jauh dari mereka


“mau apa lagi?”tanya Melisa to the point


“aku tau kamu mau batalin perjodohan ini, tapi alasanya kenapa?”


“udah aku bilang aku gak suka sama kamu, lagi pula kenapa kamu man terima aja sih, kamu gak mikir sama karir kamu ?”


“kenapa sama karir aku, sekarang jamannya udah berubah Mel, banyak fans yang udah mulai bisa nerima tentang hubungan idolnya, aku juga manusia biasa”


“terus kamu mau tetep maksain perjodohan sialan ini ?” tanya Melisa yang emosinya semakin memuncak


“kasih aku kesempatan buat buktiin aku serius, dan kasih aku kesempatan buat bikin kamu suka sama aku”


“sampai kapan? Aku muak sama semua ini, aku udah bilang aku gak suka sama kamu”


“tapi se engganya kasih aku satu kesempatan terakhir Mel”


“cukup, kalo kamu mau ketemu aku cuma buat ini aja, jangan pernah temuin aku, tapi kalo kamu berniat buat akhiri semua kekacauan ini, cepat hubungi aku, ayo Sella kita pergi dari sini” ucap Melisa lalu mengajak Sella pergi dari sana


“kenapa gak kasih dia kesempatan sih?” tanya Sella penasaran


“udah dibilang gak mau, udah pokonya sekarang kamu pulang terus istirahat, aku juga mau pulang, Juna sekarang udah nunggu di depan, kita kesana sekarang” jelas Melisa


Sebenarnya Sella belum puas dengan pilihan yang Melisa ambil namun kali ini dia memilih diam dan menurutu keputusan managernya itu.

__ADS_1


__ADS_2