
Tidak lama di perjalanan Reyhan Sella dan Kenzo akhirnya sampai di rumah sakit
"Disini tempatnya ?" Tanya Reyhan sedikit terkejut karna itu rumah sakit milik ibunya
"Iya ka disini kenapa ada masalah?" Tanya Kenzo heran dengan sikap kekasih kakanya itu
"Ada apa Rey?" Tanya Sella yang juga ikut bingung
"Bukan apa apa, kalian jangan turun dulu aku takut ada yang merekam Sella datang kesini" ucap Reyhan
"Lalu musti gimana?"tanya Sella
"Aku parkirkan dulu mobilnya, dan kalian pakai ini" sambung Reyhan sembari memberikan Sella dan Kenzo masker dan topi
"Ayo pergi sekarang" ajak Kenzo
"Sebentar" cegah Reyhan yang melihat Kenzo akan keluar, Reyhan langsung mengambil ponselnya dan mengirim pesan kepada seseorang
"Ada apalagi?" Tanya Sella
"Tunggu sebentar akan ada yang menjemput kita, jika kita keluar sekarang aku takut ada yang melihat" Jelas Reyhan lalu tiba tiba ada yang mengetuk pintu mobil Reyhan, melihat itu Reyhan langsung keluar dan mengajak Sella juga Kenzo keluar
"Dia siapa?" Tanya Kenzo
"Petugas disini gak perlu khawatir"
"Maaf tuan kelantai berapa?" Ucap petugas yang berpakaian serba hitam itu
"Bangsal VIP lantai 13 nomor 23" ucap Kenzo
"Baik ikuti saya" ajak petugas itu
Tak banyak bertanya mereka langsung pergi mengikuti petugas itu hingga sampai di depan pintu yang di sampingnya bertuliskan nama Anatasya Harlyn yang tak lain ibu dari Sella dan Kenzo
Dengan sedikit ragu Sella memengang handle pintu matanya sedikit memerah dan berkaca
"Sella kamu baik baik aja?" Tanya Reyhan namun Sella hanya menjawabnya dengan anggukan lalu membuka pintu itu
"Ka Rey gak masuk?" Tanya Kenzo
"Aku disini aja"
__ADS_1
" kamu juga ikut Rey ayo" ajak Sella akhirnya Reyhan pun mengekori Sella dan Kenzo memasuki ruangan bernuansa putih itu dan jangan lupa dengan bau etanol yang khas dengan tempat ini
Beberapa langkah mereka berjalan dilihatnya seorang wanita yang tengah terbaring dengan infusan di tangan sebelah kirinya dan alat bantu pernafasan yang terpasang di hidungnya, Sella yang melihat itu tak kuasa berkata lagi ia langsung berlari ke arah wanita itu dan memeluknya sampai wanita itu tersadar dari tidurnya
"Sella kamu datang sayang" ucap wanita itu lirih
Sella hanya bisa menangis dan mengatakan maaf berkali kali, iya tidak tau harus berkata apa lagi
"Gimana kondisi mama? Sudah merasa lebih baik?" Tanya Kenzo
"Mama sekarang sudah merasa sangat baik apalagi dikunjungi dua anak kesayangan mama" ucapnya sembari mengelus rambut Sells yang masih memeluk tubuh ibunya
"Tunggu dia siapa?" Tanya mama Sella melihat keberadaan Reyhan
"Hallo tante saya...." ucap Reyhan Terpotong
"Dia ka Reyhan ma pacar ka Sella" ucap Kenzo memotong omongan Reyhan
"Wah anak mama sudah dewasa sekarang bahkan sudah memiliki kekasih, dia sangat tampan"ucap mama Sella
Sella yang mendengar itu lalu melepaskan pelukannya
"Mama harap begitu, dan nak Reyhan boleh mama minta sesuatu?"
"Iya tante tentu apa itu?" Tanya Reyhan penasaran
"Tolong jaga Sella, dia mungkin terlihat kuat dan mandiri tapi sebenarnya dia sangat cengeng dan manja, tolong jangan pernah menyakiti dia, mama percaya kamu anak yang baik tapi rasanya mama harus mengatakan itu" jelas mama Sella
"Tante tenang aja Rey akan selalu menjaga Sella"
"Mama gak usah khawatir Sella bukan anak kecil lagi sekarang mama harus cepet sembuh itu yang utama" ucap Sella
"Sella Kenzo apa kalian sudah bertemu Jio?" Tanya ibu Sella tiba tiba
"Em sepertinya saya harus keluar dulu saya harus menelpon seseorang" ucap Reyhan yang langsung keluar karna tidak mau mendengarkan terlalu jauh percakapan keluarga Sella, mendengar ucapan itu ibu Sella hanya mengangguk meng iyakan
Di dalam ruangan sekarang hanya tersisa Anatasya dan kedua anaknya
"Sella Kenzo jawab mama kalian sudah ketemu Jio?" Tanya ibu Sella lagi
"Jadi mama saat itu ninggalin ayah karna memang tau ayah selingkuh?" Tanya Sella balik, sedangkan Kenzo hanya menunduk tak mengataan apapun
__ADS_1
"Jangan salahkan Jio, dia tidak tau apa apa, selama ini dia tinggal sendiri di Australia, ayah kalian tidak mau jika rahasianya terbongkar hingga dia melakukan itu, ingat jangan pernah tinggalin Jio, mama sudah beberapa kali bertemu dia ketika dia di Australia, anak itu anak baik tolong anggap dia sebagai adik kandung kalian sendiri" jelas Ibu Sella yang membuat Sella tidak bisa menahan tangisnya namun Kenzo berusaha menangan amarahnya, iya mengepalkan tangannya tidak percaya dengan apa yang barusan dia dengar, ternyata ayahnya se berengsek itu, dia kira hanya dia dan Sella yang sejak kecil dibuang di China namun ternyata Jio juga
"Kalian kenapa diam jawab mama, kalian mau kan jaga Jio seperti adik kalian sendiri ?" Ucap lagi ibu Sella
"Iya ma aku akan melakukannya"ucap Sella
"Kenzo juga akan melakukannya mama tenang aja" sambung Kenzo
"Sekarang mama sudah tenang jika kalian juga bisa menyayangi dan menjaga Jio"
"Udah ya mama jangan banyak berpikir, sekarang mama cuma harus sembuh"ucap Sella
Beberapa menit kemudian Sella dan Kenzo keluar dari ruangan itu dan langsung disambut Reyhan yang sedang duduk di kursi tunggu
"Rey kamu masih disini?" Tanya Sella yang mengira kekasihny itu sudah pulang
"Tentu aku masih disini kenapa emang?"
"Bukannya kamu ada acara pagi ? Kamu pergi aja duluan aku bisa pesan taksi" ucap Sella
"Santai aja ini masih pukul 8, ayo kalian mau pulang sekarang ?"tanya Reyhan yang di angguki Sella namun Kenzo sedari keluar dari kamar itu hanya menunduk dan diam sembari berjalan mengikuti kakanya
Ketika mereka sampai di depan lift betapa terkejutnya Sella karna bertemu dengan seorang yang iya kenal
"Tan.... tante praktek disini?" Tanya Sella membuat Reyhan memalingkan wajah ikut terkejut karna bertemu ibunya di lift
"Kamu baru tau? Iya tante kerja disini, tapi kalian ada apa disini?" Tanya ibu Reyhan
"Abis jenguk mama Sella ma" sahut Reyhan
"Kenapa kamu gak bilang mama Sella dirawat disini, dasar anak nakal" omel ibu Reyhan sambil memukul ringan lengan putranya
"Sakit ma, aku juga baru tau" ucap Reyhan sembari mengelus lengan yang kena pukulan ibunya,sedangkan Sella hanya terkekeh melihat Reyhan yang melihat kekasihnya meringis, disisi lain Kenzo masih bungkam dia tak sedikitpun berbicara dia masih terus menunduk dan mengepalkan tangannya
Lift baru sampai di lantai 7 dan ibu Reyhanpun segera keluar dari lift
"Maaf tidak bisa mengantar kalian kebawah mama harus bersiap untuk oprasi kalian hati hati" jelas ibu Reyhan
"Tidak apa apa tante, tante juga semangat" ucap Sella yang dibalas anggukan dan lambayan tangan oleh ibu Reyhan yang berjalan cepat ke sebuah ruangan
Akhirnya lift sampai di lantai 1, Sella Reyhan dan Kenzo pun keluar dari lift lalu menuju kearah mobil untuk pulang
__ADS_1