Rahasia Kehidupan Idol

Rahasia Kehidupan Idol
32


__ADS_3

Seminggu berlalu namun Sella  masih berada di rumah sakit padahal kondisi dia dan bayinya sangat sehat dan baik baik saja, namun Reyhan masih melarang Sella untuk kembali ke apartment dia selalu punya alasan untuk menahan Sella tetap di rumah sakit.


"Rey, aku udah baik baik aja, anak kita juga sehat dan baik baik juga, aku mau pulang, kita pulang sekarang ya" bujuk Sella pada Reyhan yang baru saja sampai disana setelah jadwalnya


"Kamu masih belum sepenuhnya sehat Sella, lagi pula bayi kita juga harus di awasi dulu petugas medis, ini baru satu minggu, kamu sabar ya, lagi pula kamu kan di apart juga sama sama gak ngapa ngapain, atau kalau perlu aku ubah tempat ini mirip sama apart ya"


Reyhan selalu membuat alasan tiap kali Sella mengajaknya pulang, dan entah kenapa menurut Sella sikap Reyhan juga jadi sedikit berubah, dia seperti ketakutan jika Sella ajak kembali ke apartment.


"Kamu kenapa sih? Ada masalah? Lagian aku udah males Rey ada di rumah sakit, kamu aneh banget tau gak tiap kali aku ajak pulang selalu aja ada alasan, kamu juga pasti cape kalo berangkat kerja dari sini, apa ini ada hubungannya sama Geno yang waktu itu kesini pas aku lahiran?"


"Ini gak ada hubungannya sama Geno, aku cuma mau kamu dan anak kita dapet penangan sampe bener bener pulih, lagian kamu mau balik lagi ke dunia entertainment kan? Kamu harus pulihin stamina kamu dulu dan aku harus cari seseorang buat rawat anak kita gak mungkin kamu kerja Renza kamu bawa"


Sella sejenak terdiam, memang benar yang di ucapkan Reyhan bahkan berita comeback Sella yang akan jadi penyanyi juga sudah tersebar luas di internet dan artikel koran.


"Udah kamu mending siapin diri kamu biar bisa secepatnya comeback, selagi disini aku juga nyari pengasuh yang bisa kita percaya buat Renza" jelas Reyhan kemudian menggendong Renza yang sedang ada di pangkuan Sella


Reyhan sebenarnya juga sangat ingin membawa kedua orang yang dia sayang pulang dari rumah sakit tapi jika mereka kembali ke apartment sekarang itu akan membuat Reyhan sulit untuk mengambil Renza jika waktu yang ditentukan Geno tiba, Reyhan terpaksa menahan Sella agar tetap disana, setidaknya rumah sakit juga cukup aman pikir Reyhan.


Reyhan seketika fokus kempabli pada Renza yang tengah ia gendong bayi mungil itu tersenyum melihat wajah tampan ayahnya, Reyhan sesekali mencium bayi itu dengan hangat sedangkan Sella masih merenung memikirkan karirnya kedepan.


"Kamu mandi dulu sana, nanti main lagi sama Renza" ucap Sella yang sudah kembali menyadarkan pikirannya


Reyhan kembali mengembalikan Renza ke pangkuan Sella sedangkan Reyhan bergegas mandi.


20menit berlalu Reyhan kini duduk di sebelah Sella sembari menonton TV sementara anak mereka tengah tertidur lelap.


"Kamu akhir akhir ini kenapa pulang larut?" Tanya Sella yang khawatir akan kesehatan Reyhan


"Aku latihan buat konser kamu juga tau sendiri konser tinggal 3hari lagi, oh iya kamu mau nonton?"


"Kamu bercanda? Terus Renza gimana? Badan aku juga masih agak melar gini pula kalo media tau gimana?"

__ADS_1


"Renza titipin mama dulu, kamu pake hoodie oversize atau baju yang oversize kan bisa, aku mau konser hari pertama aku ada kamu"


Sella menghela nafas ia juga ingin melihat konser Reyhan tapi dia khawatir akan ada yang curiga namun disisi lain dia sudah sangat bosan berbulan bulan tidak keluar akhirnya Sella menyetujui ajakan Reyhan


"Yaudah aku mau tar aku bilang Melisa sama Juna biar gak ketauan"


Reyhan tersenyum lebar karna Sella meng iyakan ajakannya.


☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆


Tiga hari berlalu dan ini adalah hari dimana Reyhan dan grupnya akan melangsungkan konser, lelaki itu sudah pergi dari dini hari untuk meeting dan geladi, sedangkan Sella dan Melisa kini sedang memilih pakaian untuk Sella kenakan di konser nanti.


"Yaudah hoodie aja terus pake celana jeans kan tar lu gak usah pake topi juga gak apa apa" ucap Melisa memberikan saran


"Yaudah deh pake hoodie tapi gua mau pake topi juga"


Melisa hanya bisa menggelengkan kepalanya


"Gua khawatir sama Renza Mel"


"Ini pertama kalinya gua ninggalin dia, tapi gua bosen juga kalo terus terusan disini pengen aja keluar, makanya ini sekalian sambil ngonser"


"Yaudah nikmatin aja, lagian Renza sama mertua lu"


Sella menghela nafas dan mengambil pakaian yang akan ia gunakan lalu dia langsung pergi bersiap.


"Kayanya bakal ada wartawan deh" ucap Melisa pada Sella yang baru selesai mandi


"Lah terus gimana gua?"


"Justru ini kesempatan lu, lu kan mau terjun ke dunia musik juga, dan lagi lagunya udah siap tinggal lu rekaman dan siapin yang lainnya, tar kalo di tanya wartawan lu bilang juga soal rencana comeback lu itung itung promosi"

__ADS_1


"Badan gua masalahanya masih agak gemuk Mel, tar gimana image gua depan kamera, mampus deh" khawatir Sella


"Lu gak gemuk ko udah deh cepet pompa asi lu dulu terus kita pergi"


Ketika Sella hendak memompa asinya Renata masuk ke ruangan Sella


"Kalian udah mau berangkat sekarang?" Tanya Renata


"Iya ma, abis aku mompa asi aku berangkat, tapi mama gak apa apa aku titipin Renza, aku juga agak khawatir karna pertama kalinya aku ninggalin dia"


"Gak apa apa sayang, lagian Renza cucu mama juga, mama juga lagi gak ada kerja, kamu nikmatin waktu kamu disana ya"


Sella merasa sangat tidak enak dengan mertuanya itu, dia sudah sangat menyusahkan ibu mertuanya bahkan sebelum dia dan Reyhan menikah.


"Maafin Sella ya ma nyusahin mama terus"


Sella merapihkan pakaiannya setelah memompa asi lalu mendekat dan memeluk hangat Renata


"Kamu juga anak mama sayang, udah sana berangkat"


Sella mengangguk lalu berpamitan dan pergi dari sana, di tempat parkir Juna sudah menunggu dengan mobilnya.


"Lama banget kalian" omel Juna yang menunggu lama


"Sorry, udah ayo jalan" ucap Melisa


Mereka akhirnya pergi ketempat konser, sepanjang jalan Sella terus terpikir dengan anaknya dia takut bayi kecilnya itu mencarinya.


"Mel Renza udah bangun belum ya? Dia nangis gak ya?" Tanya Sella yang cemas


"Ini ceritanya dia lagi mode ibu gitu?" Ledek Juna yang malah mendapat pukulan Melisa

__ADS_1


"Tenang aja Renza paling masih tidur, kalopun nagis kan ada neneknya, udah jangan terlalu di pikirin have fun Sella"


Sella hanya terdiam lalu memandang kearah luar jendela menikmati pemandangan yang ia lewati, dia sedikit merasa segar karna beberapa bulan ini hanya berada di dalam ruangan.


__ADS_2