
Setelah beberpa lama di perjalanan Reyhan kini sudah kembali di apartemen, disana sudah ada Jio dan Kenzo yang barupulang kuliah.
"Kamu lama banget keluarnya katanya bentar" omel Sella
"Maaf tadi ke asrama dulu" sahut Reyhan
Reyhan memilih tidak menceritakan soal penguntit yang mengikutinya, dia khawatir malah membuat Sella stress dan berakibat buruk pada kandungannya.
"Yaudah kamu mandi abis itu makan" ucap Sella lagi
"Hemm iya, dan ini ada titipan dari mama katanya vitamin sama susu"
Reyhan memberikan paper bag yang berisikan susu juga vitamin yang tadi di titipkan ibunya lalu dia berjalan kearah kanar mandi untuk membersihkan dirinya sedangkan Sella kembali lagi menonton TV dengan kedua adiknya.
"Ka sebenernya kemarin ayah telpon gua" ucap Kenzo
"Terus dia bilang apa?" Tanya Sella penasaran sementara Jio hanya mendengarkan sembari memakan snack
"Kayanya dia tau soal hubungan lu sama Reyhan deh"
"Maksudnya dia tau gua hamil?" Tanya Sella sedikit cemas, dia takut ayahnya itu menentang pernikahannya
"Kalo itu kayanya engga, dia cuma tanya apa Reyhan tinggal sama kita dan gua jawab engga unit kita cuma tetanggaan, dia percaya itu cuma kaya dia gak bakal restuin hubungan kalian, dia ngancam kalo sampe ketauan Reyhan emang tinggal disini dia bakal buat lu dia nyesel, itu kata ayah" jelas Kenzo
Sella membuang nafasnya prustasi belum selesai masalah Geno kini ayahnya juga malah seperti sedang mengintainya, Sella benar benar khawatir tentang besok bagaimana jika pernikahannya tidak berjalan lancar
"Ka lu baik baik aja kan, sorry harusnya gua gak bilang dulu ke lu" ucap Kenzo menyesal karna melihat raut wajah Sella yang cemas
"Gua baik baik aja, lu harus cerita apapun ke gua ok apalagi soal ayah atau Geno, lu juga Jio, kalo tau sesuatu langsung kasih tau gua" sahut Sella
Jio dan Kenzo hanya mengangguk
"Gua ke kamar dulu" ucap Sella lagi kemudian pergi ke kamarnya, disana Reyhan sedang mengeringkan rambutnya
"Rey kamu makan sendiri ya aku udah makan tadi sama Kenzo sama Jio aku mau tidur ngantuk banget" ucap Sella
"Tumben kamu tidur jam segini"
Reyhan kemudian cepat cepat menyelesaikan kegiatannya dan berjalan kearah Sella yang sedang berbaring di kasurnya.
__ADS_1
"Kenapa apa ada masalah?" Tanya Reyhan lembut dia mengingat pesan ibunya untuk bisa mengerti dengan mood Sella yang cepat berubah ubah
Sella menggelengkan kepala mendengar pertanyaan itu, namur Reyhan tetap tidak menyerah dia tau pasti Sella sedang memikirkan sesuatu
"Kamu mau sesuatu? Mau aku beliin makanan manis atau apa gitu?" Tanya Reyhan lagi
"Rey aku lagi pengen sendiri kamu keluar aja" jawab Sella
Amarah Reyhan hampir saja keluar, dia padahal sudah sangat sabar bertanya tapi jawaban Sella malah seperti itu, namun ya dia ingat kembali perkataan ibunya.
"Besok kita menikah, aku bakal jadi suami kamu, kalo kamu ada masalah kamu cerita sama aku, kita selesaiin semuanya bareng bareng, kalo kamu pendem sendiri nanti kamu malah sakit dan bahayain bayi kita" jelas Reyhan dengan suara yang lembut
Sella bangun dan duduk bersandar di kasurnya
"Kenapa? Ada apa?" Tanya Reyhan lagi sembari memegang tangan Sella lembut
"Ayah tanya Kenzo, dia tanya apa kamu tinggal di sini bareng aku atau engga, kayanya dia mantau kita Rey" jelas Reyhan
"Dia masih di kanada kan? Udah kamu tenang aja ya aku yakin dia gak bakal curiga lagipula aku udah beli unit sebelah, dan aku udah minta keamanan untuk lebih ngejaga unit kita" ucap Reyhan mencoba menenangkan ke khawatiran Sella
"Tapi Rey, gimana kalo besok peenikahan kita malah gagal"
"Kamu ngomong apa sih, udah kamu gak usah khawatirin itu ok, buar aku yang urus mending sekarang kamu istirahat, aku mau makan dulu laper"
Di ruang TV masih ada Jio dan Kenzo yang masih asik menonton acara kesukaan mereka, Reyhan pun mendekati kedua lelaki yang usianya tak terlalu jauh darinya itu.
"Ken lu di telpon bokap?" Tanya Reyhan
"Iya tapi tenang aja gua gak bilang lu ri sini ko" jawab Kenzo
"Kalo ada hal kaya gini lu langsung bilang gua aja jangan Sella, kondisi dia lagi gak baik, moodnya naik turun, gua takut malah ngaruh sama kandungannya"
"Gua juga tadi agak ragu mau cerita ke dia tapi gak ada pilihan, gua masih belum percaya sama lu" jelas Kenzo
"Besok gua nikahin kaka lu dan lu masih belum percaya, wah ade durhakim lu" kesal Reyhan kemudian merebut keripik singkong yang ada di genggaman Kenzo
"Tetep aja kan sekarang lu belum jadi lakinya"
"Gua udah jadi bapa anak di perutnya ya"
__ADS_1
"Ah kalian ribut mulu mending Jio main game" pusing Jio mendengar pertengkaran dua lelaki itu
Melihat Jio ke kamarnya Kenzo dan Reyhan saling bertatapan tajam, Kenzo kemudian kembali mengambil keripiknya dan melanjutkan menonton sedangkan Reyhan berjalan ke arah dapur untuk mengisi perutnya.
☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆
Ke esokan harinya Reyhan dan Sella sudah terbangun sejak pagi buta, begitu juga dengan Jio dan Kenzo mereka sudah bersiap akan pergi ke gedung pernikahan
"Kalian pergi duluan sama Juna juga Melisa mereka udah tau tempatnya gua tar di jemput sama bang Dimas" ucap Reyhan pada Kenzo dan Jio
Ketika Reyhan tengah menjelaskan Sella muncul dengan dress agak longgar sehingga menutupi perutnya yang sudah agak membuncit
"Kamu gak mual kan ?" Tanya Reyhan sedikit khawatir dengan kondisi Sella
"Tenang aja aku baik baik aja ko, Melisa sama Juna udah nyampe ?"
"Mereka barusan chat katanya udah ada di bawah, kamu pergi duluan ya aku nunggu bang Dimas, kalo kita kesana barengan takut ada yang nguntit" jelas Reyhan
"Kalo gitu aku duluan"
"Hati hati, kabarin kalo udah sampe, Jio Kenzo di jaga ya"
Jio, Kenzo dan Sella meng iyakan ucapan Reyhan lalu pergi dari apartment itu.
Sesampainya di tempat parkir mereka langsung menaiki mobil yang sudah ada Melisa juga Juna disana.
"Aman kan gak ada yang ngikutin?" Tanya Sella
"Santai aja aman ko, kita udah mantau dari tadi" jawab Juna
Juna mulai melajukan mobilnya ketempat acara dan beberapa menit kemudian Dimas sampai di tempat parkir apartment, Reyhan segera ke tempat parkir, dan menemui Dimas
"Aman ?"tanya Reyhan
"Aman kayanya, tenang aja gua udah siapin bodyguard juga ko sekitaran sini jadi aman" ucap Dimas
"Yang lain tar lu yang jemput?" Tanya Reyhan lagi
"Iyalah gua yang jemput terus siapa lagi, udah tenang aja semua aman ko, lu siapin mental aja tar jangan gugup pas ucapin janji suci" ledek Dimas
__ADS_1
"Ah elah diem, udah jalan aja gak usah banyak ngomong"
Dimas terkekeh dia tau Reyhan sedang gugup saat ini namun dia memilih untuk tidak mengusilinya lagi dan melajukan mobilnya.