Rahasia Kehidupan Idol

Rahasia Kehidupan Idol
29


__ADS_3

Setelah menempuh waktu yang cukup lama di perjalanan Sella akhirnya sampai di gedung acara.


"Tempatnya jauh banget, mana gua mual lagi pas di jalan" oceh Sella


"Yang penting tempatnya aman ayo cepet masuk lu musti siap siap" ucap Melisa


Mereka bergegas memasuki gedung itu dan pergi ke arah sebuah ruangan yang di persiapkan untuk ruang ganti Sella, disana sudah ada Renata yang menunggu Sella se segera mungkin Sella menyapa ibu dari Reyhan itu yang sebentar lagi akan jadi ibu mertuanya.


"Kamu datang juga, adik adik kamu ikut kan?" Tanya Renata


"Ikut ma mereka di ruang ganti sebelah"


"Kalo gitu kamu pake ini dulu, Reyhan udah siapin ini dari beberapa hari yang lalu, mama yakin kamu juga pasti suka"


Renata memberikan kotak berwarna hitam yang di dalamnya berisikan gaun pernikahan berwarna putih indah.


Melihat itu senyum Sella seketika terukir dari bibir manisnya. Sella bergegas mengganti pakaiannya


"Wah kamu cantik sekali sayang" puji Renata


"Mama jangan bilang gitu Sella jadi malu" ucap Sella


"Udah kamu di make up dulu Reyhan katanya bentar lagi sampai"


Ketika Sella tengah memakai make up benar saja Reyhan datang dan segera bergegas menggati pakaiannya juga.


Beberapa menit berlalu Sella dan Reyhan sudah siap dan para member Neo Star juga sudah ada disana untuk menyaksikan janji suci mereka berdua, tak banyak orang yang datang disana hanya keluarga yang di percaya Reyhan dan Sella juga rekan kerja yang mereka percaya saja yang datang.


Bahkan photographer mereka saja salah satu anggota keluarga Reyhan, Reyhan hanya khawatir pernikahanya diketahui publik jika menyuruh orang luar.


Setelah acara pemberkatan mereka semua langsung memulai acara foto bersama dan makan makan, memang cukup sederhana tapi bagi Sella itu sangat berkesan, dia tidak pernah membayangkan Reyhan bisa bersikap semanis ini.


"Terimakasih" ucap Sella lalu memeluk lengan Reyhan


"Kenapa berterimakasih, harusnya aku yang minta maaf karna hanya bisa melangsungkan acara sederhana ini"


"Ini udah lebih dari cukup, aku seneng Rey"


Reyhan tersenyum dan mengelus lembut kepala Sella dan mengecupnya.


"Mau sapa tamu satu satu?" Tanya Sells


"Gak apa apa kamu jalan jalan?" Tanya Reyhan sifat posesif nya muncul kembali karna khawatir akan kandungan Sella


"Aku cuma jalan kesana doang Rey, kalo aku cape nanti aku bilang" ucap Sella


Reyhan menuruti kemauan istrinya itu, mereka mulai menyapa satu persatu tamu yang hadir dan berbincang bincang dengan mereka tak terkecuali member grup Reyhan yang juga disana


"Thanks kalian udah dateng" ucap Sella

__ADS_1


"Tentu aja kita dateng kan kita dateng buat kamu" goda Jemian


"Jangan goda bini gua Jem" marah Reyhan


"Ah elah posesif amat laki kamu Sella, mending sama aku" ucap Chandra ikut menggoda


Reyhan langsung menjitak kepala Chandra sementara yang lain terkekeh melihan kedua lelaki itu.


Acara Reyhan dan Sella hari itu lancar sesuai harapan mereka, acaranya selesai sampai sore hari, Sella dan Reyhan kembali ke apartemen setelah semuanya selesai di antar oleh manager mereka.


"Makasih buat semuanya" ucap Sella pada Juna dan Melisa yang mengantarkan dia juga kedua adiknya sampai apartemen


"Kamu gak perlu terimakasih, kamu sekarang mending istirahat pasti cape banget kan hari ini" sahut Melisa


"Iya kamu istirahat sana kasian kandungan kamu" ucap Juna ikut menyauti ucapan Melisa


Sella hanya tersenyum mendengar ucapan Juna dan Melisa


Tak lama kemudian Reyhan dan Dimas datang begitu juga dengan para member Neo Star


Mereka langsung duduk di sofa


"Eh lu ade Sella kan ?" Tanya Chandra yang melihat Kenzo dan Jio


Kenzo dan Jio hanya mengangguk


"Sella ade ade kamu gak mau di daftarin jadi boy grup?" Tanya Chandra


"Jio?" Tanya Chandra lagi


"Gak minat juga bang" jawab Jio malu malu


"Yah padahal pasti banyak yang suka tuh kalo debut" oceh Chandra


"Orang mereka gak mau Chan dah ah, bang ayo pulang kasian Sella pasti mau istirahat" ucap Jemian


"Yaudah Rey, Sella kita pamit duluan ya" ucap Dimas


"Makasih buat semuanya bang" ucap Sella dan Reyhan


"Kita juga balik deh, kalian kalo ada apa apa hubungin kita aja" ucap Juna dan Melisa


"Iya Jun santai aja"sahut Sella


Setelah berpamitan Reyhan mengantarkan mereka semua keluar


Ke esokan harinya Reyhan mulai di sibukan lagi dengan jadwal jadwalnya, entah itu syuting iklan, konten atau tampil di beberapa acara musik.


"Kamu hari ini jadwalnya full lagi?" Tanya Sella yang ikut menyiapkan pakaian Reyhan

__ADS_1


"Iya mungkin pulang malem, kamu jangan nunggu aku, kalo ngantuk langsung tidur ya, kalo ada apa apa langsung kabarin aku" ucap Reyhan


"Iya, kamu juga jangan terlalu kecapekan tar sakit"


"Hem.... jangan lupa minum susu sama vitaminya, aku harus pergi sekarang bang Dimas udah nunggu di bawah" ucap Reyhan kemudian mengecup kening juga perut Sella dan berlari keluar


Sella hanya tersenyum karna perlakuan suaminya itu, dia berjalan kearah dapur sembari mengelus perutnya


"Kaka mau makan ? Mau Jio buatin atau pesenin?" Tanya Jio yang melihat kakanya itu berjalan ke arah dapur


"Gak cuma mau ambil minum, cepet pergi ada jadwal pagi kan ?"


"Ah iya, kalo gitu Jio pamit, Kenzo masih tidur dia gak ada jadwal kalo ada apa apa bangunin dia aja" ucap Jio di angguki Sella


Perlahan Sella mulai menerima Jio di kehidupannya dia juga mulai menyayangi lelaki itu sama seperti kepada Kenzo.


☆☆☆☆☆☆☆☆☆


Satu bulan berlalu perut Sella semakin membuncit, pergerakan dia juga sedikit tidak bebas dia hanya bisa melakukan aktifitas ringan apalagi Reyhan yang semakin hari semakin posesif padahal Sella tau Reyhan sangat sibuk tapi lelaki itu selalu menyempatkan waktu untuk menghubunginya hanya untuk sekedar menanyakan keadaanya.


"Kamu hari ini liburkan?" Tanya Sella pada Reyhan yang masih tertidur


"Hemm kenapa?" Tanya Reyhan balik dengan suara seraknya khas bangun tidur


"Aku pengen jalan keluar"


Mendengar ucapan Sella Reyhan yang setengah tersadar langsung duduk dan mencerna kembali ucapan Sella


"Sekarang?"


"Iya, aku pengen hirup udara segar"jawab Sella


Tentu peryataan Sella membuat Reyhan agak bingung, di siang seperti ini pasti banyak orang, dan pasti banyak yang mengenali mereka berdua


"Yang lain aja ya permintaan nya jangan itu, kamu tau kan kenapa"


Sella sangat amat tau apa yang Reyhan maksud, dia benar benar merasa seperti tekurung sekarang, pergerakannya sama sekali tidak bebas, tapi apa boleh buat itu juga demi kebaikan mereka berdua, akhirnya Sella memilih mengalah dan mengesampingkan keinginanya untuk keluar


Ditengah kekesalan Sella ponselnya tiba tiba berdering


"Siapa?" Tanya Reyhan


"Geno, mau apa lagi dia" ucap Reyhan yang melihat layar ponsel Sella lalu merebut ponsel itu dan mengangkatnya agak jauh dari Sella


"Ada apa lagi sih lu? Udah gua bilang jangan hubungi Sella, lu lupa sama perjanjiannya" marah Reyhan namun sang penelpon tidak menggubris perkataan Reyhan dan malah mematikan panggilannya


"Ish gajelas banget nih orang" kesal Reyhan kemudian mengembalikan kembali ponsel Sella


"Dia bilang apa?" Tanya Sella

__ADS_1


"Gak penting, udah ayo kita sarpan aku masakin hari ini"


Sella tidak bertanya lagi dia hanya mengikuti langkah suaminya itu keluar kamar.


__ADS_2